Breaking news

Senin, 15 Juni 2026

Juni 15, 2026

Erwinsyah Resmi Terpilih Jadi Ketua PWI Tulang Bawang Periode 2026 - 2029

Tulang Bawang | Prokontra.news | - Pada Konferkab ke IX tahun 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Erwinsyah dipercaya menjadi Ketua terpilih PWI Kabupaten Tulang Bawang periode 2026-2029.Untuk diketahui, dengan mendapatkan perolehan suara 15 dari 29 jumlah mata pilih anggota PWI Kabupaten Tulang Bawang, Erwinsyah berhasil menjadi Ketua PWI Tuba periode 2026 - 2029 mendatang.


Konferkab PWI Kabupaten Tulang Bawang dibuka langsung oleh Asisten II DR. Antony, Kadis Kominfo Nanan Wisnaga, Ketua PWI Provinsi Lampung Wira Hadikusuma yang berlangsung di Sekretariat PWI Kabupaten Tulang Bawang, pada Senin (15/6/2026).


Patut diapresiasi pada Konferkab PWI Kabupaten Tulang Bawang ke IX tahun 2026, ini telah dilakukan pemilihan secara demokratis mengingat ada 2 calon, yakni Erwinsyah dan Suhirmansyah.


Disaat proses perhitungan perolehan suara dari awal sampai ahir sangat ketat dan  sampai pada akhirnya Erwinsyah mendapatkan perolehan suara sebanyak 15 sementara Suhirmansyah mendapatkan sebanyak 14 suara.


Dalam sambutan perdananya Ketua PWI Tuba terpilih periode tahun 2026 - 2029 Erwinsyah mengatakan pesta Demokrasi telah usai mari kita bersama - sama kembali bersatu untuk memajukan PWI Kabupaten Tulang Bawang dan tak kalah pentingnya dapat bersinergi dengan Pemkab Tulang Bawang maupun lainnya guna memajukan Kabupaten Tulang Bawang yang sangat kita cintai bersama ini, terangnya.


Lebih lanjut, mari kita bersama - sama bersatu, walau sebelumnya kita berbeda pendapat, namun pesta demokrasi telah selesai mari kita kibarkan bendera PWI di Kabupaten Tulang Bawang, serta tetap bersinergi dengan pemerintah, guna mendukung kemajuan di Kabupaten Tulang Bawang dalam segala bidang, tutupnya.   (Red)



Juni 15, 2026

DPRD Ogan Ilir Gelar Rapat Bersama TPAD Bahas PAD

Ogan Ilir | Prokontra.news | -  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Ogan Ilir menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Ogan Ilir serta perangkat daerah pemungut pajak dan retribusi daerah dalam rangka membahas capaian dan realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ogan Ilir pada Semester I Tahun Anggaran 2026, pada Senin (15/6/2026).Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Ogan Ilir tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP, didampingi Wakil Ketua I Wahyudi, S.T. dan Wakil Ketua II Ahmad Syafei. Turut hadir anggota Badan Anggaran DPRD, perwakilan TAPD, serta kepala perangkat daerah terkait.


Dalam rapat tersebut, peserta membahas perkembangan realisasi penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi, sekaligus mengevaluasi berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya pencapaian target PAD Tahun Anggaran 2026. Selain itu, dilakukan pula pembahasan mengenai strategi dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah pada semester berikutnya.


Melalui forum ini, DPRD Kabupaten Ogan Ilir bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah, sehingga target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal demi mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


Rapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh suasana diskusi yang konstruktif dalam rangka mencari solusi serta menyusun langkah strategis untuk meningkatkan penerimaan daerah Kabupaten Ogan Ilir. (ADV)

Jumat, 12 Juni 2026

Juni 12, 2026

Kodim 0426 TB, Gelar Pembekalan Materi "Perkuat Karakter dan Wawasan Peserta"

Tulang Bawang | Prokontra.news | - Kegiatan Korps Republik Indonesia (KKRI) berlangsung dengan semangat dan antusiasme tinggi. Dalam kegiatan tersebut, para peserta menerima pembekalan materi yang disampaikan oleh berbagai unsur terkait sesuai bidang dan kompetensinya masing-masing, bertempat di Kampung Moris Jaya, SMA Negeri 1 Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, pada Sabtu (13/6/2026).
Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, kedisiplinan, kepemimpinan, bahaya narkoba, etika bermedia sosial, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kehadiran para pemateri dari berbagai unsur diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh peserta.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat berdiskusi dan mengajukan pertanyaan secara langsung. Hal ini bertujuan agar materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa pembekalan dari berbagai unsur merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.


Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan semangat. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengetahuan serta pengalaman baru yang bermanfaat untuk mendukung pengembangan diri di masa mendatang.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta KKRI dapat menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, berintegritas, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. (Red)

Senin, 08 Juni 2026

Juni 08, 2026

DPRD Ogan Ilir Gelar Paripurna ke XXXI Masa Sidang llI Tahun 2026

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan Rapat Paripurna ke- XXXI Masa Sidang III Tahun 2026 dalam rangka pembahasan Raperda atas Usul Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026, pada Selasa (8/06/2026).


Rapat yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir tersebut dibuka dan dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir H. Edwin Cahya Putra, SIP didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Ahmad Syafe’i, serta dihadiri langsung oleh Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom.


Adapun agenda rapat pada pembicaraan tingkat kedua meliputi:

a. Penyampaian laporan Pansus ( Panitia Khusus ) DPRD Kabupaten Ogan Ilir, yaitu Pansus I disampaikan oleh  Basri M. Zahri, S.Pd., M.Si , Pansus II oleh Safari, S.H

b. Penandatanganan keputusan rapat;

c. Penyampaian pendapat akhir Bupati Ogan Ilir.


Rapat paripurna ini juga dihadiri oleh para anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Ogan Ilir. (ADV)

Senin, 01 Juni 2026

Juni 01, 2026

Menunggu Klarifikasi BPKAD Tubaba


Penulis :

Ahmad Basri

Ketua : K3PP Tubaba


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Beberapa hari terakhir publik di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dibuat bertanya - tanya oleh beredarnya informasi mengenai belanja Alat Tulis Kantor (ATK) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulang Bawang Barat yang disebut - sebut mencapai Rp4,59 miliar dalam anggaran tahun 2026.


Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui berbagai platform media sosial dan menjadi bahan perbincangan masyarakat. Nilainya dinilai sangat fantastis untuk kategori belanja yang selama ini dipahami publik sebagai kebutuhan rutin perkantoran.


Akibatnya, muncul berbagai spekulasi dan pertanyaan yang hingga kini belum memperoleh jawaban resmi dari pihak BPKAD.


Apakah angka tersebut benar? Jika benar, apa saja komponen yang masuk dalam kategori belanja tersebut?.. Apakah seluruh nilai tersebut murni untuk pembelian alat tulis kantor atau terdapat nomenklatur kegiatan lain yang secara administratif dimasukkan ke dalam kelompok belanja tersebut?...


Pertanyaan - pertanyaan tersebut sangat wajar muncul. Sebab dalam tata kelola pemerintahan yang baik, setiap penggunaan uang rakyat harus dapat dijelaskan secara terbuka, rasional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.


Yang menjadi persoalan bukan semata-mata besar atau kecilnya angka anggaran, melainkan bagaimana pemerintah menjelaskan kebutuhan dan urgensi dari belanja tersebut. Ketiadaan klarifikasi justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.


Di saat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sedang gencar menyampaikan pesan efisiensi anggaran, penghematan belanja, serta penggunaan APBD yang lebih selektif dan produktif, munculnya informasi mengenai belanja ATK hingga miliaran rupiah tentu memunculkan tanda tanya besar.


Publik berhak mengetahui apakah anggaran tersebut telah disusun berdasarkan kebutuhan riil atau terdapat penjelasan teknis yang belum dipahami masyarakat. Karena itu, BPKAD Tubaba perlu segera memberikan klarifikasi secara terbuka.


Klarifikasi tersebut penting bukan hanya untuk menjawab rasa ingin tahu masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.


Dalam negara demokrasi, transparansi bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Uang yang digunakan dalam APBD bukan milik pejabat, bukan milik birokrasi, melainkan uang rakyat yang dipercayakan kepada pemerintah untuk dikelola sebesar - besarnya bagi kepentingan masyarakat.


Jika informasi yang beredar ternyata tidak benar, BPKAD Tubaba harus menjelaskan secara rinci agar tidak terjadi disinformasi yang menyesatkan publik.


Sebaliknya, jika angka tersebut benar, maka publik juga berhak memperoleh penjelasan yang masuk akal mengenai dasar perencanaan, kebutuhan, serta rincian penggunaannya.


Pada akhirnya, klarifikasi adalah jalan terbaik. Sebab ruang kosong informasi akan selalu diisi oleh dugaan, spekulasi, dan kecurigaan. Dan dalam urusan pengelolaan keuangan daerah, kecurigaan publik adalah sesuatu yang seharusnya dihindari melalui keterbukaan dan akuntabilitas.


Warga masyarakat Tubaba saat ini tidak sedang meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menunggu satu hal yang sederhana: penjelasan resmi dari BPKAD. (Red)

Juni 01, 2026

Peduli Kasih ! DPD-Golkar Tubaba Salurkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Kecelakaan

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Patut diapresiasi penuh rasa peduli DPD Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya. Melalui program “Peduli Kasih”, pengurus partai menyalurkan bantuan kepada keluarga almarhum Karim, korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi beberapa hari lalu.Penyerahan bantuan berlangsung di kediaman ahli waris di Tiyuh Gunung Katun Malai, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tubaba. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh warga setempat yang antusias bersilaturahmi, pada Senin (01/6/2026).Mewakili Ketua DPD Golkar Tubaba H. Putra Jaya Umar, Wakil Ketua Ahmad Basri bersama Sekretaris Berto menyerahkan langsung santunan tersebut. Ahmad Basri menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami. Insyaallah bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban keluarga almarhum,” ujar Ahmad Basri.


Senada dengan hal itu, Sekretaris Golkar Tubaba, Berto, bersyukur karena seluruh pengurus DPD Golkar Tubaba kompak bergerak kompak untuk menyambangi kediaman korban.


“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berkunjung langsung ke rumah keluarga korban. Semoga santunan berupa dana ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga almarhum Karim,” kata Berto.


Di tempat terpisah, Ketua DPD Golkar Tubaba, H. Putra Jaya Umar, menyampaikan belasungkawa sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.


“Kami mengimbau kepada warga Tubaba maupun pengendara dari luar daerah untuk selalu berhati-hati saat bepergian jauh. Pastikan membawa dan memakai peralatan keselamatan seperti helm dan kelengkapan lainnya. Jangan sampai ada korban jiwa lagi di jalan raya,” pesan Putra Jaya Umar.


Sementara itu, Parida, istri almarhum Karim, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Partai Golkar.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Partai Golkar Tubaba. Kami sangat terbantu dengan kunjungan dan bantuan yang diberikan ini,” ungkap Parida dengan penuh haru.


Rasa terima kasih juga diutarakan oleh Ratew Tunggal, ayah kandung almarhum Karim. Ia mengapresiasi gerak cepat partai berlambang pohon beringin tersebut.


“Saya selaku ayah kandung Karim mengucapkan terima kasih atas kepedulian terhadap keluarga kami. Sejauh ini, baru Partai Golkar yang datang memberikan bantuan langsung seperti ini,” tuturnya.


Aksi sosial ini diakhiri dengan doa bersama untuk almarhum Karim agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta dialog santai antara pengurus partai dan warga setempat. (Red)

Kamis, 21 Mei 2026

Mei 21, 2026

Rakyat Sudah Muak Mendengarnya

       

Penulis :

Ahmad Basri

Ketua : K3PP Tubaba


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Pidato Presiden Prabowo hingga hari ini masih dipenuhi retorika ke sana kemari. Terlihat ketika berpidato di gedung DPR/MPR rabo, 20 Mei 2026.


Bagi sebagian masyarakat, gaya komunikasi seperti itu mulai terasa membosankan bahkan menimbulkan kejenuhan untuk terus disimak. Dan saya adalah salah satunya.


Cara berbicaranya masih terlihat seperti sedang berada di masa kampanye pemilihan presiden bukan sebagai presiden.


Ketika seorang calon presiden berkampanye, retorika yang penuh semangat, kritik terhadap berbagai persoalan, serta janji-janji besar memang menjadi sesuatu yang wajar.


Tujuannya adalah menarik perhatian publik dan meyakinkan pemilih. Ketika seseorang telah menjadi presiden, yang dibutuhkan rakyat bukan lagi sekadar pidato yang berapi-api, melainkan hasil nyata dari kebijakan yang dijalankan.


Gaya pidato Presiden belum banyak berubah. Dalam berbagai kesempatan masih sering menyampaikan gagasan-gagasan besar, target-target ambisius, serta berbagai janji yang terdengar mengesankan.


Di mata sebagian masyarakat, pidato-pidato tersebut semakin kehilangan daya tarik karena tidak selalu diikuti dengan realitas yang sejalan dengan apa yang disampaikan.


Tidak sedikit masyarakat yang mulai malas mendengarkan pidato Presiden. Mereka menilai pidato yang disampaikan lebih banyak berisi harapan dan keinginan daripada pencapaian yang benar-benar dapat dirasakan.


Gagasan yang disampaikan terlihat besar, tetapi hasilnya belum sepenuhnya tampak di lapangan. Di sinilah muncul anomali dalam kepemimpinan Presiden Prabowo.


Misalkan di satu sisi, pemerintah terus mendorong kebijakan efisiensi anggaran dan meminta seluruh lembaga negara melakukan penghematan. Anggaran semua kelembagaan dipotong sampai daerah.


Di sisi lain, sejumlah program pemerintah justru membutuhkan anggaran yang sangat besar dan menimbulkan perdebatan mengenai efektivitas serta manfaatnya.


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), misalnya, dipromosikan sebagai program unggulan yang akan membawa perubahan besar bagi masyarakat.


Program-program tersebut justru dianggap sebagai bentuk kebijakan yang terlalu ambisius "ugal-ugalan" dan berpotensi membebani keuangan negara apabila tidak dikelola secara hati-hati dan terukur.


Setiap pemimpin memang harus memiliki visi dan cita-cita yang tinggi. Namun visi yang besar harus dapat dibuktikan. Tanpa itu semua, pidato hanya akan menjadi rangkaian kata-kata yang terus diulang tanpa memberikan dampak yang nyata.


Muncul anggapan bahwa Presiden terlalu banyak berbicara "omon-omon" dibandingkan menunjukkan hasil kerja yang konkret.


Istilah "gila pidato" yang digunakan sebagian kalangan bukanlah untuk menggambarkan kondisi pribadi seseorang, melainkan sebagai kritik terhadap kecenderungan komunikasi politik yang dianggap berlebihan.


Jika kondisi ini terus berlanjut terus menerus, bukan tidak mungkin rasa hormat masyarakat terhadap pidato-pidato Presiden akan semakin menurun. 


Bukan karena rakyat membenci pemimpinnya, tetapi karena mereka mulai lelah mendengar janji yang terus diulang tanpa melihat perubahan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.


Rakyat tidak akan menilai seorang presiden dari banyaknya pidato yang disampaikan. Rakyat akan menilai dari hasil kerja yang mampu dirasakan.


Pidato dapat menciptakan harapan, tetapi hanya kinerja yang mampu membangun kepercayaan. Presiden Prabowo selama ini banyak "ngedabrus" tanpa realitas. (Red)

Selasa, 19 Mei 2026

Mei 19, 2026

Dekatkan Diri ! Kejari Ogan Ilir Lalui Program Sapa Masyarakat

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Kejaksaan Negeri Kabupaten Ogan Ilir kembali mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program unggulan " Sapa Masyarakat ". Kali ini, jajaran pimpinan dan staf Kejari Ogan Ilir mengunjungi Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, guna berinteraksi langsung, mendengar aspirasi, serta menjalin silaturahmi yang erat dengan warga masyarakat di wilayah setempat, pada Selasa (19/05/2026).Diketahui, Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Kejaksaan Negeri Kabupaten Ogan Ilir (OI) untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan melayani. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala dinas Kesehatan drg. Suryadi, Asisten I Ibnu Hardi, Camat, Kepala sekolah, Lurah, Kades dan Para Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta warga yang antusias berkumpul di lokasi kegiatan.Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Arif Syafrianto S.H., M.H., menyampaikan bahwa program " Sapa Masyarakat " bertujuan untuk membangun kepercayaan publik, memberikan pemahaman tentang hukum, serta menyerap berbagai permasalahan yang dirasakan warga masyarakat di tingkat desa dan kecamatan."Kami hadir ke sini bukan sekadar berkunjung, tetapi untuk mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga masyarakat Tanjung Batu. Kejaksaan ada dan siapa untuk melayani, melindungi, dan menegakkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah-daerah seperti ini. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan penting bagi kami untuk ditindaklanjuti sesuai tugas dan wewenang yang dimiliki," ujarnya.Lebih lanjut, Kajari Ogan ilir menjelaskan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara untuk Kecamatan Tanjung Batu adalah Kecamatan ketiga yang kami kunjungi,


Selain dialog interaktif, kami juga memberikan sosialisasi terkait penyuluhan hukum, pencegahan tindak pidana korupsi, serta penjelasan mengenai peran kejaksaan dalam pengawasan aliran dana dan pembangunan daerah. Warga pun diberi kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan keluhan terkait berbagai persoalan yang ada di lingkungannya.

 

"Hari ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian hari ini warga masyarakat diberikan kemudahan untuk melakukan cek kesehatan gratis membuat KTP bagi yang belum ada, serta sembako murah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian"Jelasnya


Warga masyarakat di Kecamatan Tanjung Batu menyambut baik dan mengapresiasi langkah ini. Menurut mereka, kehadiran langsung pihak Kejaksaan membuat masyarakat merasa diperhatikan dan lebih paham akan hak serta kewajiban mereka di mata hukum.

 

Untuk diketahui, kegiatan sapa dengan warga masyarakat di Kecamatan Tanjung Batu berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kejaksaan Negeri Ogan Ilir menegaskan akan terus melanjutkan program serupa ke kecamatan-kecamatan lain, agar kehadiran penegak hukum benar-benar terasa hingga ke pelosok desa, demi mewujudkan Ogan Ilir yang aman, tertib, dan sejahtera. 


Pengirim berita : (Aprianto) 

Sabtu, 16 Mei 2026

Mei 16, 2026

‎Gotong Royong ! Wabup Nadirsyah Bersama Warga Masyarakat Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, dengan turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Tirta Makmur, pada Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada perbaikan akses jalan kabupaten  yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Bersama warga, Nadirsyah ikut membantu proses penimbunan jalan menggunakan material batu agar kondisi jalan menjadi lebih baik dan nyaman dilalui masyarakat.Sejak pagi hari, warga terlihat antusias berkumpul dan bekerja bersama. Suasana kebersamaan tampak begitu kuat ketika masyarakat, aparatur tiyuh, dan pemerintah daerah saling bahu membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan.Dalam kegiatan tersebut, material batu yang digunakan berasal dari sumbangan pihak swasta lapak singkong Putra Kembar. Selain itu, bantuan material juga diberikan oleh tiga MBG yang berada di wilayah Tirta Makmur sebagai bentuk dukungan terhadap perbaikan infrastruktur lingkungan masyarakat.Kegiatan gotong royong ini sendiri sudah beberapa kali dilaksanakan bersama warga dan menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut. Kehadiran Wakil Bupati yang kembali turun langsung ke lapangan pun mendapat apresiasi dari masyarakat.Wabup Nadirsyah mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat serta pihak swasta.“Kalau semua bergerak bersama, pekerjaan yang berat akan terasa ringan. Inilah semangat gotong royong yang harus terus dijaga. Pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mencari solusi terhadap kebutuhan di lapangan,” ujar Nadirsyah di sela kegiatan.Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang tetap menjaga budaya kebersamaan, termasuk pihak swasta yang telah ikut membantu memberikan material untuk perbaikan jalan.Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta merupakan kekuatan penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya pembangunan infrastruktur lingkungan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku senang dan termotivasi karena pemerintah daerah hadir langsung bersama masyarakat tanpa sekat. Kehadiran Wakil Bupati dinilai menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong.

‎Kegiatan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan diwarnai semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kondisi jalan lingkungan di Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Tirta Makmur dapat semakin baik sehingga mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari. (Red)

Selasa, 12 Mei 2026

Mei 12, 2026

Ketua Komisi II DPRD Ogan Ilir Sebut Cetak Sawah Gagal Akibat Perencanaan Awal Tidak Matang

Ogan Ilir | Prokontra.news | -  Ketua Komisi II Dprd Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, Amir Hamzah, S.H., sebut program cetak sawah pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI yang berada di Kabupaten Ogan Ilir anggaran tahun 2025 gagal panen, Akibat perencanaan awal, kurang terencana, pada Senin (11/05/2025)Ketua Komisi II Amir Hamzah saat dikonfirmasi wartawan media ini, mengatakan, "seharusnya kita cukup tahu kalau curah hujan di Kabupaten Ogan Ilir ini cukup tinggi, seperti salah satu contoh di Kecamatan Sungai Pinang Lebak hampir 13 tahun tidak bisa tertanam padi, karena air pasang surut, mungkin disebabkan itu kurang lebih 1100 hektar lahan program cetak sawah tersebut tidak atau belum terealisasi pada tahun 2025 kemarin, ucapnya.Dilanjutkan, sedangkan lahan cetak sawah yang sudah sterilisasi, kurang lebih seluas 2664 hektar di Kabupaten Ogan Ilir tersebut, seperti contoh yang berada di Saka Tiga di pinggir jalan menuju Tanjung Senai, diduga Akibat tanggulnya kurang tinggi, sehingga pada saat air naik, sawah itu tenggelam hingga tidak terlihat lagi, memang kalau untuk yang itu, ada cetak sawahnya, jelasnya.Lebih lanjut, saya sebagai Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Ogan Ilir, menangapi, mengenai hal itu memang benar perencanaan awalnya, seketika dan langsung dilaksakan,"untuk program cetak sawah itu, seperti kurang terencana", terangnya.Lebih dalam, memang menurut perencanaan awal tim perencanaan itu sudah maksimal, akan tetapi untuk hal yang yang sering terjadi tentu kita tentu cukup tahu, kalau curah hujan di Kabupaten Ogan ilir, ini cukup tinggi seperti, salah satu contoh yang kita lihat sendiri di sejarah sakti cetak sawahnya ini, telah siap untuk di tanam tapi setelah mau tanam kondisi airnya luar biasa, seharusnya pihak pelaksana dari kegiatan tersebut dapat membaca keadaan situasi dan kondisi alam berdasarkan pengalaman sebelumnya, sedangkan, kita sangat tahu untuk kawasan Tanjung senai ini, jalan pun bisa banjir, hal ini tentu menjadi catatan khusus kami, tegasnya.Ditambahkan, tentu kami akan mencari solusi dan jalan keluarnya, dengan segera menyampaikan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ogan Ilir untuk dapat aktif mengawasi secara maksimal terhadap kegiatan-kegiatan pusat yang tentu kita sangat sayangkan, mengenai kejadian ini, imbuhnya.      

               

Terkait yang disebutkan oleh awak media mengenai pupuk Dolomid di dalam pemberitaan yang diduga tidak terurus, bahkan mungkin telah ada yang hilang, seperti salah satu contoh di Desa Tanjung Baru, ini sangat luar biasa dan berita ini baru saya dapatkan, ucapnya.Padahal pupuk Dolomid itu sangat diperlukan karena kita tahu untuk mengurangi asam tanah atau kadar asam di pertanian khususnya di kabupaten Ogan Ilir, jelas tanpa pupuk Dolamid itu, saya sangat yakin tidak akan berhasil, sebagus apapun tanamannya, kalau tidak disertai dolomid tentu panennya gagal, cetusnya.


Mengenai hal Ini, yang akan saya konfirmasikan nanti kepada ketua dan anggota di rapat komisi untuk memanggil pak Deddy selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kabupaten Ogan Ilir, 


Tentu akan dipertanyakan, kenapa ini tidak terurus, dan siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini, tentu akan kita minta pertanggungjawabannya supaya pupuk itu benar-benar telah sampai atau benar-benar telah di akomodir untuk kegiatan pemupukan untuk meningkatkan hasil pertanian, tutup Amir Hamzah Ketua Komisi  II Dprd Ogan Ilir.


Guna keberimbangan berita sebagai konsumsi publik, awak media ini pada esok harinya mendatangi Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ogan Ilir, untuk konfirmasi namun tidak bertemu Kepala Dinas Ketahanan dan pertanian, menurut staf yang bertugas di kantor tersebut, Kadis sedang tidak berada di kantor.


Sampai berita ini di terbitkan terkait program cetak sawah yang diduga perencanaan awal kurang terencana dan terkait pupuk Dolomid tidak terurus, belum ada tanggapan resmi dari Deddy Setiawan, S.H., M.M., Selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ogan Ilir.


Pengirim berita : (Aprianto)