Breaking news

Rabu, 26 Agustus 2026

Agustus 26, 2026

Berkas Korupsi Anggaran Bawaslu Tulang Bawang P-21 "Dua Tersangka Ditahan"

Tulang Bawang | Prokontra.news | -Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran pada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang memasuki babak penting.


Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang menyatakan berkas perkara dugaan korupsi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2023 hingga 2024 telah lengkap atau P-21, Senin 24 Agustus 2026.


Selanjutnya, setelah dinyatakan lengkap, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Tulang Bawang melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada, Rabu (26/08/2026)


Tahap II berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Tulang Bawang. Dalam proses tersebut, JPU Bidang Tindak Pidana Khusus melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka, yakni S dan OS, yang masing-masing didampingi penasihat hukum.


Pemeriksaan meliputi identitas para tersangka serta penelitian dan pemeriksaan terhadap barang bukti yang telah diserahkan penyidik.


Tahapan ini menandai beralihnya tanggung jawab penanganan perkara dari proses penyidikan menuju tahap penuntutan.


Perkara ini bukan sekadar soal angka dalam dokumen anggaran. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang, dugaan perbuatan para tersangka disebut telah menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.405.901.979.


Di sisi lain, proses pemulihan kerugian negara juga telah berjalan. Pada tahap penyidikan, telah terdapat uang titipan sebesar Rp504.680.000 sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian keuangan negara.


Jika dibandingkan dengan nilai kerugian yang disebut dalam LHP, uang titipan tersebut baru mencakup sekitar 35,9 persen. Artinya, masih terdapat selisih sekitar Rp901,22 juta yang menjadi bagian penting dalam proses penanganan dan pembuktian perkara selanjutnya.


Usai pelaksanaan Tahap II, JPU Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Tulang Bawang melakukan penahanan lanjutan terhadap tersangka S dan OS selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung.


Langkah penahanan tersebut merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan. Status kedua orang tersebut tetap sebagai tersangka dan seluruh dugaan tindak pidana yang disangkakan masih harus dibuktikan dalam proses peradilan.


Perkara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengelolaan anggaran publik bukan ruang tanpa pengawasan. Setiap rupiah yang bersumber dari APBN melekat padanya tanggung jawab hukum, administratif, dan moral karena pada akhirnya uang tersebut berasal dari kepentingan publik.


Dengan dinyatakannya berkas perkara P-21 dan dilaksanakannya Tahap II, Kejari Tulang Bawang kini membawa perkara tersebut ke fase penuntutan.


Publik tentu berharap proses berikutnya berlangsung terukur, transparan, profesional, dan berimbang, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta memastikan setiap fakta diuji secara terbuka di hadapan hukum.


Penegakan hukum terhadap dugaan korupsi pada akhirnya bukan semata-mata tentang menghukum pelaku.


Lebih jauh, ia merupakan upaya menjaga agar anggaran negara tetap berada pada jalurnya, digunakan untuk kepentingan rakyat, di pertanggung jawabkan secara terbuka, dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. (Red)

Agustus 26, 2026

Sukses ! Delapan Organisasi Pers di Lamtim Gelar HUT RI ke 81 Tahun 2026

Lampung Timur | Prokontra.news | - Delapan organisasi pers yang tergabung dalam wadah bersama insan pers di Lampung Timur (Lamtim), Provinsi Lampung,  menyampaikan kekecewaan atas ketidakhadiran sejumlah unsur Pemerintah Kabupaten Lamtim dalam kegiatan bakti  sosial berupa donor darah dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026.


Untuk diketahui, delapan organisasi pers tersebut tersebut terdiri dari SMSI, JMSI, IWO, FJHLT, KWRI, PWSI, AWPI, dan PWLT.


Kegiatan sosial tersebut digelar pada 26 s/d 27 Agustus 2026. Diinisiasi bersama oleh delapan organisasi profesi pers te sebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat. 


Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya berperan dalam mencari, menulis, dan menyajikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial di tengah warga masyarakat.


Dikesempatan tersebut, Juru Bicara (Jubir) delapan organisasi pers yang juga Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Lampung Timur, A. Zohiri, yang akrab disapa Azohirri mengatakan, kegiatan tersebut telah direncanakan dari jauh hari, semula dijadwalkan pada 15 s/d 16 Agustus 2026. Namun, jadwal kemudian diubah karena bertepatan dengan sejumlah agenda kegiatan lain yang cukup padat.


Selanjutnya, perubahan jadwal tersebut, dilakukan agar kegiatan bakti sosial dapat berlangsung dengan baik. Namun, di luar dugaan, pada waktu pelaksanaan justru terdapat agenda Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, urai Azohirri.


"Kami sebenarnya cukup kecewa, karena kegiatan ini sudah kami sampaikan dan dipersiapkan dari jauh-jauh hari, Kami berharap pihak pemerintah daerah dapat hadir dan memberikan dukungan secara langsung, namun pada saat pelaksanaan, ternyata pemda ada agenda kegiatan lain pemerintah lainnya," tuturnya.


Dilanjutkan, meski demikian, Azohirri menegaskan, bahwa ketidakhadiran Bupati Hj. Ela Siti Nuryamah maupun Wakil Bupati Lamtim Hi. Azwar Hadi, S.E., M.Si. tidak serta-merta menunjukkan, bahwa pemerintah daerah tidak memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut, jelasnya.


Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang diterima, Bupati Lampung Timur, pada saat itu memiliki agenda kegiatan yaitu pembahasan dan pengesahan Tata Ruang atau RTRW Kabupaten Lampung Timur di Gedung DPRD, sementara sejumlah Pejabat Eselon III dan IV juga disebut memiliki agenda lain di Bandar Lampung, ucap Azohirri.


Perlu diketahui, Bukan Menjadi Lawan Pemerintah, Azohirri menegaskan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Delapan Organisasi Pers bukanlah kegiatan untuk berhadap-hadapan dengan pemerintah daerah, tegasnya.


Sebaliknya, kegiatan tersebut yang dilaksanakan tersebut, merupakan bentuk keinginan insan pers di Lamtim, untuk menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. 


"Delapan organisasi ini dibentuk, bukan untuk menjadi musuh pemerintah, Justru kami ingin menjadi mitra, memberikan pemikiran, karya tulis dan kontribusi yang positif untuk kemajuan daerah Kabupaten Lampung Timur yang sangat kita cintai bersama," tegasnya.


Ditambahkan, Azohirri mengatakan, perkembangan teknologi digital membuat peran media semakin besar. Informasi saat ini dapat tersebar dengan cepat melalui berbagai platform, mulai dari Facebook, YouTube, TikTok, hingga media sosial lainnya, karena hal itu, tentu insan pers perlu ikut menjaga iklim informasi yang sehat, berimbang, konstruktif, dan bertanggung jawab, imbuhnya.


"Tujuan kami sangat sederhana. Wartawan jangan hanya dikenal karena menulis dan menyajikan berita. Wartawan juga harus mempunyai jiwa sosial sehingga keberadaannya dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga  masyarakat," jelas Azohirri.


Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial, berupa donor darah, santunan kepada anak yatim, tentu kegiatan tersebut diharapkan menjadi bukti bahwa insan pers di Lamtim, memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang ada di tengah warga masyarakat, terangnya.


Apresiasi untuk Pihak yang Mendukung.

Azohirri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk unsur pemerintah, TNI, Polri, kejaksaan, kecamatan, serta berbagai pihak lainnya.


"Ia menyebut kegiatan sosial tersebut tidak semata-mata bergantung pada bantuan pemerintah. Sebagian kebutuhan kegiatan diperoleh dari dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan dari Dinas Pendidikan sekitar Rp1,5 juta dan Sekretariat DPRD (Sekwan) sebesar Rp500 ribu, dari Kejaksaan Lamtim 2,5 juta, Koprasi Berkah batu timur sebesar 6 juta, Kabag Umum memfasilitasi kegiatan serta dukungan dari rekan-rekan jurnalis.


"Acara ini terlaksana karena kebersamaan. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk kawan-kawan jurnalis yang ikut bergotong royong sehingga kegiatan ini bisa terlaksana," ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Azohirri mengajak seluruh organisasi pers di Lampung Timur untuk terus menjaga kekompakan sekaligus membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.


"Ia berharap setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan insan pers. Menurutnya, kegiatan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat perlu diinformasikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui berbagai program dan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.


"Kalau memang kegiatan OPD dikomunikasikan dengan baik, melalui satu pintu informasi yang jelas, kemudian disampaikan kepada media, masyarakat akan mengetahui bahwa pemerintah juga bekerja dan berbuat untuk masyarakat. Ini yang kami harapkan," ungkapnya.


Pers Tetap Jalankan Fungsi Kontrol Sosial.

Azohirri menambahkan, kerja sama antara pemerintah dan pers sangat penting untuk membangun citra positif Kabupaten Lampung Timur. Pemberitaan yang konstruktif, kata dia, juga dapat membantu memperkenalkan berbagai potensi daerah sehingga mampu menarik minat investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa media tetap memiliki fungsi kontrol sosial. Kritik terhadap pemerintah tidak boleh dihilangkan, tetapi harus disampaikan secara profesional, proporsional, berdasarkan fakta, serta memiliki tujuan membangun.


"Kami bukan berarti tidak boleh mengkritik pemerintah. Kritik tetap diperlukan. Tetapi kritik itu harus menjadi kritik yang membangun, memberikan solusi, dan tidak semata-mata untuk menjatuhkan," jelasnya.


"Ia juga meminta agar tidak ada pihak yang menyampaikan informasi secara sepihak kepada pemerintah mengenai keberadaan Delapan Organisasi Pers tersebut.


Menurutnya, keberadaan wadah bersama itu justru bertujuan membantu pemerintah dalam menjaga komunikasi publik serta menciptakan suasana yang kondusif di Kabupaten Lampung Timur.


"Saya berharap jangan ada informasi sepihak yang kemudian membuat pemerintah salah memahami niat kami. Kami menyatukan delapan organisasi ini bukan untuk membuat masalah atau menjadi lawan pemerintah. Kami ingin bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi Lampung Timur," tegasnya.


Azohirri yang pernah memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur juga menyatakan memahami dinamika pemerintahan dan kondisi daerah. Karena itu, ia berharap komunikasi antara pemerintah dan organisasi pers dapat terus diperbaiki tanpa adanya prasangka.


Menurutnya, pada era digitalisasi seperti sekarang, kolaborasi antara pemerintah dan media menjadi semakin penting. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, sementara media membutuhkan keterbukaan informasi agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.


Momentum Mempererat Kebersamaan.

Dalam rangkaian kegiatan, memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut, selain donor darah dan santunan anak yatim, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan kebersamaan dan perlombaan masyarakat, termasuk lomba permainan tradisional serta pembagian door prize. Azohirri menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, jajaran organisasi pers, para jurnalis, serta seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.


Ia berharap, kegiatan sosial yang dilakukan delapan organisasi pers dapat menjadi agenda berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lampung Timur.


"Kami ingin menunjukkan bahwa insan pers juga bisa hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memberikan sesuatu yang dapat dirasakan, bukan hanya melalui pemberitaan, tetapi melalui kegiatan sosial secara langsung," ujarnya.


Lebih lanjut, Azohirri mengajak seluruh insan pers untuk terus menyajikan pemberitaan yang positif, kritis, berimbang, dan bertanggung jawab. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menjaga suasana pembangunan daerah agar tetap kondusif.


"Kita bersama-sama membangun Lampung Timur. Pemerintah, pers dan masyarakat harus saling mendukung. Kalau Lampung Timur ingin maju, kita harus kompak dan memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang masing-masing," pungkas Azohirri.


Kegiatan donor darah dan santunan anak yatim tersebut sekaligus menjadi momentum bagi delapan organisasi pers untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Lampung Timur. 


Pengirim berita : Iman Nurrohim 

Sabtu, 22 Agustus 2026

Agustus 22, 2026

Kerjasama ! Masyarakat Sukadana Pasar dan Partai Demokrat "Warnai HUT RI"

Lampung Timur | Prokontra.news |-  Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Desa Sukadana Pasar, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Provinsi Lampung. Berbagai perlombaan rakyat digelar dengan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, pada Kamis (23/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RT 15 tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama masyarakat RT 15 Desa Sukadana Pasar bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Lampung Timur.


Sejumlah perlombaan tradisional yang mengundang antusiasme warga di antaranya balap karung, voli terpal, memasukkan paku ke dalam botol, makan kerupuk, kelereng, estafet dan berbagai permainan rakyat lainnya.


Salah satu lomba yang paling mengundang gelak tawa warga adalah lomba merias wajah. Dalam permainan tersebut, para istri ditantang merias wajah suaminya hingga tampil layaknya perempuan.


Suasana semakin meriah ketika para peserta berusaha memberikan penampilan terbaik, sementara warga yang menyaksikan tak henti-hentinya tertawa dan memberikan dukungan.


Ketua RT 15, Ridho Basuki, mengatakan kegiatan tersebut terlaksana berkat kekompakan masyarakat bersama Partai Demokrat.


Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kebersamaan dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul tanpa sekat.


Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Timur, Muhammad Khadafi Azwar, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Partai Demokrat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kedekatan partai dengan masyarakat.


“Lomba rakyat ini kami hadirkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud kedekatan Partai Demokrat dengan masyarakat. Dalam rangkaian HUT ke- 25 Partai Demokrat, kami ingin merayakannya bukan hanya dengan kegiatan seremonial, tetapi dengan hadir langsung, bergembira dan berinteraksi bersama masyarakat,” ujarnya.


Khadafi mengatakan, berbagai permainan tradisional yang digelar mungkin terlihat sederhana, namun di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, sportivitas dan gotong royong yang harus terus dipertahankan.


“Kami ingin menunjukkan bahwa Partai Demokrat adalah partai yang tumbuh dan besar bersama rakyat. Perlombaan tradisional seperti makan kerupuk, balap karung, kelereng, estafet dan berbagai permainan rakyat lainnya mungkin sederhana, tetapi di dalamnya ada nilai kebersamaan, kegembiraan, sportivitas dan gotong royong yang harus terus kita jaga,” katanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sukadana Pasar dan seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.


“Terima kasih kepada masyarakat Desa Sukadana Pasar dan seluruh masyarakat Lampung Timur yang telah ikut memeriahkan kegiatan ini. Semoga lomba rakyat ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antara Partai Demokrat dan masyarakat,” pungkasnya.


Hal senada disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung Timur, Samsuddin. Ia menilai lomba rakyat bukan sekadar kegiatan untuk memperebutkan hadiah, tetapi lebih jauh menjadi sarana mempererat hubungan sosial antar warga masyarakat.


“Bagi kami, lomba rakyat bukan sekadar kegiatan untuk memperebutkan hadiah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat dapat berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati kegembiraan bersama tanpa melihat perbedaan,” ujar Samsuddin.


Menurutnya, permainan tradisional juga memiliki nilai edukatif bagi generasi muda karena mengajarkan sportivitas, keberanian, kerja sama dan kebersamaan.


“Permainan tradisional yang kita hadirkan hari ini merupakan bagian dari budaya masyarakat yang harus terus kita hidupkan. Di tengah perkembangan zaman, anak-anak dan generasi muda perlu tetap mengenal permainan rakyat yang mengajarkan sportivitas, keberanian, kerja sama dan kebersamaan,” jelasnya.


Samsuddin menambahkan, Partai Demokrat melalui DPC Kabupaten Lampung Timur akan terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Partai Demokrat melalui DPC Kabupaten Lampung Timur akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi dan membangun kedekatan melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat dan kegembiraan bagi rakyat. Karena bagi kami, Demokrat bukan hanya hadir ketika membutuhkan dukungan, tetapi harus hadir dan bersama masyarakat dalam berbagai keadaan,” tegasnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Timur Muhammad Khadafi Azwar, S.H., M.H., Ketua RT 15 Ridho Basuki, Ketua Panitia Agus, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung Timur Samsuddin, anggota Fraksi Demokrat Nyoman Sariyase, serta anggota Fraksi Demokrat Ishak.


Dengan semangat kemerdekaan dan kebersamaan, kegiatan tersebut berlangsung penuh kegembiraan dan menjadi bukti bahwa perayaan HUT RI dapat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan serta gotong royong di tengah masyarakat.


Pengirim berita : Iman Nurrohim

Rabu, 19 Agustus 2026

Agustus 19, 2026

DPRD Lamtim Gelar Sidang Paripurna Istimewa "HUT Kabupaten ke 27 Tahun"

Lampung Timur | Prokontra.news | –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lampung Timur yang ke-27, yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (18/8/2026).

 

Sidang paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, Hj. Rida Rotul Aliyah, didampingi oleh Wakil Ketua, serta dihadiri oleh Anggota DPRD, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah/Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan perwakilan masyarakat luas.

 

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, Hj. Rida Rotul Aliyah, menyampaikan bahwa usia 27 tahun merupakan tonggak penting dan bukti ketahanan Kabupaten Lampung Timur dalam melangkah menuju kemajuan. Sejak terbentuknya pada tahun 1999, daerah ini telah tumbuh dan berkembang pesat di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Dua puluh tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras, gotong royong, dan semangat persatuan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. DPRD senantiasa berkomitmen untuk menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan rakyat Lampung Timur,” ujar Hj. Rida Rotul Aliyah dalam pidatonya.

 

Lebih lanjut ia menegaskan, di usia yang ke-27 ini, tantangan pembangunan semakin beragam. Oleh karena itu, DPRD mengajak seluruh komponen bangsa di Lampung Timur untuk mempererat sinergi dan kolaborasi. “Kita tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama yang erat antara DPRD, Pemerintah Kabupaten, dan seluruh masyarakat untuk menjawab tantangan zaman, mempercepat pemulihan ekonomi, serta mewujudkan Lampung Timur yang maju, mandiri, sejahtera, dan berbudaya,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPRD yang telah menginisiasi sidang paripurna istimewa ini. Ia mengungkapkan bahwa capaian pembangunan yang ada saat ini merupakan hasil sinergitas antara eksekutif dan legislatif.

 

“Selamat Hari Ulang Tahun yang ke- 27 Kabupaten Lampung Timur. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk bekerja lebih giat, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi kemajuan daerah tercinta. Pemerintah Kabupaten akan terus berkomitmen mewujudkan visi daerah melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Ela Siti Nuryamah.

 

Dalam sidang paripurna tersebut juga disampaikan catatan sejarah singkat perjalanan Kabupaten Lampung Timur serta pembacaan rekomendasi dan harapan Dewan untuk kemajuan daerah ke depan. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Kabupaten Lampung Timur senantiasa diberkahi, aman, damai, dan terus bertumbuh menjadi daerah yang semakin berdaya saing di Provinsi Lampung maupun tingkat nasional.

 

Peringatan HUT ke- 27 Kabupaten Lampung Timur tahun ini mengusung semangat “Bersinergi Membangun Daerah, Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat”, yang menjadi landasan utama dalam setiap langkah pembangunan ke depannya. (ADV)

Agustus 19, 2026

Perkuat Sinergi ! KWI dan SIKK-HAM Audiensi Bersama Kejari Menggala "Transparansi Penanganan Perkara"

Tulang Bawang | Prokontra.news | -  Komite Wartawan Indonesia (KWI) bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sentral Investigasi Korupsi Akuntabilitas dan Hak Asasi Manusia (SIKK-HAM) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala melalui audiensi bersama Kepala Kejari Menggala, Rolando Ritonga, S.H., M.H., Rabu (19/8/2026).


Audiensi tersebut dihadiri Ketua KWI Jeffry Pratama, S.Kom. dan Direktur SIKK-HAM Junaidi Arsyad, S.E. Pertemuan menjadi ruang komunikasi antara insan pers, lembaga masyarakat sipil, dan aparat penegak hukum untuk membangun keterbukaan informasi sekaligus mendorong penegakan hukum yang profesional dan akuntabel di Kabupaten Tulang Bawang.


Junaidi Arsyad menyampaikan apresiasi atas sambutan dan jamuan yang diberikan pihak Kejari Menggala. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara penegak hukum, wartawan, dan LSM penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai proses hukum yang menjadi perhatian publik.


“Terima kasih atas jamuan yang telah disediakan Pak Kejari Rolando Ritonga. Dengan komunikasi yang baik, semoga dapat terjalin sinergi antara Kejaksaan Negeri Menggala, wartawan, dan LSM,” ujar Junaidi.


Ia menegaskan, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui perkembangan penanganan perkara sepanjang informasi tersebut memang telah dapat disampaikan sesuai ketentuan hukum.


“Kiranya apa yang memang telah dilakukan untuk Kabupaten Tulang Bawang bisa segera kita umumkan kepada masyarakat terkait temuan-temuan atau pemeriksaan yang telah berjalan saat ini,” tambahnya.


Senada dengan itu, Ketua KWI Jeffry Pratama mengapresiasi sikap responsif Kejari Menggala terhadap sejumlah laporan yang tengah berjalan.


Namun, ia berharap setiap proses penanganan perkara dapat ditindaklanjuti secara serius dan memberikan kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan serta alat bukti yang sah.


“Kami sangat mengapresiasi Kejari Tulang Bawang Menggala yang responsif terhadap laporan-laporan yang memang telah berjalan. Kami juga berharap tindak lanjutnya dapat segera membuahkan hasil,” ungkap Jeffry.


Sementara itu, Kepala Kejari Menggala Rolando Ritonga menyambut baik kunjungan KWI dan SIKK-HAM. Ia menilai dukungan dari wartawan dan lembaga masyarakat sipil diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial sekaligus jembatan aspirasi masyarakat.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan kawan-kawan dari lembaga LSM maupun wartawan. Saya juga membutuhkan support dari kawan-kawan semua,” kata Rolando.


Menurutnya, komunikasi tersebut diharapkan mampu menjadi wadah untuk menyerap masukan dan aspirasi masyarakat Menggala maupun Kabupaten Tulang Bawang secara lebih luas.


Dalam kesempatan tersebut, Rolando juga memberikan penjelasan terkait adanya indikasi persoalan pada salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan penyidikan.


“Terkait penetapan tersangka yang terindikasi di BUMD, saat ini masih kita periksa dalam penyidikan. Bila memang terbukti, maka segera secepatnya akan kita jemput,” tegasnya.


Namun, Rolando menekankan bahwa proses hukum harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Dugaan maupun indikasi belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan seseorang bersalah sebelum terdapat bukti yang cukup.


“Saya berharap kawan-kawan bisa bersabar. Kita tidak bisa bertindak semuanya bila terbukti dia tidak bersalah dan belum ada pembuktiannya.


Pertemuan tersebut menegaskan satu prinsip penting, pengawasan publik dan penegakan hukum harus berjalan beriringan, tetapi tidak boleh mengorbankan asas praduga tak bersalah dan proses hukum yang objektif.


KWI dan SIKK-HAM diharapkan dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis dan konstruktif, sementara Kejari Menggala dituntut menjaga profesionalitas, transparansi, serta konsistensi dalam menindaklanjuti setiap laporan yang memiliki dasar hukum dan bukti yang memadai.


Sinergi semacam ini bukan sekadar seremoni audiensi. Jika dijalankan secara konsisten, keterbukaan informasi, keberanian mengawasi, dan ketegasan penegakan hukum dapat menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Kabupaten Tulang Bawang. (Red)

Agustus 19, 2026

Resmi Dilantik ! DPC Forum Cakar Sriwijaya Ogan Ilir Tahun 2026

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Cakar Sriwijaya (FCS) Kabupaten Ogan Ilir resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FCS Sumatera Selatan, Gery Hari Wijaya. Acara pengukuhan berlangsung di Jalan Lintas Timur Indralaya–Kayu Agung, samping Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, pada Rabu (19/8/2026).


Dalam struktur kepengurusan DPC FCS Ogan Ilir periode baru ini, Tri Apriansyah resmi menjabat sebagai Ketua, didampingi Angga Arapat sebagai Sekretaris, dan Tedy Depri Andi sebagai Bendahara. Sementara itu, posisi Dewan Penasihat dipercayakan kepada Ahmad Fikri Yadi (Mok Yadi) dan Relly Prima (Koyel).


Kepengurusan DPC Kabupaten Ogan Ilir ini menjadi pengurus daerah ke-4 yang secara resmi dilantik dan dikukuhkan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan oleh DPP FCS.


Perwakilan DPP FCS, Zikin, menyampaikan harapannya agar kehadiran FCS di Ogan Ilir dapat membangun kemitraan yang kuat dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat.


"Kami berharap Forum Cakar Sriwijaya dapat dikenal luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Ogan Ilir. Selama ini, DPP dan DPC Kota Palembang aktif bermitra dengan TNI, Polri, serta pemerintah setempat, terutama dalam berbagai kegiatan sosial," ujar Zikin.


Ia juga menginstruksikan Ketua DPC Ogan Ilir, Tri Apriansyah, untuk melanjutkan komitmen tersebut di tingkat kabupaten. Menurutnya, FCS hadir sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang siap menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan.


"Di Kota Palembang, pola kemitraan dengan kepolisian dan TNI sudah kami terapkan, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kami ingin sinergi serupa berjalan dengan baik di Ogan Ilir," tambah Zikin.


Menanggapi amanah tersebut, Ketua DPC FCS Ogan Ilir, Tri Apriansyah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pengukuhan pengurus, serta mengapresiasi kehadiran jajaran DPP FCS dan perwakilan DPC kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.


"DPC FCS Ogan Ilir siap memperkenalkan dan memperluas jangkauan organisasi agar dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah ini, serta memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri," pungkasnya. (ADV)

Senin, 17 Agustus 2026

Agustus 17, 2026

Peduli ! Karang Taruna Negara Nabung Lamtim Galang Dana Korban Bencana NTT

Lampung Timur | Prokontra.news | - Karang Taruna Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Provinsi Lampung, menunjukkan kepedulian terhadap warga  masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).


Aksi solidaritas tersebut diwujudkan melalui kegiatan penggalangan dana yang digelar di kawasan lampu merah Kecamatan Sukadana, kegiatan tersebut melibatkan pengurus dan anggota Karang Taruna sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu para korban bencana, pada Minggu (18/8/2026).


Dengan membawa kotak donasi, para pemuda Karang Taruna menyambangi pengguna jalan dan mengajak mereka berpartisipasi secara sukarela dalam memberikan bantuan.


Ketua Karang Taruna Desa Negara Nabung, Asip Riadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap sesama, khususnya warga masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.


«“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu sangat berarti bagi mereka,” ujarnya.»


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengumpulkan bantuan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.


Seluruh hasil penggalangan dana nantinya akan dihimpun dan disalurkan melalui pihak yang tepat agar dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di NTT.


Asip menegaskan, keberadaan pemuda di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan kepedulian dan kebersamaan.


“Bersama-sama menyatukan potensi pemuda dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.


Pengirim berita : Iman Nurrohim

Agustus 17, 2026

Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Upacara HUT ke 81 RI di Lamtim Tahun 2026

Lampung Timur | Prokontra.news | - Semangat kemerdekaan berkobar dan membara di halaman depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar dengan penuh kekhidmatan dan rasa nasionalisme yang tinggi pada Senin, 17 Agustus 2026. Untuk diketahui, Bupati Lampung Timur (Lamtim) Provinsi Lampung, Hj. Ela Siti Nuryamah, S.Sos.I., M.E., M.A.P, bertindak langsung selaku Inspektur Upacara, memimpin seluruh rangkaian prosesi peringatan momen bersejarah bangsa ini.


Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara berlangsung di bawah tenda kebesaran bernuansa merah putih yang tampak megah dan gagah. Deretan bendera berkibar sepanjang halaman serta dekorasi bernuansa kemerdekaan menghiasi lokasi, semakin menambah suasana sakral, meriah, dan penuh kebanggaan dalam peringatan tahun ini.


Turut hadir dan mengisi barisan kehormatan dalam upacara tersebut seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Timur, para pimpinan Forkopimcam se-Kabupaten, serta dihadiri pula oleh para tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya. Kehadiran lengkap para pimpinan daerah dan unsur masyarakat ini menjadi bukti nyata soliditas, persatuan, dan sinergi yang kokoh dalam menjaga keutuhan serta membangun Lampung Timur yang lebih maju.


Salah satu momen puncak yang paling dinanti adalah prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tampil dengan penampilan gagah, disiplin, dan penuh wibawa, para putra-putri terbaik daerah ini melaksanakan tugas suci tersebut. Detik-detik naiknya Sang Saka Merah Putih disambut dengan keharuan, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan dengan lantang dan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara yang hadir.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Hj. Ela Siti Nuryamah, S.Sos.I., M.E., M.A.P, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen refleksi dan pemacu semangat untuk terus berkarya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur negara, unsur keamanan, hingga seluruh warga Lampung Timur, untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan ini melalui kerja nyata, semangat gotong royong, dan komitmen kuat dalam membangun daerah, tegasnya.


Lebih lanjut, Di usia ke-81 tahun kemerdekaan Indonesia ini, mari kita wujudkan kedaulatan daerah kita melalui pembangunan yang berkeadilan, merata, dan menyentuh kebutuhan seluruh masyarakat Lampung Timur. Jangan ada yang tertinggal dalam langkah kemajuan ini,” terang Bupati Lamtim.


Ditambahkan, Bupati  Hj. Ela Siti Nuryamah, S.Sos.I., M.E., M.A.P, berpesan agar semangat juang para pendahulu senantiasa dijaga dan diterjemahkan dalam pelayanan publik yang prima, peningkatan kesejahteraan rakyat, serta menjaga kerukunan antar warga sebagai modal utama kemajuan daerah, tutupnya.


Upacara peringatan kemerdekaan ini kemudian ditutup dengan kegiatan defile pasukan yang disusul doa bersama demi keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bangsa serta daerah. Ribuan peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri, para pelajar, serta perwakilan masyarakat tampak antusias dan tertib mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.


Dengan terselenggaranya upacara yang tertib, aman, dan penuh khidmat ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanah air yang ditorehkan para pahlawan bangsa dapat terus terwarisi dan hidup subur di hati seluruh generasi muda penerus bangsa.

 

Pengirim berita :  Iman Nurrohim 

Sabtu, 15 Agustus 2026

Agustus 15, 2026

Wabup Azwar Hadi : Dengan Semangat Kemerdekaan Membara! "Warnai Karnaval di Sukadana Lamtim"

Lampung Timur  | Prokontra.news | – Luar biasa ribuan pelajar dan warga masyarakat umum, tumpah ruah memadati jalanan Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Provinsi Lampung, memeriahkan Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, penuh kemeriahan, suka cita, kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Hi. Azwar Hadi, S.E., M.Si, langsung ikut turut serta menyemangati warga masyarakat, pada Sabtu (15/8/2026).


Kegiatan tersebut, penuh antusiasme dan semangat cinta tanah air, para peserta menampilkan beragam atraksi menarik, mulai dari pakaian adat nusantara, kostum bertema perjuangan, kreasi seni dan budaya, penampilan drumband, hingga inovasi hiasan kendaraan yang menghiasi sepanjang rute karnaval. Kreativitas yang ditampilkan menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negara.


Perlu diketahui, kemeriahan perayaan ini bukan sekadar hiburan atau pesta semata, melainkan wujud rasa syukur mendalam atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih. Momen ini juga menjadi sarana penting untuk mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong antar warga masyarakat, menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini kepada generasi muda.


Wakil Bupati Lamtim berharap, semangat kemerdekaan yang berkobar ini terus dikobarkan melalui karya nyata, kreativitas, dan kontribusi positif dari seluruh elemen masyarakat. Hal ini guna mendorong pembangunan daerah dan mewujudkan Lampung Timur yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera, tutupnya 

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Bersatu, Berkarya, Indonesia Jaya!"


Pengirim berita : Iman Nurrohim 

Agustus 15, 2026

Sandi Chandra Pratama : Rekam Kasus Korupsi Dana Desa di Tubaba "Tindakan dan Modus Diungkap APH"

Penulis :

Sandi Chandra Pratama, S.Psi

Pendiri : LSM JERAT.


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Berdasarkan rekam kasus penegakan hukum oleh Polres dan Kejari Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), terdapat beberapa faktor tindakan dan modus spesifik yang menjerat para Kepala Tiyuh (Desa) kasus korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka.


Faktor utama yang menyebabkan Kepala Tiyuh di Tubaba ditetapkan sebagai tersangka adalah penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) demi kepentingan pribadi.


Pertama, Kepala Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba, berinisial (FAE) ditetapkan Kejari Tulang Bawang menjadi tersangka bersama dengan Sekretaris Tiyuh (Juru Tulis), berinisial (EP) pada Juni 2022. Atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpanan dan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Tiyuh (APBT) / Dana Desa Tahun Anggaran 2021, dengan kerugian negara sekitar Rp.455 juta.


Kemudian, mantan Kepala Tiyuh Tirta Makmur Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba, berinisial (SS) ditetapkan Kejari Tubaba pada Juli 2023 menjadi tersangka sekaligus, dan (MR) Sekretaris Desa/Juru Tulis, serta (MY) Bendahara, dengan total kerugian negara sekitar Rp.307.521.000. Dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk Tahun Anggaran 2019, 2020, dan 2021.


Kepala Tiyuh Suka Jaya, Kecamatan Gunung Agung, berinisial (MTI) ditetapkan tersangka Polres Tubaba pada Maret 2025, terkait modus proyek fiktif dan meminta bendahara mencairkan Dana Desa untuk kepentingan pribadi. Total kerugian negara mencapai Rp.272.499.664.


Selanjutnya, mantan Kepala Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik yang masih buronan oleh Polres Tubaba terkait penggelapan Dana Desa untuk bermain Judi. Pada tahun 2022 sampai saat ini (2026) belum ditemukan.


Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, pihak berwenang seperti Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) biasanya memberikan waktu serta pembinaan agar oknum mengembalikan kerugian negara.


"Namun, faktornya sikap tidak kooperatif dan kegagalan mengembalikan uang kerugian hingga batas waktu yang ditentukan membuat Aparat Penegak Hukum (APH) langsung menaikkan status mereka menjadi tersangka". (Red)