Pertemuan strategis ini diinisiasi melalui kerja sama antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kedutaan Besar Britania Raya, serta United Nations Environment Programme-World Conservation Monitoring Centre (UNEP-WCMC). Program ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai strategis modal alam, termasuk peran penting Taman Nasional Way Kambas, sebagai landasan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ela menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian alam demi menjamin masa depan yang lebih baik.
"Menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Taman Nasional Way Kambas bukan hanya kekayaan daerah, tetapi aset nasional dan dunia yang harus dikelola dengan bijak agar dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang," ujar Bupati Ela.
Kehadiran Lampung Timur dalam forum ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan konservasi.
Pengirim berita: Imannurrohim
