Breaking news

Selasa, 12 Mei 2026

Mei 12, 2026

Ketua Komisi II DPRD Ogan Ilir Sebut Cetak Sawah Gagal Akibat Perencanaan Awal Tidak Matang

Ogan Ilir | Prokontra.news | -  Ketua Komisi II Dprd Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, Amir Hamzah, S.H., sebut program cetak sawah pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI yang berada di Kabupaten Ogan Ilir anggaran tahun 2025 gagal panen, Akibat perencanaan awal, kurang terencana, pada Senin (11/05/2025)Ketua Komisi II Amir Hamzah saat dikonfirmasi wartawan media ini, mengatakan, "seharusnya kita cukup tahu kalau curah hujan di Kabupaten Ogan Ilir ini cukup tinggi, seperti salah satu contoh di Kecamatan Sungai Pinang Lebak hampir 13 tahun tidak bisa tertanam padi, karena air pasang surut, mungkin disebabkan itu kurang lebih 1100 hektar lahan program cetak sawah tersebut tidak atau belum terealisasi pada tahun 2025 kemarin, ucapnya.Dilanjutkan, sedangkan lahan cetak sawah yang sudah sterilisasi, kurang lebih seluas 2664 hektar di Kabupaten Ogan Ilir tersebut, seperti contoh yang berada di Saka Tiga di pinggir jalan menuju Tanjung Senai, diduga Akibat tanggulnya kurang tinggi, sehingga pada saat air naik, sawah itu tenggelam hingga tidak terlihat lagi, memang kalau untuk yang itu, ada cetak sawahnya, jelasnya.Lebih lanjut, saya sebagai Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Ogan Ilir, menangapi, mengenai hal itu memang benar perencanaan awalnya, seketika dan langsung dilaksakan,"untuk program cetak sawah itu, seperti kurang terencana", terangnya.Lebih dalam, memang menurut perencanaan awal tim perencanaan itu sudah maksimal, akan tetapi untuk hal yang yang sering terjadi tentu kita tentu cukup tahu, kalau curah hujan di Kabupaten Ogan ilir, ini cukup tinggi seperti, salah satu contoh yang kita lihat sendiri di sejarah sakti cetak sawahnya ini, telah siap untuk di tanam tapi setelah mau tanam kondisi airnya luar biasa, seharusnya pihak pelaksana dari kegiatan tersebut dapat membaca keadaan situasi dan kondisi alam berdasarkan pengalaman sebelumnya, sedangkan, kita sangat tahu untuk kawasan Tanjung senai ini, jalan pun bisa banjir, hal ini tentu menjadi catatan khusus kami, tegasnya.Ditambahkan, tentu kami akan mencari solusi dan jalan keluarnya, dengan segera menyampaikan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ogan Ilir untuk dapat aktif mengawasi secara maksimal terhadap kegiatan-kegiatan pusat yang tentu kita sangat sayangkan, mengenai kejadian ini, imbuhnya.      

               

Terkait yang disebutkan oleh awak media mengenai pupuk Dolomid di dalam pemberitaan yang diduga tidak terurus, bahkan mungkin telah ada yang hilang, seperti salah satu contoh di Desa Tanjung Baru, ini sangat luar biasa dan berita ini baru saya dapatkan, ucapnya.Padahal pupuk Dolomid itu sangat diperlukan karena kita tahu untuk mengurangi asam tanah atau kadar asam di pertanian khususnya di kabupaten Ogan Ilir, jelas tanpa pupuk Dolamid itu, saya sangat yakin tidak akan berhasil, sebagus apapun tanamannya, kalau tidak disertai dolomid tentu panennya gagal, cetusnya.


Mengenai hal Ini, yang akan saya konfirmasikan nanti kepada ketua dan anggota di rapat komisi untuk memanggil pak Deddy selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kabupaten Ogan Ilir, 


Tentu akan dipertanyakan, kenapa ini tidak terurus, dan siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini, tentu akan kita minta pertanggungjawabannya supaya pupuk itu benar-benar telah sampai atau benar-benar telah di akomodir untuk kegiatan pemupukan untuk meningkatkan hasil pertanian, tutup Amir Hamzah Ketua Komisi  II Dprd Ogan Ilir.


Guna keberimbangan berita sebagai konsumsi publik, awak media ini pada esok harinya mendatangi Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ogan Ilir, untuk konfirmasi namun tidak bertemu Kepala Dinas Ketahanan dan pertanian, menurut staf yang bertugas di kantor tersebut, Kadis sedang tidak berada di kantor.


Sampai berita ini di terbitkan terkait program cetak sawah yang diduga perencanaan awal kurang terencana dan terkait pupuk Dolomid tidak terurus, belum ada tanggapan resmi dari Deddy Setiawan, S.H., M.M., Selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ogan Ilir.


Pengirim berita : (Aprianto)

Mei 12, 2026

Pemkab Lamtim Resmi Canangkan SE2026

Lampung Timur | Prokontra.news | – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai langkah besar memetakan kondisi riil dunia usaha sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi daerah ke depan.


Pencanangan dan sosialisasi SE2026 yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, dihadiri Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution, Kepala BPS Lampung Timur Zulkifli, perwakilan OPD, serta puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor, Rabu (13/05/2026).


Dalam sambutannya, Bupati Ela menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran dominan dalam menopang pertumbuhan ekonomi Lampung Timur. Ia menyebut kontribusi belanja pemerintah daerah melalui APBD hanya sekitar 4,32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.


“Yang paling besar justru konsumsi rumah tangga mencapai 63 persen, sedangkan investasi dari dunia usaha mencapai 29,27 persen. Artinya, pertumbuhan ekonomi Lampung Timur berada di pundak para pelaku usaha,” ujar Ela.


Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan data yang akurat dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan tahun 2027 agar lebih tepat sasaran.


“Data yang valid akan membantu kami menentukan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan data secara jujur dan lengkap,” katanya.


Ela juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan ramah bagi pelaku usaha maupun investor.


“Kalau ada kendala, saya terbuka 24 jam. Pemerintah daerah siap menjadi partner terbaik bagi investor dan pelaku usaha,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala BPS Lampung Timur Zulkifli menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan dilaksanakan setiap 10 tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam.


“Sensus Ekonomi 2026 merupakan pelaksanaan yang kelima sejak pertama kali digelar pada tahun 1986,” ujarnya.


SE2026 mengusung tema “Mencatat Ekonomi Indonesia” dengan cakupan seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar.


Menurut Zulkifli, data yang dihimpun nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh terkait struktur ekonomi daerah, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan, hingga kondisi sosial ekonomi rumah tangga pelaku usaha.


Untuk menyukseskan pendataan, BPS Lampung Timur akan menerjunkan sebanyak 1.237 mitra statistik yang akan melakukan pendataan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.


Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution menekankan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif para pelaku usaha dalam memberikan data yang benar dan lengkap.


“Data yang berkualitas berawal dari Bapak dan Ibu sekalian. Data ini akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam mengambil keputusan strategis yang manfaatnya kembali kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia juga memastikan bahwa seluruh data responden dijamin kerahasiaannya dan tidak akan digunakan di luar kepentingan statistik.


“BPS adalah lembaga statistik, bukan lembaga pajak. Semua data dilindungi undang-undang dan tidak akan digunakan untuk kepentingan lain di luar statistik,” tegasnya.


Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan BPS berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. (ADV)

Senin, 11 Mei 2026

Mei 11, 2026

Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tulang Barat 2026

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat menegaskan pentingnya profesionalitas, loyalitas, dan kinerja terukur bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat hasil Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Jabatan Fungsional di Ruang Rapat Bupati, pada Selasa (12/05/2026).Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat daerah, Ketua Dharma Wanita, insan pers, serta tamu undangan lainnya. Sebanyak 30 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, terdiri dari 26 pejabat Jabatan Fungsional dan 4 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik serta berharap mereka dapat segera menunjukkan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.“Saya berharap saudara-saudara sekalian dapat langsung memberikan outcome yang dapat menjadikan Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini lebih baik lagi,” ujarnya.Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier ASN, serta penyesuaian penempatan tugas sesuai potensi dan kemampuan masing-masing aparatur agar kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semakin optimal.Selain itu, pelantikan juga bertujuan memperkuat kinerja OPD dalam mendukung berbagai program percepatan pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Wakil Bupati menilai jabatan yang diemban para pejabat memiliki peran strategis, terutama dalam pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, hingga koordinasi antarinstansi.

“Saya mendorong saudara-saudara untuk senantiasa mendengarkan suara masyarakat, berinovasi dalam setiap kebijakan, dan bekerja sama dengan seluruh elemen untuk mewujudkan Tubaba yang lebih baik,” katanya.

‎Ia juga menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja pejabat akan terus dilakukan secara menyeluruh apabila hasil kerja yang ditunjukkan belum sesuai dengan harapan pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa ASN tidak hanya dituntut hadir secara administratif, tetapi juga wajib menunjukkan hasil kerja yang nyata dan terukur.

‎“Bukan hanya sekadar masuk mengisi absen, tetapi kita harus mempunyai kinerja yang terukur dan capaian-capaian dari target program pemerintah daerah,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menanamkan semangat pengabdian dan kecintaan terhadap profesi maupun daerah dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

‎“Bekerja dengan nilai, mengabdi dengan cinta. Kalau kita bekerja tanpa cinta terhadap profesi dan daerah kita, maka hasil kerja tidak akan maksimal,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk aktif menjadi bagian dari penyebarluasan informasi program-program pemerintah kepada masyarakat.

‎Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui berbagai program pembangunan maupun bantuan pemerintah yang tersedia, khususnya di sektor pertanian dan pelayanan masyarakat lainnya.

‎“Kita ini satu tim dalam kapal besar bernama Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jangan hanya terpaku pada tugas pokok dan fungsi masing-masing. Minimal ASN bisa menjadi corong informasi bagi masyarakat terkait program-program pemerintah daerah,” katanya.

‎Ia berharap seluruh jajaran ASN dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kinerja, pelayanan maksimal, serta dukungan aktif terhadap program pembangunan daerah.

‎“Kalau kinerja kita baik, maka kepercayaan dan partisipasi masyarakat juga akan meningkat. Karena itu mari bersama-sama menjaga, mempertahankan, dan meningkatkan prestasi yang telah kita capai demi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang Barat,” tutupnya. (Red)

Jumat, 08 Mei 2026

Mei 08, 2026

Tanggap Kondisi Kritis ! Dinas PUPR Ogan Ilir Cek Langsung " Jembatan di Sukarami "

Ogan Ilir | Prokontra.news | – Kondisi jembatan penghubung antar Dusun I dan Dusun II Desa Sukarami, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kini dinyatakan kritis dan berbahaya digunakan. Menindaklanjuti laporan  Pemerintah Desa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir H. Ruslan, S.T., M.M., M.T., melalui Kepala Bidang Bina Marga, ir H .Eko Randi Satria, ST.MM, turun langsung ke lokasi guna melakukan peninjauan teknis mendalam dan memastikan penanganan segera, pada Jum'at (08/05/2026).Kedatangan rombongan disambut Kepala Desa Sukarami, dan warga setempat. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses utama warga yang dipakai setiap hari untuk mengangkut hasil pertanian, keperluan sekolah, berobat maupun kegiatan ekonomi. Berdasarkan pemeriksaan teknis, terlihat pondasi tiang penyangga sudah me miring dan tergerus arus air,  serta rangka penopang mulai miring dan bergeser, sangat berisiko ambruk sewaktu-waktu di duga faktor Alam 

 

Kepala Desa Sukarami Bastomi  mengucapkan terima kasih atas respons sangat cepat dari Pemerintah Kabupaten. “Baru kemarin kami laporkan, hari ini sudah ditinjau langsung. Terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas PUPR H. Ruslan, S.T., M.M., M.T., yang menugaskan Bapak Ir. H. Eko Randi Satria, S.T., M.M., selaku penanggung jawab urusan jalan dan jembatan turun ke sini. Jembatan ini nyawa kami, kalau putus semua aktivitas warga akan lumpuh total," ujarnya .

 

Ir. H. Eko Randi Satria, S.T., M.M., menjelaskan, peninjauan ini dilakukan atas nama dan wewenang Kepala Dinas PUPR, sesuai tugas pokok dan fungsi Bidang Bina Marga yang bertanggung jawab mengurus pembangunan, pemeliharaan dan pengawasan seluruh jalan serta jembatan di wilayah Ogan Ilir. Beliau menegaskan kondisi jembatan masuk kategori DARURAT 

 

“Hasil cek lapangan: sudah tidak aman dilalui kendaraan bermotor apa pun. Sementara hanya boleh dilewati orang berjalan kaki saja sampai diperbaiki. Atas arahan Bapak Kepala Dinas H. Ruslan, S.T., MM., M.T., kami segera susun laporan teknis, rincian kerusakan dan rencana anggaran. Masalah ini kami jadikan prioritas utama: mulai pemasangan rambu bahaya, perbaikan darurat hingga rencana perbaikan supaya kokoh, aman dan awet dipakai jangka panjang.”

 

Hasil peninjauan akan segera dilaporkan kembali ke Kepala Dinas dan Pemerintah Kabupaten agar proses administrasi dan pencairan dana dipercepat, supaya pekerjaan bisa segera dimulai. Warga menyambut baik langkah ini dan berharap perbaikan berjalan lancar dan cepat selesai demi keselamatan bersama.


Pengirim berita : (Aprianto)

Kamis, 07 Mei 2026

Mei 07, 2026

Miris ! Diduga Rugi BUMDESMA Mutiara Tanjung Raja "Dibekukan"

Ogan Ilir | Prokontra.news | – Pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) pembahasan laporan tahunan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Mutiara Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir tahun 2025 berlangsung panas. Rapat yang digelar di Ruangan SKB Tanjung Raja tersebut berujung pada keputusan bulat untuk membekukan operasional lembaga tersebut, Kamis (7/05/2026).


Keputusan pembekuan ini disepakati bersama oleh seluruh peserta yang hadir, mulai dari Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tamu undangan. Langkah ini diambil lantaran dalam pengelolaannya, BUMDesma ini terus menerus mengalami kerugian setiap tahunnya.


Dalam rapat tersebut, para peserta mempertanyakan penyebab kerugian yang terus terjadi. Selain itu, juga menyoroti adanya penggunaan dua nomor rekening bank yang berbeda, meminta penjelasan apakah hal tersebut sudah sesuai dengan aturan pemerintah atau tidak.

 

Satu pertanyaan besar yang muncul adalah mengenai keberlanjutan pengelolaan aset, mengingat masih banyak nasabah yang menunggak pembayaran hingga mencapai angka miliaran rupiah, serta sisa saldo kas yang mencapai ratusan juta.

 

Menanggapi hal tersebut, Heri selaku Kepala Desa Talang Balai 1, menyampaikan keputusan sementara yang diambil dalam rapat.

 

"Keputusannya adalah membekukan rekening agar uang yang ada di kas tidak dicairkan lagi. Sedangkan uang yang masih ada di tangan nasabah agar segera ditagih," ujar Heri di lokasi.

 

Lebih lanjut dijelaskan, terkait pembagian aset baik berupa uang tunai, aset tetap, maupun piutang, belum diputuskan secara definitif.

 

"Untuk itu belum kami putuskan secara forum karena akan diadakan acara khusus lagi nantinya. Untuk penagihan kepada nasabah, kami menyiapkan 2 orang staf yang akan bertugas di kantor BUMDesma yang lama," paparnya.

 

 

Dari data yang diungkap, BUMDesma Mutiara ini menaungi kelompok nasabah yang cukup banyak.

 

"Menurut keterangan pengurus, yang aktif membayar sebanyak 36 kelompok. Sedangkan yang tidak aktif, itu yang harus kami pertanyakan karena kami belum tahu jumlah pastinya," tambah Heri.

 

Disebutkan juga, dana yang disalurkan kepada nasabah ini nilainya cukup besar, mencapai sekitar 2 Miliar rupiah, yang bersumber sejak masa program PMPM dulu.

 

"Harapan kita kedepannya, kejadian ini menjadi pelajaran bersama bahwa pengelolaan keuangan harus tepat dan transparan," pungkas Heri.

 

 

Sementara itu, Dewi Masyitoh S.E., selaku Direktur BUMDesma Mutiara memberikan tanggapan terkait hasil rapat tersebut.

 

"Acara hari ini walaupun agak tegang tapi tetap berjalan dengan lancar dan kondusif. Keputusannya memang BUMDesma Mutiara ini dibekukan sementara waktu," jelas Dewi Masyitoh S.E,.


Ia pun berharap agar para nasabah tetap menyadarkan kewajibannya. "Kita berharap agar para nasabah tetap membayar tunggakan-tunggakannya."

 

Untuk proses penagihan, disiapkan 2 orang personil dari unit DBM, dimana honor mereka, akan diambilkan dari kas.

 

Terkait alasan kerugian setiap tahun, Dewi Masyitoh SE,  mengakui adanya ketidakseimbangan arus kas. "Bisa jadi minus karena setiap tahunnya pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran. Untuk pengurus yang digaji ada sebanyak 7 orang," ungkapnya.

 

Mengenai adanya dua nomor rekening yang menjadi sorotan, ia mengaku sudah ada izin. "Itu untuk mempermudah operasional. Kami sudah konfirmasi kepada TA lalu kata TA boleh," jelasnya.

 

Namun ketika awak media menanyakan nama TA yang dimaksud, ia enggan menyebutkannya.


Pengirim berita : (Aprianto)

Mei 07, 2026

Pemkab Lamtim Perkuat Komitment Wujudkan Tata Kelola "Bersih, Transparan, Akuntabel"

Lampung Timur | Prokontra.news | - 
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Peningkatan Integritas bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digelar di Aula Utama Setdakab Lampung Timur, pada Kamis (7/5/2026).


Kegiatan itu dihadiri Kasatgas II.3 Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Untung Wicaksono, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, jajaran kepala OPD, Inspektorat, BPN, Sekretariat DPRD, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Menurutnya, visi besar menuju Lampung Timur yang lebih maju tidak mungkin dicapai tanpa kerja sama seluruh elemen pemerintahan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh perangkat daerah.


“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat. Semua pihak harus berjalan searah demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempertahankan capaian pembangunan yang sudah diraih,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyebut rakor tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan, baik secara internal maupun eksternal, khususnya terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK.


Ela mengatakan, pembinaan dan penguatan pemahaman kepada seluruh organisasi perangkat daerah menjadi langkah awal yang penting sebelum dilakukan pengawasan lebih lanjut.


“Melalui kegiatan ini, kita ingin seluruh OPD memiliki kesiapan yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memahami pentingnya integritas dalam bekerja,” kata Ela.


Ia juga menegaskan bahwa kedisiplinan administrasi, ketepatan waktu, dan kepatuhan terhadap indikator pengawasan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.


“Ke depan, tata kelola pemerintahan di Lampung Timur harus semakin baik, profesional, dan transparan. Tidak ada lagi istilah lampu kuning. Semua harus siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.


Rakor bersama KPK ini diharapkan menjadi momentum penguatan budaya integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Dengan pengawasan yang semakin kuat dan kolaborasi yang solid, pelayanan publik yang bersih, efektif, dan terpercaya diharapkan dapat terus terwujud demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. (ADV)

Rabu, 06 Mei 2026

Mei 06, 2026

Wabup Nadirsyah Lepas 147 Calon Jamaah Haji 1447 H/2026 M

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Sebanyak 147 calon jamaah haji asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dilepas oleh Wakil Bupati Nadirsyah Untuk berangkat menuju Tanah Suci, kegiatan tersebut dalam suasana haru dan penuh khidmat yang dilaksanakan di Kompleks Islamic Center, pada Rabu (06/05/2026) .Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah mengingatkan para jamaah bahwa keberhasilan meraih predikat haji mabrur tidak hanya ditentukan oleh hubungan dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga hubungan antar sesama jamaah.“Untuk mencapai predikat haji mabrur, tidak hanya urusan hubungan dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga harus bisa menjaga hubungan baik sesama rombongan. Terganggunya hubungan antar sesama jemaah dalam rombongan juga akan mengganggu kekhusyukan ibadah Bapak dan Ibu semua,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, mengingat cuaca yang sangat panas.“Cuaca di Tanah Suci saat ini sangat panas. Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada orang tua dan sahabat-sahabat jemaah semua untuk mempersiapkan segala perlengkapan dan menjaga kondisi kesehatan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah di sana,” tambahnya.Kepada para pendamping haji, Nadirsyah berpesan agar dapat memberikan perhatian maksimal kepada jamaah, terutama yang sudah lanjut usia.“Kepada seluruh pendamping jemaah haji khususnya dari Tubaba, untuk dapat intens memperhatikan baik dari kesehatannya, tertib berjalannya pelaksanaan ibadah hajinya, serta selalu mendampingi para calon jemaah. Mengingat banyak jemaah kita yang sudah sepuh, tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendamping,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tubaba, H. Efrizon Anwar, S.Ag., MH., menyampaikan data terkait jamaah yang diberangkatkan. Ia menyebutkan bahwa jamaah tertua dalam rombongan ini adalah Sumarjo Cokrojoyo (95 tahun) asal Indraloka, Kecamatan Way Kenanga, sedangkan jamaah termuda adalah Kisma Hana Almira (15 tahun) asal Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.Adapun total jamaah yang diberangkatkan berjumlah 147 orang, terdiri dari 81 jamaah pria dan 66 jamaah wanita. Seluruh jamaah tergabung dalam Kloter 18 bersama jamaah dari Kabupaten Way Kanan dan Lampung Tengah.


Para jamaah dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 433. Selama berada di Makkah, jamaah akan menempati wilayah Misfalah di Hotel Manazil Al-Khoir, sedangkan selama di Madinah akan menginap di Hotel Grand Plaza Madinah.


Pemkab Tubaba berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (Red)

Selasa, 05 Mei 2026

Mei 05, 2026

Wabup Azwar Hadi Hadiri Pisah Sambut Kejari Lamtim

Lampung Timur | Prokontra.news |  – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Timur dari Dr. Pofrizal, S.H., M.H., kepada Saptono, S.H., yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Selasa malam (05/05/2026).


Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, unsur Forkopimda Lampung Timur, sekda lamtim Rustam Effendy, jajaran Kejaksaan Negeri Lampung Timur, para Asisten, Staf Ahli, Inspektur, Kepala OPD, Ketua TP PKK Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi, para camat serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kajari Lampung Timur yang lama, Dr. Pofrizal, S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjabat.


Ia mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Forkopimda, serta seluruh OPD dan stakeholder terkait baik secara vertikal maupun horizontal.


“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan Forkopimda, seluruh OPD, serta stakeholder yang telah memberikan dukungan selama saya menjabat sebagai Kajari Lampung Timur,” ujarnya.


Pofrizal juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, ucapan, maupun tindakan yang kurang berkenan di hati para pihak.


“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf apabila selama bertugas ada kata atau tindakan kami yang kurang berkenan. Semoga yang kurang baik dapat dimaafkan dan yang baik dapat dikenang,” tambahnya.


Sementara itu, Kajari Lampung Timur yang baru, Saptono, S.H., dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat profesionalitas institusi kejaksaan.


Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan unsur Forkopimda agar Kejaksaan Negeri Lampung Timur dapat terus memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


“Kami ingin meningkatkan pelayanan publik agar institusi kejaksaan semakin profesional, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Untuk itu kami memohon dukungan dari Ibu Bupati, Forkopimda, serta seluruh pihak agar bersama-sama membawa Lampung Timur menjadi lebih maju dan lebih baik,” ungkap Saptono.


Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dr. Pofrizal, S.H., M.H. beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Kabupaten Lampung Timur.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Pofrizal beserta ibu atas pengabdian dan kolaborasi yang telah terbangun selama bertugas di Lampung Timur,” kata Bupati Ela.


Menurutnya, keberadaan Kejaksaan Negeri memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan ruang kontrol, evaluasi, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.


Bupati Ela juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajari Lampung Timur yang baru, Saptono, S.H., serta berharap kolaborasi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.


“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Saptono. Semoga kehadiran Bapak dapat memberikan warna baru serta memperkuat sinergi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur demi kemajuan daerah,” ujarnya.


Diakhir sambutannya, Bupati Ela juga mendoakan agar Dr. Pofrizal, S.H., M.H., yang akan melanjutkan tugas di tempat yang baru di Kejaksaan Tinggi Riau senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam karier serta pengabdiannya.


Acara pisah sambut berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan penyerahan cendera mata serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Kajari lama kepada Kabupaten Lampung Timur. (ADV)

Mei 05, 2026

Bupati Ela Siti Nuryamah Hadiri Pisah Sambut Kejari Lamtim

Lampung Timur | Prokontra.news | – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Timur dari Dr. Pofrizal, S.H., M.H. kepada Saptono, S.H. yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, pada Selasa malam (05/05/2026).


Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, unsur Forkopimda Lampung Timur, Sekda Lamtim Rustam Effendy, jajaran Kejaksaan Negeri Lampung Timur, para Asisten, Staf Ahli, Inspektur, Kepala OPD, Ketua TP PKK Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi, para Camat serta Tamu Undangan Lainnya.


Dalam sambutannya, Kajari Lampung Timur yang lama, Dr. Pofrizal, S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjabat.


Ia mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Forkopimda, serta seluruh OPD dan stakeholder terkait baik secara vertikal maupun horizontal.


“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan Forkopimda, seluruh OPD, serta stakeholder yang telah memberikan dukungan selama saya menjabat sebagai Kajari Lampung Timur,” ujarnya.


Pofrizal juga menyampaikan, permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, ucapan, maupun tindakan yang kurang berkenan di hati para pihak.


“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf apabila selama bertugas ada kata atau tindakan kami yang kurang berkenan. Semoga yang kurang baik dapat dimaafkan dan yang baik dapat dikenang,” tambahnya.


Sementara itu, Kajari Lampung Timur yang baru, Saptono, S.H., dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat profesionalitas institusi kejaksaan.


Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan unsur Forkopimda agar Kejaksaan Negeri Lampung Timur dapat terus memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


“Kami ingin meningkatkan pelayanan publik agar institusi kejaksaan semakin profesional, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Untuk itu kami memohon dukungan dari Ibu Bupati, Forkopimda, serta seluruh pihak agar bersama-sama membawa Lampung Timur menjadi lebih maju dan lebih baik,” ungkap Saptono.


Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dr. Pofrizal, S.H., M.H. beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Kabupaten Lampung Timur.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Pofrizal beserta ibu atas pengabdian dan kolaborasi yang telah terbangun selama bertugas di Lampung Timur,” kata Bupati Ela.


Menurutnya, keberadaan Kejaksaan Negeri memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan ruang kontrol, evaluasi, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.


Bupati Ela juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajari Lampung Timur yang baru, Saptono, S.H., serta berharap kolaborasi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.


“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Saptono. Semoga kehadiran Bapak dapat memberikan warna baru serta memperkuat sinergi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur demi kemajuan daerah,” ujarnya.


Di akhir sambutannya, Bupati Ela juga mendoakan agar Dr. Pofrizal, S.H., M.H., yang akan melanjutkan tugas di tempat yang baru di Kejaksaan Tinggi Riau senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam karier serta pengabdiannya.


Acara pisah sambut berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan penyerahan cendera mata serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Kajari lama kepada Kabupaten Lampung Timur.  (ADV)

Senin, 04 Mei 2026

Mei 04, 2026

Wabup Nadirsyah Apresiasi dan Lepas Mirza Irawan Jabat Kepala BPKAD Provinsi Lampung

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news| – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi melepas Mirza Irawan Dwi Atmaja, S.Sos., M.M., untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat sekaligus penuh haru ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, pada Selasa (05/05/2026).Mirza Irawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Tubaba, terpilih mengisi posisi strategis di tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi yang ketat.Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah mengungkapkan rasa bangga sekaligus kehilangan atas beralihnya salah satu putra terbaik daerah ke lingkup Pemerintah Provinsi. Menurut Nadirsyah, Mirza adalah sosok yang telah memberikan dedikasi penuh bagi pembangunan Tubaba selama 14 tahun terakhir."Atas nama pemerintah daerah, kami merasa kehilangan salah satu sumber daya manusia terbaik. Namun, karena ini merupakan amanah dan bentuk promosi, dengan berat hati sekaligus bangga, kami harus merelakan Pak Mirza untuk mengabdi di level yang lebih luas," ujar Nadirsyah di hadapan jajaran pejabat yang hadir.Wabup juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian Mirza yang telah membersamai Kabupaten Tubaba sejak awal masa pertumbuhannya. "Empat belas tahun adalah waktu yang panjang. Banyak tenaga, pikiran, dan waktu yang telah dikorbankan untuk kemajuan bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini," tambahnya.Selain memberikan ucapan selamat, Nadirsyah juga menitipkan harapan besar kepada Mirza Irawan di posisinya yang baru. Ia berharap koordinasi antara Pemkab Tubaba dan Pemprov Lampung, khususnya dalam sektor keuangan, dapat semakin erat.Salah satu poin yang ditekankan adalah mengenai penyelesaian Dana Bagi Hasil (DBH). "Semangatnya harus tetap semangat Tubaba. Kami berharap poin-poin yang belum tuntas terkait keuangan daerah bisa menjadi atensi khusus bagi Pak Mirza di Provinsi nanti," tegasnya.Sementara itu, Mirza Irawan dalam penyampaiannya mengaku sangat terkesan dengan perjalanan kariernya di Tubaba. Didampingi sang istri, ia menyebut Tubaba bukan sekadar tempat bekerja, melainkan tempat yang membentuk karakter dan pola pikirnya sebagai seorang birokrat."Dalam 14 tahun ini, Tubaba telah membentuk siapa saya hari ini. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada komunikasi yang tersumbat atau tindakan yang kurang berkenan selama saya bertugas," ungkap Mirza.

Terkait tugas barunya, Mirza berkomitmen untuk menjaga silaturahmi dan profesionalitas, termasuk dalam mengawal urusan DBH kabupaten/kota di Lampung agar dapat berjalan sesuai mekanisme yang diharapkan.


Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tubaba, Asisten I dan II, jajaran Staf Ahli Bupati, serta seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemkab Tubaba.

Meskipun dilaksanakan secara sederhana dengan suasana santai, kegiatan ini menjadi simbol penghormatan atas pengabdian panjang Mirza Irawan sebelum resmi bertugas di pusat pemerintahan Provinsi Lampung. (Red)