Breaking news

Sabtu, 14 Februari 2026

SDN 1 Raman Endra Gelar In House Training Tahun 2026

Lampung Timur | Prokontra.news | – SDN 1 Raman Endra menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Berbagi Praktik Baik Integrasi Intra–Ko dan Ekstrakurikuler” yang diikuti sebanyak 60 peserta terdiri atas kepala SD, TK, serta PAUD/Kober se-Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, pada Sabtu (14/02/2026).Kegiatan ini dibuka oleh Korwil Raman Utara yang diwakili Pengawas Sekolah, Drs. Lestari, serta dihadiri Ketua Kwartir Ranting Raman Utara, Sukamdi, S.Pd. Kehadiran unsur pengawas dan kepramukaan tersebut memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan dalam membangun pembelajaran yang terintegrasi dan berkarakter.


Dalam paparannya, narasumber Joni Widodo menegaskan bahwa pembelajaran dengan pendekatan deep learning pada dasarnya berbasis kehidupan.


“ Pembelajaran dengan pendekatan deep learning basisnya adalah tentang kehidupan. Sekolah harus mampu menghadirkan pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Jadikan murid sebagai subyek sehingga karakter mereka akan terbentuk melalui pengalaman nyata,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa integrasi intrakurikuler, korikuler, dan ekstrakurikuler bukan sekadar penggabungan program, melainkan strategi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang utuh. Melalui projek tematik, kegiatan kolaboratif, dan aktivitas kepramukaan, peserta didik belajar berpikir kritis, bekerja sama, serta menumbuhkan nilai tanggung jawab dan kepedulian.


Sementara itu, Kepala UPTD SDN 1 Raman Endra, Nurhayati, S.Pd., M.M., selaku Ketua Penyelenggara kegiatan, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para kepala sekolah yang hadir.


“ Kami berharap para peserta mendapatkan sesuatu yang sangat berguna dan dapat langsung diimplementasikan di satuan pendidikan masing-masing, khususnya dalam mengintegrasikan pembelajaran intra, ko, dan ekstrakurikuler secara lebih bermakna,” ujarnya.


Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan berbagi praktik baik dari berbagai satuan pendidikan. Para peserta tampak antusias menggali model integrasi pembelajaran yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berpihak pada murid.


Menutup kegiatan, Joni Widodo kembali menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran di sekolah.


“ Integrasi intra, ko, dan ekstrakurikuler adalah jalan menghadirkan sekolah yang hidup tempat anak belajar dengan sadar, memahami makna, dan bertumbuh dalam kegembiraan".


Melalui IHT ini, SDN 1 Raman Endra menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter dan pengalaman belajar yang nyata bagi peserta didik. 


Pengirim berita : (Eduardo/Iman)