Kolaborasi ini menghadirkan perpaduan antara syiar keagamaan dan penguatan peran keluarga. Kegiatan direncanakan dilaksanakan Hari Kamis, tanggal 12 Februari 2026
Menurut keterangan Kepala Sekolah (Kepsek) SDIT Al- Qadariyah kegiatan ini akan diikuti oleh orang tua dan siswa SDIT Al-Qadariyah, selanjutnya, Parenting Family yang menghadirkan narasumber ahli yakni KH. Misran Agusmar, Lc, MA. Pimpinan Pesantren dari Ponpes Aufia GIBS Riau.
Kepala Sekolah SDIT Al-Qadariyah, Yogi Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa sinergi ini merupakan upaya sekolah untuk memastikan lingkungan keluarga turut mendukung kesiapan ibadah anak di rumah. "Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter terbaik. Melalui kolaborasi dengan Ponpes Aufia, kami ingin orang tua memiliki strategi praktis dalam membimbing anak agar Ramadhan tahun ini menjadi lebih bermakna," ujarnya.
Sesi parenting menekankan pada pengelolaan emosi orang tua dan metode kreatif mengenalkan puasa kepada anak, sejalan dengan imbauan Kementerian Agama untuk menyambut bulan suci dengan kegembiraan dan kesiapan batin yang matang.
Sementara itu, pihak Ponpes Aufia melalui perwakilannya menekankan pentingnya membangun disiplin dan kesehatan fisik sejak dini melalui puasa.
Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Agama dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026 untuk menetapkan awal Ramadhan. Namun, sejumlah lembaga seperti PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk menjadikan Ramadhan 1447 H / 2026 M, sebagai tahun peningkatan kualitas iman bagi seluruh keluarga besar SDIT Al-Qadariyah dan mitra pendidik serta jamaah masjid Al Qadariyah di masyarakat RW 16 Kelurahan Tobekgodang. (Red)

.jpg)