Breaking news

Rabu, 22 Juli 2026

Dinas PUPR OI Catat Perkembangan Infrastruktur " Capai 50 Persen 2026"

Ogan Ilir | Prokontra.news | – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir mencatat perkembangan pelaksanaan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2026 telah mencapai sekitar 50 persen. Sebagian besar paket pekerjaan sedang memasuki tahap akhir proses tender dan segera dilaksanakan di lapangan, meskipun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama agar hasil lebih maksimal dan memuaskan seluruh lapisan masyarakat.

 

Hal ini diungkapkan secara tegas oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, H. Ruslan, ST.,M.M.,M.T.,"Ujarnya saat di ruang kerjanya, pada Senin (20/7/2026).

 

"Secara keseluruhan pelaksanaan tahun ini sudah berjalan sekitar 50 persen, sebagian lagi dalam tahap akhir proses tender menuju pelaksanaan. Namun sejujurnya, hasil ini belum sepenuhnya maksimal karena terkendala ketersediaan anggaran. Meski demikian, seluruh kegiatan kami laksanakan sepenuhnya sesuai arahan dan perintah Bapak Bupati," ungkap H. Ruslan.

 

Ia mencontohkan realisasi pekerjaan yang telah terlaksana di lapangan, antara lain pembangunan sumur bor yang telah rampung di wilayah Burai dan juga di Rantau Alai guna menunjang fasilitas umum serta lingkungan sekolah Rakyat , Sementara untuk ruas jalan dan jembatan, dilakukan pembanguan serta pemeliharaan secara bertahap sesuai kemampuan dana yang tersedia, dengan capaian fisik juga telah menyentuh angka 50 persen saat ini

 

Sementara itu untuk bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, saat ini masih dalam tahap proses. Seperti salah satu contoh pembangunan sanitasi jamban septic tank untuk warga secara individu sedang dalam proses pekerjaan saat ini bantuan dari pusat itu," ungkapnya


Untuk ke depan, kita bertekad memastikan tidak ada lagi jalan atau jembatan di wilayah Ogan Ilir yang rusak parah atau terabaikan. 


"Saya selalu mengimbau dan memimpin langsung staf serta petugas untuk turun ke lapangan, memantau setiap titik yang butuh penanganan. Alhamdulillah, respon masyarakat saat ini umumnya positif dan merasa terbantu, meskipun tentunya masih ada hal yang perlu terus kami benahi sebagai hal yang manusiawi," pungkasnya.


Pengirim berita : Aprianto