Breaking news

Rabu, 04 Februari 2026

Februari 04, 2026

Pemkab OI Lalui Dinas PUPR Ambil Langkah "Ambruknya Jembatan"

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Terkait pembangunan Jembatan di Lubuk Rukam Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, yang telah ambruk, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) melalui Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, H. Ruslan, S.T., M.M., menyampaikan langkah - langkah terkait solusi penanganan  jembatan tersebut, pada Jum'at (23/01/2026).Terkait jembatan tersebut " Kemarin sudah dijelaskan oleh pak bupati untuk antisipasi anak sekolah dan masyarakat dilain desa disiapkan perahu untuk menyeberang supaya tidak terhambat aktifitas mereka dan itu gratis," ungkap Ruslan.


Sedangkan untuk warga masyarakat  aktivitasnya aksesnya banyak jalan lain seperti dari Kumbang Ulu itu tembus ke Lintas Timur dan disana banyak penduduknya arti kata tidak terisolir, jadi jembatan itu sementara ini belum kita permanenkan, karena banyak jalan yang untuk kesana seperti jika ke hulu itu ada Jembatan Karta Bayang Rantau Alai, dan jembatan itu besar permanen di Karta Bayang, ujarnya.


Sedangkan untuk jembatan itu kedepannya. Pak bupati sudah perintahkan kami, untuk tidak duduk diam,  langkah - langkah yang yang di tempuh pertama memberitahu untuk jalan dan jembatan agar dana dari pusat dapat segera di gelontorkan guna  pembangunan jembatan tersebut.


Bakan mulai dari tahun kemarin kita sudah ajukan melalui BPBD untuk membangun jembatan tersebut karena sudah di makan usia jembatan itu,"paparnya


Insya Allah kita sama-sama berdoa berusaha tahun ini atau tahun depan akan di bangun melalui dana pusat usaha kita,


Diperintahkan oleh Pak Bupati kita turun ke lapangan kemarin untuk diperbaiki jembatan tersebut untuk sementara jembatan darurat,"pungkasnya.


Pengirim berita : (Aprianto)

Februari 04, 2026

Diduga Kuat ! Dapur MBG di Desa Sungai Pinang ll " Tidak Miliki Izin "

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Dapur Program Makan Bergizi (MBG) yang beroperasi di Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, sejak tanggal 8 Januari 2026 tersebut, menjadi sorotan diduga kuat tidak memiliki Izin Lingkungan setempat dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi(SLHS) Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).    

                 

Perlu diketahui, sebelumnya media ini telah menerbitkan berita terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah  beroperasi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 34 dapur yang telah memiliki (SLHS) dari Dinas Kesehatan Ogan Ilir.


Maka berdasarkan data yang diberikan Dinas kesehatan Ogan Ilir untuk dapur MBG yang beroperasi di Desa Sungai Pinang ll, diduga kuat tidak termasuk dari 34 dapur MBG yang telah memiliki (SLHS).


Lebih ironisnya lagi, dapur MBG yang beroperasi di Desa Sungai Pinang ll, diduga tidak memiliki Izin Lingkungan setempat serta Izin Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dari Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten setempat.


Berdasarkan pantauan dan penelusuran awak media ini, di lokasi untuk  pembuangan air limbah dapur MBG tersebut diduga mencemari lingkungan sekitar karena kotor dan bau.


Menurut pihak pemerintah Desa Sungai Pinang 2 kalau dapur MBG yang telah  beroperasi di desa nya itu, diduga tidak memiliki izin lingkungan sekitar dan pemerintah desa.


Kepala Desa (Kades) Sungai Pinang II, Herman Sawiran, saat dihubungi Via WhatsApp, mengatakan, kalau izin secara tertulis (bertanda tanggan) kekantor desa itu belum, hanya izin Lisan saja, dan untuk masalah IPAL kata meraka membuat bak untuk limbahnya, bahkan untuk izin lingkungan sekitar mereka juga tidak ada, ucapnya kepada awak media, pada Rabu (04/2/2026).


Handoko selaku SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dapur MBG Sungai Pinang ll tersebut, mengatakan untuk dapur yang di kabupaten Ogan Ilir ini belum standar untuk IPAL nya Instruksi dari Kanwil, karna nantinya akan disamakan seluruhnya untuk pembangunan IPAL tersebut, kilahnya.


Selanjutnya, nantinya kita akan laporan ke Dinas DLHK dan layout pembuatan tempat limbah (IPAL) itu nantinya dari Dinas DLHK, "kita di instruksikan nantinya untuk satu Kabupaten Ogan Ilir, dibuat serentak IPAL nya, ini pun bentuknya sama, jadi masing masing SPPG laporan ke DLHK karena IPAL ini harus standar DLHK, Kemarin juga sudah sempat ditanya terkait perizinan untuk IPAL tersebut, dan untuk sekarang ini menunggu begitu surat dan layout dari Dinas DLHK turun, kita akan percepat pembangunan IPAL ini, dalihnya.


Sedangkan menurut pemilik Dapur MBG tersebut, kalau untuk IPAL sudah ada perintah dari pak handoko. Kami sudah tau kalau itu harus dilakukan, oleh karena prosesnya itu belum selesai, dan secepatnya akan kami selesaikan, karna itu kewajiban tidak mungkin tidak membuatnya, itu bahaya, harus sesuai dengan aturan, jelasnya.


Pengirim berita : (Aprianto)

Selasa, 03 Februari 2026

Februari 03, 2026

Warga Keluhkan Jalan Akibat PT. BW Muara Sungkai Rusak Parah

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Makin luar biasa kondisi ruas jalan kabupaten, yang merupakan akses utama penghubung antara Tiyuh Karta Raharja dan Tiyuh Way Sido, mengalami kerusakan parah dengan banyaknya lubang dan permukaan yang tidak rata, diduga akibat lalu lintas truk bertonase lebih milik perusahaan PT. Bumi Waras (BW) Muara Sungkai yang mengangkut hasil industri. Minggu (1/2/2026).


Untuk diketahui, warga masyarakat setempat mengeluhkan kondisi jalan saat ini, sangat  membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas ekonomi lokal. 


Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan semakin hari kian memprihatinkan, dan lubang - lubang besar yang digenangi air saat hujan tidak hanya memperlambat laju kendaraan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

 

Seorang perwakilan warga, Setiawan, menyampaikan kekecewaannya. "Sudah lama kami mengeluhkan hal ini. Truk-truk besar milik PT. BW Muara Sungkai -Lampung Utara, bebas melintas setiap hari dengan muatan yang jelas melebihi kapasitas jalan kelas kabupaten ini. Kami meminta instansi terkait untuk segera bertindak dan mendesak perusahaan tersebut bertanggung jawab penuh atas perbaikan jalan," ujarnya.


Fenomena kendaraan dengan muatan berlebih tidak hanya merusak struktur jalan lebih cepat dari umur rencana, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan lalu lintas karena lebih mudah oleng dan berpotensi mengalami rem blong.

 

Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga setempat telah berulang kali melakukan penertiban, namun aktivitas truk bertonase lebih masih terus terjadi. Warga berharap ada ketegasan hukum yang konsisten dan solusi jangka panjang, termasuk kemungkinan penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk perbaikan infrastruktur yang terdampak.

 

Warga dan pengguna jalan, dengan tegas mendesak agar pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan meningkatkan pengawasan jalur-jalur alternatif untuk menindak tegas pelanggaran muatan berlebih.


Pengirim berita : (Robensyah).

Februari 03, 2026

Pemkab Tubaba Kolaborasi Dengan Modena Group "Promosikan Potensi Daerah"

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperluas jangkauan promosi daerah hingga ke level internasional. Kali ini, Pemkab Tubaba memanfaatkan forum pertemuan strategis yang digagas Executive Vice President (EVP) Modena Group, Michael Jizhar, untuk memperkenalkan konsep pembangunan dan potensi daerah.Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Modena Indonesia, Jakarta, Sekdakab Tubaba, Ir. Iwan Mursalin. S.Si., M.M., M.T., menyampaikan langsung kepada Duta Besar Rusia, Sergei Gennadievich Tolchenov, dan perwakilan delegasi dari Innopraktika yang dipimpin oleh Victoria Shimanskaya. Pada Senin (2/2/2026).


Sekda Iwan Mursalin menyampaikan arah pembangunan daerah serta peluang kerja sama internasional yang dapat dikembangkan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Tubaba  dalam membuka jejaring global guna mendukung percepatan pembangunan.


“ Kami ingin memperkenalkan Tulang Bawang Barat (Tubaba) sebagai daerah yang memiliki visi pembangunan berkelanjutan dan terbuka terhadap kolaborasi internasional, khususnya di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan kreativitas serta inovasi dan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup,” ujar Iwan.


“ Kita punya konsep membangun kawasan perkotaan modern Uluan Nughik yang berbasis ekologi, seperti yang telah digagas sejak Pak Umar yaitu konsep membangun kota di daerah transmigrasi seperti Tubaba ini,” lanjutnya lagi.


Ia menjelaskan, Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mendorong pembangunan yang berbasis pada peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.


Menurutnya, pertemuan dengan Duta Besar Rusia dan Innopraktika, sebuah Lembaga Non Pemerintah dari Rusia yang fokus pada pengembangan SDM, inovasi, dan pendidikan kreatif, menjadi momentum penting untuk menjajaki peluang kerja sama konkret ke depan.


Pemkab Tulang Bawang Barat optimistis, promosi daerah melalui forum internasional seperti ini dapat membuka peluang investasi, kerja sama pendidikan, dan pengembangan inovasi yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah.


“ Mereka memiliki teknologi maju, seperti drone yang mampu memberi informasi pencitraan hingga kedalaman 300 meter, sehingga kita dapat mengetahui potensi sumber daya alam di Tubaba. Melalui kegiatan ini, kami berharap Tulang Bawang Barat semakin dikenal oleh masyarakat internasional dan pada akhirnya dapat berkontribusi nyata terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat daerah,” tutupnya. (Red)

Senin, 02 Februari 2026

Februari 02, 2026

Bupati dan Wabup Tubaba Hadiri Rakornas di SICC Bogor Tahun 2026

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026)Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam taklimatnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program prioritas nasional dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.Salah satu penekanan utama Presiden adalah persoalan penanganan sampah, yang dinilai serius dan berpengaruh langsung terhadap sektor pariwisata nasional.“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” tegas Presiden Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah.Presiden menyampaikan bahwa pariwisata tidak akan berkembang jika kota dan desa masih kotor. Padahal, sektor pariwisata merupakan salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dan relatif murah dalam pengembangannya. Ia mencontohkan kondisi sejumlah destinasi wisata, termasuk Bali, yang mendapat sorotan akibat persoalan sampah.Presiden pun mendorong kepala daerah untuk menggerakkan seluruh elemen, mulai dari pelajar, aparatur sipil negara (ASN), hingga TNI dan Polri, dalam membangun budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan.Selain isu kebersihan, Presiden Prabowo juga menyampaikan visi besar peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia.“Kita tidak bermimpi jadi negara kaya seperti Norwegia. Kita ingin kualitas hidup rakyat baik. Makan cukup, sehat, sekolah baik, penghasilan cukup,” ujar Presiden.Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menyiapkan fondasi melalui swasembada pangan dan energi sebagai syarat utama kemandirian bangsa. Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapainya, termasuk melalui optimalisasi komoditas strategis seperti kelapa sawit.Presiden juga menyoroti upaya pemerataan ekonomi melalui berbagai program prioritas, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan cadangan beras pemerintah, peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil, serta pembangunan infrastruktur ekonomi di wilayah pesisir dan perdesaan.


Melalui keikutsertaan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan komitmen untuk mendukung penuh program prioritas nasional, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan Indonesia Emas 2045. (Red)

Sabtu, 31 Januari 2026

Januari 31, 2026

Wabup Nadirsyah Hadiri Peringatan Hari Lahir 1 Abad NU-MWC di Gunung Terang Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, menghadiri kegiatan Peringatan Hari Lahir 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Gunung Terang, yang dilaksanakan di lokasi calon Kantor MWC NU Tiyuh Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang, pada Sabtu (31/01/2026).Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah berperan aktif menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan 1 Abad NU, termasuk kegiatan sunatan massal dan pengobatan gratis.Ia menekankan pentingnya peran tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, khususnya Nahdlatul Ulama, dalam membimbing umat tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam mendukung dan menyinergikan program-program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat.Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, di antaranya program pengobatan gratis, penguatan sektor pertanian dan peternakan, serta pemanfaatan pekarangan rumah melalui penanaman komoditas produktif seperti kakao. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.Selain itu, Nadirsyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi sampah plastik. Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.“Pemerintah dan masyarakat harus berjalan seiring, satu tujuan dan satu semangat. Kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika seluruh elemen bersatu dan berperan aktif,” ujarnya.Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih atas sambutan dan partisipasi seluruh jamaah NU, serta berharap peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama menjadi momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Red)

Jumat, 30 Januari 2026

Januari 30, 2026

Wabup Nadirsyah Resmi Buka Turnamen Sepakbola PDI-P dan ARPOL di Mulya Asri Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola PDI Perjuangan dan ARPOL Championship Cup Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka, Kelurahan Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, pada Sabtu (31/01/2026).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat Ponco Nugroho,S.T, pengurus dan anggota DPC PDI Perjuangan Tubaba, pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Tubaba, unsur Muspika Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Lurah Mulya Asri, Ketua KONI, Ketua PSSI Tubaba, panitia pelaksana, sponsor, serta para pecinta sepak bola.Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia, penggiat olahraga, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan turnamen sepak bola tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat saat ini telah membuka program kelas khusus olahraga di 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Tubaba, salah satunya di SMP Negeri 6 Kelurahan Mulya Asri. Program ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi anak-anak yang memiliki bakat dan minat di bidang olahraga agar dapat berkembang secara optimal.Lebih lanjut, Nadirsyah menegaskan bahwa turnamen sepak bola ini tidak semata-mata bertujuan untuk mencari kemenangan, melainkan sebagai sarana silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan lawan di lapangan sebagai kawan dalam membangun prestasi olahraga yang sehat dan berkarakter.

Selain sebagai hiburan positif bagi masyarakat, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Tulang Bawang Barat, sejalan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah.


Turnamen Sepak Bola PDI Perjuangan dan ARPOL Championship Cup tahun 2026 ini digagas dan diselenggarakan oleh DPC-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. (Red)

Januari 30, 2026

Bunda PAUD Tubaba Hadiri Sertijab Ketua HIMPAUDI

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | -  Bunda PAUD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ny. Novianti Novriwan, didampingi Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ny. Ana Nadirsyah, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Uluan Nughik, pada Jum'at (30/1/2026).Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Tulang Bawang Barat, jajaran Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung, seluruh anggota HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), serta para tamu undangan terkait.Dalam sambutannya, Bunda PAUD menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilandasi oleh rasa cinta terhadap dunia pendidikan anak usia dini, cinta kepada anak-anak, serta kepedulian terhadap masa depan generasi penerus daerah. Ia mengucapkan selamat kepada Ibu Zelda Nora Afriza, S.K.M yang resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang baru beserta jajaran pengurus. Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan karya dan pengabdian nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi masa depan daerah.Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan program-program yang telah dijalankan dengan baik. Program tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan lebih maju.Bunda PAUD menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat(Tubaba), bersama Bunda PAUD akan memberikan dukungan maksimal, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi pendidik PAUD. Menurutnya, peningkatan kompetensi merupakan prioritas utama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada HIMPAUDI yang dinilai mampu menyelenggarakan pelatihan secara mandiri meski dengan berbagai keterbatasan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan berupaya lebih hadir dalam mendampingi para pendidik PAUD yang selama ini telah bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab besar dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.Selain itu, ia mendorong penguatan nilai-nilai pendidikan melalui penerapan lima pilar utama, di antaranya cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, disiplin, pembiasaan hidup bersih, tertib, serta tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat ditanamkan secara konsisten melalui keteladanan pendidik dan pembiasaan dalam kegiatan belajar sambil bermain. Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran yang aktif, menyenangkan, sesuai tahap perkembangan anak, serta kemampuan guru dalam melakukan deteksi dini terhadap permasalahan perkembangan anak.Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung, Dr. Istiahana, M.Pd., menyampaikan bahwa pergantian antar waktu merupakan bagian dari mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Organisasi, menurutnya, harus terus berjalan meskipun kepemimpinan dapat berganti.


Ia menegaskan bahwa visi utama HIMPAUDI adalah meningkatkan kualifikasi dan kompetensi pendidik serta tenaga kependidikan anak usia dini guna meningkatkan mutu layanan pendidikan. HIMPAUDI membina berbagai layanan, seperti Kelompok Bermain, Tempat Penitipan Anak, Satuan PAUD Sejenis, serta bentuk layanan lainnya, baik formal maupun non formal. Meski pendidikan anak usia dini formal telah berkembang lebih lama, hal tersebut justru menjadi motivasi bagi HIMPAUDI untuk terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kualitas layanan.


Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan Keputusan Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung tentang Penggantian, Pengangkatan, dan Pengesahan Ketua serta Pengurus Daerah Antar Waktu HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat sisa masa bakti 2023–2027, yang menetapkan Ibu Zelda Nora Afriza, S.K.M sebagai Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Pergantian Antar Waktu.


Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui kolaborasi, profesionalisme, serta pengabdian demi masa depan generasi penerus. (Red)

Kamis, 29 Januari 2026

Januari 29, 2026

Asisten 1 Untung Budiono : Musrenbang Bagian Penting Dalam Rencana Pembangunan Daerah di Tubaba


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tulang Bawang Udik tahun 2026, kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Tulang Bawang Udik, wilayah setempat, pada Rabu (28/01/2026). Untuk diketahui, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, S.Sos., M.H.Dalam sambutannya, Asisten I, Untung Budiono, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, sebagai wadah sinkronisasi usulan prioritas hasil Musrenbang tingkat tiyuh (desa) dengan kebijakan pembangunan daerah.


Untung Budiono menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2026 adalah “Pengembangan Ekonomi Produktif”, yang menjadi pedoman dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan. Tema tersebut difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat di seluruh sektor, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.


Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan Musrenbang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan pendekatan perencanaan teknokratis oleh OPD, partisipatif dari masyarakat, serta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.


Terkait kondisi fiskal, Asisten I mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), tahun 2026 sebesar Rp.840 miliar, sehingga diperlukan perencanaan yang efektif dan efisien. Pemerintah daerah tetap memprioritaskan anggaran pada sektor pendidikan, kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penguatan perekonomian daerah, sejalan dengan visi pembangunan daerah tahun 2025–2029, yakni Sejahtera, Merata, Kreatif, Inovatif, dan Maju.


Pada kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah program prioritas tahun 2026, di antaranya Program Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang dilaksanakan pada 16 SMP negeri di seluruh kecamatan, serta Program TUBABA CERDAS yang berfokus pada penguatan pendidikan karakter lokal dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui peran pemuda sebagai fasilitator dan penggerak.


Melalui Musrenbang Kecamatan ini, diharapkan dapat menghasilkan usulan pembangunan yang terarah, tepat sasaran, dan selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan untuk di tahun 2026, ujarnya.


Pengirim berita : (Robensyah)

Januari 29, 2026

Diduga ! Santap Makanan Bergizi Gratis, Puluhan Siswa di Lamtim Keracunan

Lampung Timur | Prokontra.news |- Kembali terulang untuk kesekian kalinya, di Kabupaten Lampung Timur, Peovinsi Lampung, Puluhan pelajar harus dilarikan ke klinik setelah mengalami mual, sakit perut serta muntah muntah, diduga usai menyantap MBG (Makan Bergizi Gratis), Desa Surya Mataram, di Kecamatan Marga Tiga, kabupaten setempat, pada Kamis (29/1/2026). 
Untuk diketahui, beberapa dari mereka juga telah mendapatkan perawatan intensif di klinik di wilayah setempat, sebelum dirawat, mereka merasakan keluhan seperti mual dan sakit perut yang diduga imbas akibat menyantap makanan yang diberikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Surya Mataram.


" Iya Mas, ada 26 orang santri Ponpes perempuan yang sedang dirawat di klinik sejak kemaren malam dan rata-rata mereka mengalami mual dan sakit perut, " kata salah satu warga Desa Surya Mataram.


Selanjutnya, dari informasi yang diterima, keluhan tersebut juga dirasakan juga oleh beberapa siswa sekolah di tingkat SD dan SMP yang menerima program MBG yang bersangkutan.


" Ratusan siswa di Sekolah kami tak berangkat karena keluhan sakit perut. Bahkan para guru dan saya sendiri juga merasakannya" ungkap salah satu Guru SMP di Sekolahan penerima MBG, (identitasnya dirahasiakan).


Lanjutnya, para guru dan siswa SMP tersebut mengaku bahwa saat menerima MBG pada hari Rabu siang, salah satu menu lauk ayam goreng yang di suir dirasakan sudah basi, "Ada satu siswa kami yang saat ini masih di rawat intensif karena keluhannya itu" tambah Guru tersebut.


Sementara Camat Marga Tiga Sarminsyah dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian para Siswa dan santri Ponpes yang mengeluhkan mual dan sakit perut hingga di rawat di sebuah klinik, "Memang ada puluhan Santri dan siswa yang dirawat lantaran mual dan sakit perut, namun belum di ketahui pasti apakah penyebabnya dari makanan MBG. Kita bersama pihak Dinas Kesehatan sedang melakukan mitigasi dan pemeriksaan terlebih dahulu" jelasnya.


Terpisah, sampai berita ini diterbitkan, Rizqi Nanda selaku Kepala SPPG Desa Surya Mataram, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, wartawan media ini telah berusaha menghubungi melalui sambungan WhatsApp untuk di konfirmasi guna keberimbangan pemberitaan terkait hal tersebut, namun belum juga dapat memberikan respon, begitu dengan Mulyono yang diduga pemilik Yayasan ketika dihubungi pun tidak ada respon.


Pengirim berita : (Iman)