Sekda Rustam Efendi : Kritik di Lamtim Jadi Bahan Evaluasi ! " HUT ke-27 Libatkan 2.000 UMKM "
Sekdakab Lampung Timur, Rustam Efendi, Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Si., Akt., CA., CMA., dirinya menanggapi sorotan sejumlah elemen masyarakat yang menilai perayaan HUT tahun ini terlalu seremonial dan kurang menyentuh persoalan mendasar seperti infrastruktur dan identitas daerah.
Dijelaskan, Pemerintah Daerah Lampung Timur tentu tidak anti kritik dari semua elemen masyarakat. Justru kritikan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam mengambil kebijakan, karena kami memahami kritik dari masyarakat adalah bentuk kepedulian terhadap Lampung Timur,” ucap Sekda Rustam Efendi, pada Jum'at (4/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian HUT ke- 27, ini dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi lokal, bukan sekadar pesta. Salah satunya lewat kegiatan “1001 Malam” yang melibatkan ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Semua rangkaian kegiatan HUT ke- 27 tentu untuk kepentingan masyarakat. Seperti kegiatan ‘1001 Malam’, kami (Pemda) melibatkan 2.000 UMKM yang ada di Lampung Timur. Tentu yang diuntungkan dalam kegiatan tersebut adalah masyarakat, karena pada dasarnya semua pelaku UMKM berasal dari Lampung Timur,” tambahnya.
Rustam berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat, terutama dalam momentum HUT ke- 27 yang mengusung tema, “Bumi Tuwah Bepadan Untuk Nusantara”. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah, melainkan butuh partisipasi aktif warga dan pelestarian nilai budaya lokal.
Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat dan jurnalis lokal menyoroti minimnya identitas tata kota dan belum optimalnya pelibatan tokoh adat dalam perencanaan pembangunan selama 27 tahun berdirinya Lampung Timur.
Pengirim berita :(Eduardo/Iman)















.jpg)




.jpg)

















