BPBD Ogan Ilir Kendalikan 340 Karhutla "Berkat Sinergi Petugas dan Masyarakat"
Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras dan sinergi Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD Ogan Ilir, Dinas Pemadam Kebakaran, Polres Ogan Ilir, dan Personil TNI dibawah naungan Kodim 0402 OI/OKI.
Kepala BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Edi Rahmat, mengapresiasi perjuangan seluruh personil di lapangan yang tidak kenal lelah.
"Angka 298,55 hektare lahan yang berhasil kita padamkan ini adalah buah dari kerja keras petugas BPBD, rekan-rekan Dinas Damkar, Polres Ogan Ilir dan TNI dari Kodim 0402 OI OKI. Tanpa sinergi dan semangat mereka di lapangan, hasil tersebut tidaj akan tercapai" ujar Edi Rahmat, Indralaya, pada Senin (15/9/2026)
Untuk menekan karhutla, saat ini 127 personil disiagakan di berbagai titik. Terdiri dari personil BPBD di Posko Induk, Dinas Damkar di Pos Exit Tol Pemulutan, personil Polres OI yang melakukan patroli, serta TNI Kodim 0402 OI OKI, yang ikut dalam operasi pemadaman dan sosialisasi.
"Kami bagi tugas. BPBD fokus koordinasi dan pemadaman, Damkar dengan mobilnya, Polres melakukan penegakan hukum dan patroli dan pemadaman, TNI bantu tenaga dan logistik. Ini bukti bahwa kalau kita kompak, bencana bisa kita tekan," tegas Edi.
Dari data rekapitulasi, Indralaya Utara masih menjadi wilayah tertinggi dengan 96 kejadian dan 437,03 Ha terbakar. Disusul Tanjung Batu 52 kejadian dan Pemulutan 37 kejadian.
"Puncak kejadian terjadi di Agustus 2026 dengan 158 kali dan di September ini turun menjadi 90 kali. Dampak asap juga masih dirasakan. ISPU di Sakatiga Seberang tercatat 186 atau kategori tidak sehat, maka itu untuk warga dihimbau untuk menggunakan masker," pungkasnya.
Pengirim berita : Aprianto











