Bolehkah ! Diduga Kuat Bantuan PIP Siswa SMAN 1 Pamulutan Ogan Ilir "Dipungli"
Dugaan kuat tersebut mencuat setelah sejumlah siswa dan orang tua mengaku dana bantuan yang diterima tidak diberikan secara utuh, setelah dipotong langsung untuk ongkos tersebutMenurut salah satu orang tua siswa (namanya tidak ingin disebutkan) sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tesebut, kepada awak media menjelaskan, bahwa pada pencairan tahap pertama dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) anakku, dipotong oleh pihak sekolah sebesar Rp 250 ribu rupiah, ucapnya.
Dilanjutkan. Jumlah total dana bantuan PIP yang cair itu Rp1,8 juta, tetapi yang kami terima hanya sekitar Rp 1.550.000 (satu lima lima puluh ribu rupiah), sisanya dipotong pihak sekolah, jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh siswa SMA Negeri 1 Pemulutan Selatan (namanya tidak mau disebutkan) terkait Program Indonesia Pintar (PIP), karena dirinya juga salah satu yang menerima dari 90 siswa tersebut, untuk yang menerima bantuan program Indonesia pintar (PIP) sebanyak 90 siswa, kami di potong Rp. 250 ribu pak alasannya untuk ongkos transport ke Palembang, itu kami berangkat bersama pak Een selaku pengurus yang di tugaskan pihak sekolah, terang siswa kepada awak media.
Sementara itu Kepala SMA Negeri 1 Pemulutan Selatan saat dikonfirmasi melalui Wakilnya, mengatakan, kalau untuk dugaan pungli yang ada di sekolah ini tidak benar, untuk di sekolah ini tidak ada yang namanya disebut pungli itu, dari pihak sekolah itu dibuatkan macam surat pengantar, kemudian siswa mengambil sendiri, kalaupun ada pengeluaran ya ongkos pribadi mereka, ungkapnya mewakili Kepala Sekolah.
Selanjutnya, saat di tanya lebih dalam, pihak sekolah menjelaskan kalau yang menerima (PIP) tersebut sekitar sejumlah 90 siswa, tutupnya.
Wali murid penerima bantuan dana PIP berharap agar pihak-pihak terkait yang membidangi, dapat menindaklanjuti persoalan tersebut.
Pengirim berita : (Aprianto)



.jpg)
.jpg)



















.jpg)









