Breaking news

Senin, 09 Februari 2026

Kadis DLH OI : Seluruh Dapur SPPG/MBG Dapat Penuhi IPAL " Standar BGN "

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang merupakan program strategis Pemerintah Pusat, Senin (9/2/2026).


Berdasarkan data Januari 2026, sebanyak 39 unit dapur SPPG / MBG telah beroperasi di Kabupaten Ogan Ilir. Seiring dengan berjalannya program tersebut, DLH Ogan Ilir terus melakukan pendampingan agar seluruh dapur MBG memenuhi ketentuan pengelolaan lingkungan, khususnya terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan bahwa setiap kegiatan usaha, termasuk dapur MBG, perlu dilengkapi persetujuan lingkungan sebagai langkah preventif untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah potensi pencemaran.


“ Pengelolaan limbah yang baik dan ramah lingkungan menjadi bagian penting dari keberhasilan program MBG. Oleh karena itu, DLH siap mendampingi dapur MBG agar seluruh persyaratan lingkungan dapat terpenuhi,” ujarnya.


DLH Ogan Ilir menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat pembinaan dan kolaboratif, sejalan dengan semangat mendukung program nasional. Bagi dapur MBG yang masih dalam proses melengkapi IPAL, pemerintah daerah akan membantu penyelesaian secara bertahap agar seluruh SPPG dapat beroperasi sesuai standar yang ditetapkan.


Selain itu, DLH Kabupaten Ogan Ilir juga berharap jumlah dapur MBG di wilayah tersebut terus bertambah, sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas. Program MBG diharapkan mampu menjangkau anak balita dan peserta didik di seluruh Kabupaten Ogan Ilir, sebagaimana visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.


Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan lingkungan, DLH Ogan Ilir tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi. Apabila di kemudian hari ditemukan pengelolaan limbah yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, langkah administratif akan ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku.


Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pengelola dapur MBG, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ogan Ilir diharapkan dapat berjalan optimal, berkelanjutan, serta tetap menjaga kualitas lingkungan hidup. (Red)