Breaking news

Senin, 23 Februari 2026

Suami Korban Minta Bantuan Ketua IWO Lamtim Pelaku Rudapaksa di Proses Hukum

Lampung Timur | Prokontra.news | - Keluh kesah seorang suami (NSW- 40) karena istrinya terindikasi di Rudapaksa dan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh (SP) tetangganya sendiri.Namun Ironis meskipun hal tersebut telah di Laporkan ke Mapolres Lampung Timur telah berjalan berbulan bulan namun diduga belum ada perkembangan dalam penanganan kasus tersebut.


Hal itu terungkap saat warga Desa Sukadana Baru, Dusun Gerem, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, mendatangi kediaman Azohirri selaku Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lampung Timur guna meminta tolong membantu persoalan yang di alami keluarganya.


" Saya datang kesini untuk meminta tolong terhadap Azohirri selaku Ketua Iwo, agar bisa membantu mengurus persoalan yang menimpa istri saya" ucapnya pada Senin 23 februari 2026.


"Kejadian itu terjadi hari Minggu 6 juli tahun 2025, saat saya masih memotong kayu bakar di tempat bos saya kerja", imbuhnya.


" Menurut Istri saya, dia ditarik secara paksa pahanya di pukul pake golok,dan celananya di tarik serta mulutnya di bekap",


Setelah saya mendapatkan keterangan dari istri pada tanggal 22 juli 2025, saya langsung melapor ke Polsek guna menemui Bhabinkamtibmas, lalu Bhabinkamtibmas mengarahkan ke Mapolres untuk membuat laporan ", terangnya.


" Namun setelah Laporan, itu saya di panggil 3 sampai 4 kali, selanjutnya belum ada perkembangan lagi", 


Selain itu dia juga  berharap kepada Ketua IWO Azohirri bisa mendampingi pelapor agar pelaku bisa segera ditangkap dan diadili sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.


Disisi lain Ketua Azohirri menyayangkan lambatnya penanganan hukum yang ada di Mapolres Lampung Timur 


" Kami sangat menyayangkan apabila persoalan ini tidak segara diproses, yang dikhawatirkan akan timbul persoalan - persoalan baru, maka dari itu kami meminta agar Ibu Kapolres Lamtim,  segera memerintahkan para anggotanya segera mungkin untuk menangkap pelaku " , ucapnya.


Pengirim berita : (Eduardo/Iman)