Breaking news

Tampilkan postingan dengan label .pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label .pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2026

Maret 12, 2026

Manfaatkan ! Wabup Nadirsyah Dorong Warga Tubaba Kerja Bersama PT. SGC ‎

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang kerja yang dibuka oleh perusahaan perkebunan tebu PT. Sugar Group Companies (SGC). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi peluang kerja bagi masyarakat yang digelar di Balai Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, pada Kamis (12/03/2026).Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat Tubaba melalui kemitraan dengan perusahaan di sektor perkebunan tebu. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan penjelasan mengenai sejumlah posisi pekerjaan yang tersedia, di antaranya operator grab loader, operator traktor, mill boiler, process house, serta tenaga penebang tebu dengan sistem tebang ikat harian.Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam membuka akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat.Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong berbagai bentuk kerja sama dengan dunia usaha agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup.Menurutnya, peluang kerja yang ditawarkan oleh perusahaan seperti SGC perlu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mencari pekerjaan.

‎“Pemerintah daerah tentu menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya serta bekerja dengan penuh tanggung jawab dan disiplin,” ujar Nadirsyah.


‎Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya peluang kerja tersebut, diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Tulang Bawang Barat.


‎Dalam kegiatan tersebut, perwakilan SGC, Ir. Sulis Prapto, menjelaskan mengenai potensi penghasilan bagi para pekerja mitra penebang tebu. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa estimasi penghasilan yang dapat diperoleh pekerja sekitar Rp121.909 per hari. Apabila bekerja selama 25 hari dalam satu bulan, maka estimasi penghasilan yang diterima sekitar Rp3.047.725, sedangkan jika bekerja hingga 30 hari dalam satu bulan, penghasilan yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp3.657.270.


‎Selain potensi penghasilan tersebut, perusahaan juga memberikan sejumlah fasilitas bagi pekerja tebang ikat harian. Di antaranya pekerja akan didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja. Peralatan kerja berupa golok juga disediakan oleh perusahaan dengan sistem dipinjamkan kepada para pekerja.


‎Untuk mendukung mobilitas menuju lokasi kerja, perusahaan juga memberikan uang transportasi sebesar Rp20.000 per hari yang dibayarkan setiap satu minggu sekali kepada pemilik kendaraan atau pihak yang bertanggung jawab mengantar rombongan pekerja.


‎Adapun sistem kerja yang diterapkan bersifat lepas atau borongan, di mana satu rombongan pekerja dalam satu mobil mendapatkan nilai borongan sebesar Rp420.000 yang diserahkan kepada pemilik mobil atau penanggung jawab rombongan untuk kemudian dibagi kepada para pekerja.


‎Selain itu, pihak perusahaan juga menjelaskan sejumlah persyaratan bagi pelamar, di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia maksimal 45 tahun, memiliki nomor WhatsApp aktif, serta memenuhi ketentuan lain sesuai dengan posisi pekerjaan yang dilamar.


Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.


‎Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia, sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut. (Red)

Rabu, 11 Maret 2026

Maret 11, 2026

‎Sosialisasi ! Wabup Nadirsyah: Warga Tubaba Dapat Kesempatan Kerja Bersama SGC " Penebang Tebu Hingga Rp 3,6 Juta "

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Perusahaan perkebunan tebu Sugar Group Companies (SGC) membuka peluang kerja bagi masyarakat sebagai penebang tebu dengan potensi penghasilan hingga sekitar Rp3,6 juta per bulan. Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, Nadirsyah bersama pihak SGC di Balai Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten setempat, pada Rabu (11/03/2026).Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat Tubaba melalui kemitraan dengan perusahaan di sektor perkebunan tebu. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan penjelasan mengenai sejumlah posisi pekerjaan yang dibuka, di antaranya operator grab loader, operator traktor, mill boiler, process house, serta tenaga penebang tebu dengan sistem tebang ikat harian.Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah menyampaikan apresiasinya kepada Sugar Group Companies (SGC) yang telah membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kehadiran perusahaan yang memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat daerah merupakan langkah positif dalam membantu mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan industri, guna membuka akses lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia serta memahami mekanisme kerja yang ditawarkan oleh perusahaan.


‎“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Pemerintah daerah tentu mendukung setiap upaya yang dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat Tubaba dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

‎Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat yang berminat untuk bekerja agar mempersiapkan diri dengan baik serta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak perusahaan. Dengan begitu, kerja sama antara masyarakat dan perusahaan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi semua pihak.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan SGC,Ir. Sulis Prapto, menjelaskan mengenai potensi penghasilan bagi para pekerja mitra penebang tebu. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa estimasi penghasilan yang dapat diperoleh pekerja sekitar Rp121.909 per hari. Apabila bekerja selama 25 hari dalam satu bulan, maka estimasi penghasilan yang diterima sekitar Rp3.047.725, sedangkan jika bekerja hingga 30 hari dalam satu bulan, penghasilan yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp3.657.270.

‎Selain potensi penghasilan tersebut, perusahaan juga memberikan sejumlah fasilitas bagi pekerja tebang ikat harian. Di antaranya pekerja akan didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja. Peralatan kerja berupa golok juga disediakan oleh perusahaan dengan sistem dipinjamkan kepada para pekerja.

‎Untuk mendukung mobilitas menuju lokasi kerja, perusahaan juga memberikan uang transportasi sebesar Rp20.000 per hari, yang dibayarkan setiap satu minggu sekali kepada pemilik kendaraan atau pihak yang bertanggung jawab mengantar rombongan pekerja.

Adapun sistem kerja yang diterapkan bersifat lepas atau borongan, di mana satu rombongan pekerja dalam satu mobil mendapatkan nilai borongan sebesar Rp420.000 yang diserahkan kepada pemilik mobil atau penanggung jawab rombongan untuk kemudian dibagi kepada para pekerja.

‎Selain itu, pihak perusahaan juga menjelaskan sejumlah persyaratan bagi pelamar, di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia maksimal 45 tahun, memiliki nomor WhatsApp aktif, serta memenuhi ketentuan lain sesuai dengan posisi pekerjaan yang dilamar.

Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.

‎Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia, sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut.  (Red)

Selasa, 10 Maret 2026

Maret 10, 2026

‎Sosialisasi ! Wabup Nadirsyah : Lowongan Kerja Mitra Tebang Tebu Bersama SGC

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Nadirsyah bersama pihak Sugar Group Companies (SGC) melaksanakan sosialisasi mitra lowongan kerja bagi masyarakat yang berminat menjadi penebang tebu. Kegiatan tersebut digelar di Balai Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tubaba, pada Selasa (10/03/2025).Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat Tubaba melalui kemitraan dengan perusahaan di sektor perkebunan tebu. Dalam kesempatan itu, masyarakat diberikan penjelasan mengenai berbagai posisi pekerjaan yang dibuka, di antaranya operator grab loader, operator traktor, mill boiler, hingga process house.Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu membuka akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang kerja yang tersedia. Kerja sama dengan pihak perusahaan seperti SGC diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tubaba,” ujarnya.

‎Dalam kegiatan tersebut  Perwakilan Sugar Group Companies, Ir.Sulis Prapto,menjelaskan, mengenai potensi penghasilan bagi para pekerja mitra penebang tebu. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa estimasi penghasilan yang dapat diperoleh pekerja sekitar Rp121.909 per hari. Apabila bekerja selama 25 hari dalam satu bulan, maka estimasi penghasilan yang diterima sekitar Rp3.047.725, sedangkan jika bekerja hingga 30 hari dalam satu bulan, penghasilan yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp3.657.270.

‎Selain itu juga juga, menjelaskan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar, seperti sehat jasmani dan rohani, maksimal usia 45 tahun, memiliki nomor WhatsApp aktif, serta beberapa ketentuan lain sesuai dengan posisi pekerjaan yang dilamar.

‎Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Tubaba dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia, sekaligus mendorong peningkatan kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. (Red)

Maret 10, 2026

Wabup Nadirsyah Tinjau Pembangunan Batalyon TNI AD di Tiyuh Pagar Dewa Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, bersama Komandan Kodim 0412 Lampung Utara, Letkol Inf. Rony Faturohman dan Stakeholder terkait meninjau Calon lokasi Markas Komando (Mako) Batalyon TNI AD di Tiyuh Bujung Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, pada Selasa (10/3/2026).Dalam pertemuan tersebut, Nadirsyah menyampaikan bahwa pembangunan batalyon merupakan program TNI di bawah wilayah hukum Pangdam Raden Intan yang merencanakan pembangunan enam batalyon di sejumlah kabupaten/kota di wilayah Lampung.Menurutnya, pemerintah daerah menyambut baik rencana tersebut karena diyakini dapat mendorong pertumbuhan wilayah serta meningkatkan keamanan, khususnya di jalur penghubung wilayah utara dan selatan Kabupaten Tubaba yang selama ini masih didominasi kawasan perkebunan dan relatif sepi.“Program ini merupakan program pemerintah pusat melalui TNI yang harus kita dukung bersama, karena kehadiran batalyon nantinya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan kemajuan wilayah, khususnya di Kecamatan Pagar Dewa,” ujar Nadirsyah.Ia juga menjelaskan bahwa untuk pembangunan satu batalyon TNI AD dibutuhkan lahan minimal seluas sekitar 50 hektare. Oleh karena itu, pemerintah daerah saat ini terus berupaya menyiapkan lokasi yang memenuhi persyaratan tersebut.Sementara itu, Dandim 0412 Lampung Utara, Letkol Inf. Rony Faturohman, menjelaskan bahwa pembangunan batalyon tersebut merupakan bagian dari rencana strategis TNI untuk memperkuat pertahanan wilayah.Beberapa opsi lokasi yang tengah dibahas antara lain lahan hibah dari pihak swasta seluas sekitar 72 hektare, serta lahan HGU milik perusahaan yang masa berlakunya telah berakhir pada tahun 2024 dan berpotensi kembali menjadi aset negara.Sejauh ini, Pemkab Tubaba telah mengusulkan lahan yang berada di Tiyuh Bujung Dewa, Kec. Pagar Dewa sebagai alternatif lokasi pembangunan batalyon. Untuk lahan yang diusulkan tersebut, masyarakat pada prinsipnya telah menyatakan persetujuan untuk pembebasan lahan, meskipun saat ini masih terdapat sedikit kendala pada sebagian lahan yang masih ditanami tanaman perkebunan milik masyarakat.Apabila usulan pembangunan dapat diajukan pada tahun 2026, pembangunan batalyon diharapkan dapat segera direalisasikan.Pemerintah daerah pun mengajak seluruh unsur masyarakat, tokoh adat, serta kepala tiyuh di Kecamatan Pagar Dewa untuk bersama-sama mendukung rencana pembangunan tersebut demi percepatan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Tubaba. (Red)

Sabtu, 07 Maret 2026

Maret 07, 2026

Diduga Rusak ! Hasil Tidak Maksimal Warga Masyarakat Kecewa, Kades UKL: Jalan Belum Terverifikasi

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Warga masyarakat Desa Ulak Kerbau Lama (UKL), Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangat kecewa dengan hasil dan proses pekerjaan jalan yang mengunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 yang dikerjakan di tahun 2026 belum tersertifikasi, diduga rusak bahkan dalam proses pelaksanaannya tidak ada papan proyek.Salah satu warga masyarakat setempat berinisial (R) ketika dikonfirmasi wartawan media ini, mengatakan, ya kalau memang  itu bangunan memakai Dana Desa (DD), dan pada saat pelaksanaan pengerjaan tidak tidak ada papan proyek  itu artinya azas keterbukaan informasi untuk publik itu tidak ada, ucapnya.Lebih lanjut, pekerjaan ini berasal dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 baru dilaksanakan pembangunannya pada bulan februari tahun 2026, sedangkan pencairan dananya itu sudah terlaksana di tahun 2025, lebih mirisnya hasil pekerjaan belum berumur 10 hari sudah mulai retak bahkan sebelum umur 1 bulan bangunan sudah ada yang hancur, ungkap warga ( Via whatsApp ).


Agar lebih jelas awak media langsung mendatangi lokasi proyek jalan tersebut, terlihat jelas hasil pekerjaan jalan sudah ada yang retak dan pecah -pecah.


Kepada awak media warga masyarakat sekitar pun menjelaskan " Kami tadak tahu saat datang conblok ini, bukan usulan kami ", dan kalau ini pasti tidak akan tahan apalagi dilintasi mobil karena selama ini di Cor Beton," papar warga setempat.


Untuk diketahui, kalau jalan ini belum lama dikerjakan namun hasilnya lihatlah sendiri, " sudah banyak yang retak dan pecah-pecah ", umurnya belum sampai satu bulan, keluh warga setempat.


"Kami tidak ada yang mengusul, kalau datang conblok kalau ingin murah ya conblok", dan ini mudah hancur lembut, pastinya kami berharap yang bagus bukan sebaliknya, ungkap warga masyarakat sekitar.


Kepala Desa (Kades) Ulak Kerbau Lama, Aldi kepada awak media saat berada di rumahnya, mengatakan, mengenai pembangunan Dana Desa (DD) tahun 2025 namun dikerjakan 2026, " Pertama pada prosesnya itu memang benar angaran tahun 2025, namun terkait polemik terjadi di tengah warga masyarakat, karna di awal sebelumnya itu jalan rambat beton, lalu  ada masukan-masukan dari warga masyarakat kalau di rambat beton akan ada peninggian jalan minimal 15 centi, dan warga di sana tidak setuju untuk pembanguan rambat beton, terangnya, pada Selasa (03/03/2026).


Kades Aldi menambahkan, kenapa warga masyarakat tidak setuju untuk di rambat beton, sebab jika ada kerusakan maka di tahun mendatang akan dianggarkan lagi rambat beton tentu akan terus meningkat ketinggian jalan tersebut, imbuhnya.


Lebih lanjut, maka ada solusi kemarin dibangunkan conblok jika ada kerusakan satu dua maka bisa langsung bisa di ganti, sesuai dengan hasil pertimbangan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Dusun (Kadus) itu di setujui lah," papar Kades Aldi.


Kades Aldi disingung soal jalan sudah ada retak, jawabnya, " itu kan lagi masa pengawasan, sertifikasi saja lagi belum, disitu artinya masih perlu diperbaiki, kemarin saja sudah ada yang lapor,  ada sebagian ris dipinggir itu retak tentu akan diperbaiki, dan mengenai papan plang proyek itu sebenarnya ada dan dipasang  pada waktu pengerjaan, namun disini banyak anak-anak kecil sekolah itu mudah dijangkau mereka, akhirnya di ambil oleh anak- anak kecil disitu, ucapnya.


Kades Aldi, mengenai disebut kan kalau warga masyarakat di sana tidak mengusulkan conblok, karena disitu, ada yang setuju conblok dan ada juga yang setuju cor beton, sebab tidak semua setuju adanya conblok atau rambat beton, " kami selaku pemerintah dengan pemikiran-pemikiran dan asumsi yang diberikan kepada kami ", Rambat beton perlu perbaikan dan susah nantinya sebab di tahun yang akan datang, tentu pekerjaan tersebut dianggarkan kembali, maka otomatis akan meninggi jalan itu, maka lebih baik conblok karna perawatannya mudah," Disana jalan itu, tidak di lewati mobil cuma ada warga masyarakat di sana yang punya mobil 2 Sampai 3 lah ", tutupnya.


Pengirim berita : (Aprianto)

Jumat, 06 Maret 2026

Maret 06, 2026

Peduli Peserta Didik ! SDN 3 Tuba Udik Tubaba Bagikan Sembako

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - SDN 3 Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggelar kegiatan agenda rutin Pemberian Sembako di Bulan Suci Ramadhan penuh berkah kepada Siswa dan Siswi yang kurang mampu, sebagai bentuk dan wujud nyata peduli kesejahteraan kepada peserta didik, pada Rabu (04/3/2026).


Kepala Sekolah SDN 3 Tulang Bawang Udik, Ida Riyani S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sekolah terhadap kondisi dan keadaan wali murid yang tidak mampu, jelasnya.


“ Kami berharap bantuan ini dapat bisa meringankan beban keluarga siswa dan memberikan semangat bagi mereka untuk terus belajar dengan tekun. Pendidikan adalah hak semua anak, dan kami ingin memastikan bahwa siswa kami tidak terhambat karena faktor ekonomi,” paparnya.


Pembina Dewan Guru, Inguan S.Pd, menambahkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan pengurus  Ketua Komite dalam proses pendataan dan pendistribusian bantuan, sehingga menumbuhkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa-siswi yang tidak mampu, imbuhnya.


Selanjutnya, Robensyah, salah satu wali siswa penerima bantuan mengungkapkan rasa terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak sekolah, " Saya sangat berterima kasih kepada seluruh dewan Guru di SDN 3 Tulang Bawang Udik yang di sekolah dan semua pihak yang telah membantu, karna bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang tidak mampu, ucapnya. 


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Program Pembagian Sembako ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk ikut serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat masarakat, tutupnya.


Perlu diketahui kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN 3 Tulang Bawang Udik Ida Riyani S.Pd., Pembina Dewan Guru Inguan S.Pd, dan Siswa - siswi  penerima bantuan serta Para Tamu Undangan lainnya.


Pengirim berita : (Robensyah)

Rabu, 04 Maret 2026

Maret 04, 2026

Sinergi Musrenbang 2027 ! Gubernur Lampung dan Bupati Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara yang gelar di Aula Lantai III Sekretariat Pemkab Tubaba, ini menjadi momentum krusial sinkronisasi kebijakan pusat, provinsi, dan daerah, pada Rabu (04/03/2026).Hadir langsung dalam agenda tersebut Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., yang disambut oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Nadirsyah dan jajaran Forkopimda.Dalam laporannya, Bupati Novriwan Jaya mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap percepatan pembangunan di "Bumi Ragem Sai Mangi Wawai". Ia menyoroti kemajuan sektor infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat."Tahun 2026 ini, Tubaba mendapatkan alokasi untuk tujuh ruas jalan strategis. Salah satu yang paling dinantikan adalah ruas Penumangan–Unit 6. Ini suntikan semangat luar biasa bagi konektivitas antarwilayah kami," ujar Novriwan.Tak hanya fisik, sektor kesehatan juga bertransformasi. Dengan kucuran dana pusat senilai Rp130 miliar, RSUD Tubaba kini bersiap menjadi rumah sakit rujukan unggulan. Saat ini, fasilitas tersebut telah mampu melayani lebih dari 200 pasien rutin cuci darah (hemodialisa) dan fokus pada penanganan penyakit kronis (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi).

​Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam arahannya menekankan bahwa wewenang yang dimiliki pemerintah harus bermuara pada pelayanan rakyat. Ia secara khusus menyoroti potensi ekonomi masif dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Anggaran MBG di Tubaba mencapai Rp497,7 miliar. Jika dibagi ke 100 desa, artinya ada potensi Rp 4 miliar yang mengalir ke tiap desa per tahun. Kepala Tiuh (Kepala Desa) harus cerdas; jangan sampai bahan bakunya diambil dari luar Tubaba. UMKM dan petani lokal harus menjadi pemain utama," tegas Gubernur.

Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga nilai tambah komoditas unggulan seperti singkong dan jagung agar tidak sekadar menjadi bahan mentah yang keluar daerah tanpa memberikan dampak ekonomi maksimal bagi petani lokal.

​Sebagai solusi atas fluktuasi harga komoditas, Pemerintah Provinsi Lampung memperkenalkan program Koperasi Desa Merah Putih. Program ini bertujuan memutus rantai tengkulak luar daerah dengan menyediakan armada transportasi sendiri dan menjaga stabilitas harga di tingkat desa.

Gubernur juga menjanjikan dukungan nyata berupa pemberian Pupuk Organik Cair (POC) yang diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas lahan hingga 15-20%. Selain itu, bantuan mesin pengering (dryer) berkapasitas 20 ton akan dialokasikan untuk menjaga kualitas panen jagung dan padi saat harga pasar sedang tidak stabil.

​Di penghujung acara, Gubernur memberikan kabar baik berupa pemberian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 10 juta per-desa untuk mendukung program "Desa Maju". Ia juga menitipkan pesan mendalam mengenai kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Saya minta Pak Bupati dan para Kepala Tiyuh, jangan sampai ada anak di Tubaba yang putus sekolah. Semua harus tuntas minimal hingga jenjang SMA," pungkasnya.

Musrenbang ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi Tubaba untuk mencapai target makro ekonomi tahun 2027, selaras dengan visi Lampung Maju dan program ketahanan pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekda Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., Jajaran Forkopimda, Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Sekda Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan Seluruh Camat serta  Kepala Tiyuh se- Kabupaten Tubaba. (Red)

Selasa, 03 Maret 2026

Maret 03, 2026

Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PT. PLN (Persero) Bagi Warga Pra-Sejahtera

Bandar Lampung | Prokontra.news | - Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi komitmen PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dalam menghadirkan terang dan harapan bagi masyarakat pra sejahtera melalui program Light Up The Dream yang digelar di Kelurahan Sawah Brebes, Bandar Lampung, pada Rabu (4/3/2026).


Kegiatan yang dirangkaikan dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dalam membantu masyarakat mendapatkan sambungan listrik gratis.


Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperluas akses kelistrikan di Provinsi Lampung.


“Alhamdulillah, akses listrik di Provinsi Lampung terus menunjukkan kemajuan signifikan. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi telah mencapai 99,85 persen. 


Artinya, hampir seluruh rumah tangga di Lampung telah menikmati layanan listrik PLN. Ini adalah capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujar Jihan.


Ia menambahkan, hingga saat ini lebih dari 2,6 juta pelanggan telah dilayani PLN di wilayah Lampung. Menurutnya, kehadiran listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas ekonomi keluarga, pendidikan anak, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.


“Program Light Up The Dream menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang menghadirkan keadilan energi dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci mewujudkan Lampung yang maju, inklusif, dan sejahtera,” tegasnya.


Jihan juga berharap program tersebut dapat terus diperluas, terutama menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan kawasan yang memiliki tantangan administratif, sehingga seluruh warga Lampung dapat menikmati hak dasar atas energi listrik.


Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Rizki Muhammad, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan kolaborasi pegawai PLN bersama YBM PLN untuk menyalurkan amanah dan kepedulian kepada masyarakat pra sejahtera.


“Pada hari ini, PLN memberikan sambungan listrik gratis kepada 34 keluarga di Provinsi Lampung. Insya Allah hingga akhir bulan akan bertambah menjadi 70 keluarga. Secara nasional, hari ini dilakukan penyalaan serentak kepada 2.150 penerima manfaat, dan sejak 2020 telah mencapai 44.000 keluarga,” jelas Rizki.


Khusus di Provinsi Lampung, selama lima tahun terakhir, PLN telah menyalurkan sambungan listrik gratis kepada lebih dari 750 keluarga pra sejahtera.


Salah satu penerima manfaat adalah Ridho Jaya Umbara, warga Kelurahan Sawah Brebes yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring. Selama kurang lebih 10 tahun, Ridho dan keluarganya menyalur listrik dari tetangga. Kini, melalui program tersebut, rumahnya resmi memiliki sambungan listrik sendiri.


“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat Pak Ridho dan keluarga dalam meningkatkan perekonomian,” ujar Rizki.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela didampingi General Manager PLN UID Lampung secara simbolis menyalakan meteran listrik di kediaman Ridho Jaya Umbara, serta mengikuti penyalaan listrik serentak nasional secara virtual.


Momentum Ramadan pun menjadi penguat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Pemerintah Provinsi Lampung optimistis, dengan kolaborasi yang terus diperkuat, akses energi yang merata akan semakin mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Lampung. (Marwan).

Maret 03, 2026

Pemprov Lampung Awasi dan Pastikan Harga serta Kualitas Pangan Stabil

Bandar Lampung | Prokontra.news | -  Pemerintah Provinsi Lampung menggelar pengecekan harga bahan pokok, ketersediaan pasokan, dan pengawasan bahan pangan yang dilakukan oleh Tim gabungan di dua pasar di Kota Bandar Lampung. Langkah strategis ini diambil guna mengendalikan laju inflasi sekaligus memastikan ketersediaan dan keamanan pangan pada bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, pada Rabu (4/3/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela tersebut menyasar Pasar Tradisional Kangkung di Kecamatan Telukbetung Selatan dan ritel modern Chandra Department Store di Tanjungkarang Timur. Dalam peninjauan ini, Wagub Jihan didampingi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta instansi vertikal seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


Secara umum, harga dan ketersediaan komoditas pangan di kedua lokasi terpantau aman dan terkendali. Namun, Wagub Jihan mencatat adanya sedikit fluktuasi harga pada beberapa komoditas pokok.


"Alhamdulillah di ritel tradisional dan modern kita temukan harga relatif stabil. Ada beberapa komoditas seperti cabai rawit dan beras medium yang sedikit naik, namun pasokannya dipastikan cukup sampai menjelang hari raya," ujar Wagub di sela-sela kegiatannya.


Selain memantau stabilitas harga, fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan keamanan bahan pangan segar yang beredar. Bersama BPOM, tim melakukan tes cepat (rapid test) terhadap sejumlah sampel komoditas, mulai dari sayuran, buah, bumbu dapur, daging, hingga ikan.


Adapun, hasil dari semua pengujian di lapangan membawa kabar baik bagi konsumen. "Tadi yang kita uji semuanya aman. Ikan-ikanan, daging, hingga ikan asin dinyatakan negatif dari formalin atau bahan pengawet berbahaya lainnya," tutur Wagub.


Meski bahan pangan segar tergolong aman, tim gabungan justru menemukan temuan pelanggaran pada produk olahan dan kemasan di ritel modern. Petugas mendapati produk makanan beku (frozen food) yang belum mengantongi izin edar resmi BPOM dan belum memiliki nomor PIRT (Produksi Pangan Industri Rumah Tangga).


Tak hanya itu, petugas juga menemukan produk dengan kondisi fisik yang tidak layak jual, seperti kemasan makanan kaleng yang penyok dan karton susu yang sudah rusak. Menanggapi temuan ini, Wagub langsung mengambil tindakan tegas di lokasi.


"Kita minta pihak ritel modern untuk menarik dan meretur dulu barang yang belum ada izin edar atau kemasannya rusak. Temuan produk kaleng yang penyok tidak diperbolehkan untuk diedarkan," tegas Jihan yang langsung disanggupi oleh perwakilan manajemen ritel.


Pengawasan ketat dan penarikan langsung produk bermasalah ini berdampak positif dalam memberikan perlindungan konsumen menjelang Lebaran. Masyarakat kini dapat berbelanja dengan rasa aman, tanpa perlu khawatir akan kelangkaan pasokan atau risiko kesehatan dari produk pangan yang tak berizin.


Lebih jauh, kepastian tersedianya pasokan berkualitas ini mampu menjaga daya beli masyarakat selama periode hari raya keagamaan. Dengan harga yang terjangkau dan mutu yang terjamin, laju inflasi daerah diharapkan terus terkendali secara efektif.

(Marwan)

Senin, 02 Maret 2026

Maret 02, 2026

Pemprov Lampung Jaga Pasok dan Distribusi " Inflasi Terkendali "

Bandar Lampung | Prokontra.news | - Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin oleh Sekretaris Jendral Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir bertempat di Ruang Command Center Lt.2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, pada Selasa (3/3/2026).


Mengawali arahannya, Tomsi Tohir menegaskan pentingnya menjaga kecukupan pasokan bahan pokok sebagai kunci stabilitas harga, baik menjelang hari raya maupun di luar periode tersebut. “Lebaran tidak Lebaran seharusnya (harga) sama saja, kalau stok kita cukup,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis 2 Maret 2026, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) nasional pada Februari 2026 mencapai 4,76 persen.


Di sisi lain, inflasi tahunan Provinsi Lampung tercatat sebesar 2,95 persen, lebih rendah dibandingkan nasional. Untuk inflasi bulanan (month-to-month), secara nasional tercatat sebesar 0,68 persen pada bulan Februari 2026, sedangkan Lampung berada di angka 0,36 persen, artinya pada bulan Februari 2026 inflasi Lampung masih dibawah inflasi nasional


Capaian tersebut menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan inflasi terendah di wilayah Sumatera. Secara nasional, seluruh 38 provinsi mengalami inflasi tahunan dengan rentang 0,63 persen hingga 6,94 persen. 


Dari sisi Indeks Harga Konsumen (IHK) (2022=100), nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar 110,50, meningkat dari Januari 2026 yang sebesar 109,75. Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga agregat secara nasional.


Sementara itu, IHK Provinsi Lampung pada Februari 2026 tercatat sebesar 110,11, lebih rendah dibandingkan nasional. Posisi ini menunjukkan bahwa tingkat harga umum di Lampung relatif lebih terkendali.


IHK merupakan indikator utama untuk mengukur laju inflasi atau deflasi, memantau perubahan biaya hidup, serta menjadi dasar penyesuaian upah dan kebijakan moneter. IHK menggambarkan fluktuasi harga barang dan jasa yang dibayar konsumen dan menjadi rujukan penting dalam menjaga daya beli masyarakat.


Di wilayah Sumatera, IHK Lampung termasuk dalam kelompok terendah, setelah Kepulauan Bangka Belitung (106,75) dan Bengkulu (108,75). Beberapa provinsi lain bahkan mencatatkan IHK di atas angka nasional akibat tekanan harga pada sektor perumahan dan energi.


Secara nasional, inflasi tahunan Februari 2026 terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 2,26 persen, seiring normalisasi tarif listrik setelah periode diskon pada Januari–Februari 2025 (low base effect). 


Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turut memberi andil, khususnya komoditas emas perhiasan yang mengalami kenaikan harga mengikuti tren global salah satunya serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.


Di Lampung, tekanan inflasi tersebut mampu diredam melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pengawasan distribusi bahan pokok, serta sinergi lintas sektor dalam menjaga pasokan dan kelancaran distribusi, terutama selama Ramadan 1447 Hijriah.


Pemerintah Provinsi Lampung menilai capaian inflasi dan IHK yang lebih rendah dibandingkan nasional menjadi indikator positif efektivitas kebijakan pengendalian harga di daerah. Ke depan, Pemprov akan terus memantau dinamika harga, memperkuat operasi pasar, serta menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.


Dengan inflasi yang terkendali dan IHK yang relatif stabil, Lampung optimistis mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Marwan)

Maret 02, 2026

Gubernur Lampung Tinjau Langsung Ruas Jalan Gedung Aji-Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang

Bandar Lampung | Prokontra.news | - Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, pada Selasa (3/3/2026).


Ruas jalan yang telah puluhan tahun dinantikan masyarakat itu akan mulai ditangani tahun ini. Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan perbaikan sepanjang 13,5 kilometer khusus di wilayah Rawa Pitu, sebagai bagian dari total panjang ruas sekitar 31 kilometer.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa penanganan jalan ini telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi Lampung sejak 2025. Program tersebut memang diproyeksikan untuk dilaksanakan pada tahun 2026, sebelum adanya perhatian publik yang berkembang belakangan.


“Perencanaan sudah masuk sejak tahun lalu. Sekarang kita percepat pelaksanaannya agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Ia menyampaikan, saat ini proyek perbaikan jalan Gedong Aji–Umbul Mesir sudah memasuki proses tender. Pemerintah Provinsi bahkan mendorong percepatan jadwal agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal dari rencana semula.


“Sekarang sedang proses tender. Yang tadinya dijadwalkan mulai Mei, kita dorong supaya awal April sudah bisa mulai dikerjakan,” jelasnya. Rawa Pitu dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Lampung, selain komoditas sawit dan karet. Jalan ini menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian, terutama saat musim panen.


“Kawasan ini penghasil padi dalam jumlah besar. Kalau jalannya tidak layak, biaya angkut naik, harga di petani tertekan. Maka perbaikan jalan ini langsung berdampak pada kesejahteraan,” ujar Gubernur Mirza.


Perbaikan akan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Pada tahun ini, sejumlah segmen akan dibangun dengan konstruksi rigid beton, sementara bagian lain yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat lapisan dasar (base) untuk mencegah kendaraan terperosok saat musim hujan.


“Yang penting konektivitasnya dulu kita pulihkan. Tidak boleh lagi ada kendaraan terjebak lumpur,” tambahnya.

Kehadiran Gubernur Mirza disambut antusias warga. Subari, warga Rawa Pitu, menyebut kondisi jalan selama lebih dari 30 tahun sangat menyulitkan aktivitas warga, terutama saat hujan dan kemarau. “Kami sudah lama menunggu. Jalan ini sangat menentukan penghasilan kami. Alhamdulillah sekarang benar-benar mulai dikerjakan,” ujarnya.


Kepala Desa Sumber Agung, Sahel S., juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa dan penghubung utama menuju Kecamatan Penawar Aji.


“Ini bukan tambal sulam. Langsung beton. Kami berharap bisa dilanjutkan sampai tuntas,” kata Gubernur Mirza. Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza juga meninjau ruas jalan Sp. Unit VIII–Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru sebagai bagian dari percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi.


Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya membangun infrastruktur secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan untuk mendukung sentra produksi pertanian dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. (Marwan)

Minggu, 01 Maret 2026

Maret 01, 2026

DPRD OI Gelar Rapat Paripurna ke- XXVIII " Laporan Reses I "


Ogan Ilir| Prokontra.news| - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Paripurna ke-XXVIII dalam rangka Penyampaian Laporan Reses I Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir per Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, pada Senin ( 26/1/2026).


Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir tersebut bersifat terbuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos., M. Si, serta jajaran pemerintah daerah.


Dalam rapat tersebut, masing-masing perwakilan Daerah Pemilihan menyampaikan laporan hasil Reses I, yaitu:

-Dapil I: Zahrudin, S.E., M. Si

-Dapil II: Basirun Hadinata

-Dapil III: Amir Hamzah, S.H

-Dapil IV: Basri M. Zahri, S.Pd., M. Si

-Dapil V: Rani Susilawati, S.E


Setelah penyampaian laporan reses dari seluruh Daerah Pemilihan, Rapat Paripurna dilanjutkan dengan penyampaian pendapat akhir oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos., M. Si, sekaligus menutup rangkaian kegiatan rapat.


Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Ogan Ilir.


Pengirim berita : 

(Aprianto)

Maret 01, 2026

Ketua DPRD OI Hadiri "Pamit Kenal Kapolda Sumsel"

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP, menghadiri acara Malam Pamit Kenal Kapolda Sumatera Selatan yang diselenggarakan di Ballroom The Sultan Convention Center, Palembang, pada Minggu (08/02/2026).Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir pula unsur kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.


Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H. Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir bersama jajaran pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan dan sinergi antara lembaga legislatif, eksekutif, serta unsur TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan.


Acara pamit kenal berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Kapolda Sumatera Selatan yang lama, sekaligus penyambutan Kapolda Sumatera Selatan yang baru dalam mengemban tugas.


Pengirim berita : (Aprianto)

Maret 01, 2026

DPRD Ogan Ilir Gelar Rapat BANMUS 2026

Ogan Ilir | Prokontra.news | - DPRD Kabupaten Ogan Ilir kembali menggelar Rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada Senin, 2 Februari 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD dan dihadiri anggota Banmus, Tenaga Ahli, Sekwan, serta OPD terkait. Agenda membahas jadwal kegiatan DPRD bulan Februari 2026 termasuk rapat legislatif, pelaksanaan Rapat BAPEMPERDA dan Jadwal Cuti bersama hingga libur nasional perayaan tahun baru imlek, pada Senin (02/2/2026).


Rapat Banmus dilaksanakan dengan tujuan yaitu memastikan bahwa seluruh kegiatan dan agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan terkoordinasi.


Dengan adanya jadwal yang terstruktur diharapkan tercapai keseragaman seluruh kegiatan dan dapat terlaksana dengan efektif dan efisiensi serta sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.


Pengirim berita : (Aprianto)

Maret 01, 2026

DPRD OI Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke 22 Tahun 2026

Ogan Ilir  | Prokontra.news |- Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 22 Kabupaten Ogan Ilir (OI) tahun 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir Menggelar Rapat Paripurna istimewa, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir komplek Perkantoran Terpadu Tanjung senai, kabupaten setempat pada Rabu, (07/01/2026)


Seperti Biasa nya Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra didampingi Wakil Ketua I Wahyudi Marwan, juga Ketua II, Ahmad Syafei, Juga hadir Wakil Gubernur Sumatera Selatan CIK Ujang, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Wakil Bupati Ogan Ilir H.Ardani, dan anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir serta Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penggerak PKK, Para Camat, Kepala Desa se-Kabupaten Ogan Ilir, BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama,serta Para Tamu Undangan lainnya.


Rapat Paripurna DPRD Istimewa Kali ini terlihat juga Hadir Perwakilan Kepala Daerah se-Sumatera Selatan seperti Walikota Pagar Alam Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Perwakilan Bupati OKU dan juga DPRD Provinsi Juga Hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa Memperingati HUT Kabupaten Ogan Ilir.


Dalam sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan Peringatan HUT Kabupaten Ogan Ilir bukan sekedar seremoni melainkan momentum mengenang sejarah terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir.


Peringatan HUT Kabupaten Ogan Ilir ini menjadi momentum mengenang sejarah berdirinya daerah ini dan juga kemajuan yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari perjuangan para toko dan pelaku sejarah pemekaran daerah, semoga kedepannya Ogan Ilir menjadi semakin maju  Sejahtera dan berdaya saing ucapnya.


Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para toko dan seluruh pihak yang telah berjasa memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Ogan Ilir,"ujarnya.


Selain itu Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengatakan bahwa Peringatan HUT ke-22 harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kinerja Pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Di momen peringatan ini kami mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah DPRD,dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mewujudkan visi kabupaten Ogan Ilir menjadi masyarakat yang sejahtera religius dan dan berkelanjutan," katanya.


Pengirim berita : (Aprianto)