Breaking news

Kamis, 05 Desember 2024

Desember 05, 2024

Dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Tubaba Ramai di WAG


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Dugaan ijazah palsu EF oknum anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat dari Partai Demokrat yang sempat heboh dan telah dilaporkan oleh lembaga swadaya masyarakat beberapa waktu lalu ke Polres Tulang Bawang dan Polres Tulang Bawang Barat belum ada tindak lanjutnya yang diketahui publik.


Hal tersebut menjadi pertanyaan Junaidi Farhan seorang aktivis LSM dan Penggerak Demokrasi di Tulang Bawang Barat  (Tubaba) yang disampaikan ke WAG ( WhatsApp Group ) OPOSISI RAKYAT 124 dan WAG lainnya, Kamis (5/12/2024).


Dan terdapat juga postingan dengan menunjukan dua lembar ijazah yang berbeda diduga milik oknum anggota DPRD Tubaba dengan kalimat, "IZIN TANYA BU DEWAN ??! YANG PALSU YANG MANA kemudian masih dalam gambar tersebut DUGAAN IJAZAH PALSU ANGGOTA DPRD TULANG BAWANG BARAT HILANG KASUSNYA APA SUDAH LULUS YA?!!


Saat kami hubungi melalu WhatsApp, Junaidi Farhan hanya memberi komentar pendek, "kawallah kasusnya, dan harus terang benderang penyelesaiannya".


Dari WAG ada beberapa komentar menarik diantaranya dari pemilik akun WhatsApp 0858 0569 xxxx "diduga ditelan gerhana ketua". Kemudian "Nomor Induk Siswa dan Nasionalnya kok beda" timpal akun Wa wwinarno195 dan "nah ini boleh di viralin lagi...karna ini bisa ngerembet kemana" tulis akun wa 0813 6711 xxxx.


Dari banyaknya komentar WAG tersebut ada satu akun WhatsApp yang mungkin mengenal sang oknum anggota dewan tersebut sehingga akun wa 0877 9249 xxx menuliskan "Bu dewan songong bin sok murah senyum kalo ada rapat paripurna, itu apa y, orangnya". (Red)

Selasa, 03 Desember 2024

Desember 03, 2024

Pernyataan Sikap Politik Hukum Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) Atas Terjadinya Money Politik Dalam Pilkada 27 November 2024



Tulang Bawang Barat|Prokontra.news
|-Pada hakikat tujuan pemilu,pilkada, adalah menghasilkan pemimpin yang legitimatif yang secara moral politik hukum dapat dipertanggung jawabkan di mata rakyat. Bukan semata - mata hanya mengejar kemenangan secara politik dengan hitungan matematika semata


Proses pencapaian meraih kemenangan itu yang sesungguhnya menjadi harapan kita semua. Proses pemilu, pilkada, dengan asas, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, bukanlah slogan kosong, sebatas teoritik semata, namun harus menjadi realitas empiric, yang mengikat moralitas politik hukum kita semua.


Salah satu problem politik dalam pemilu, pilkada, tidak lain tumbuh suburnya perilaku money politik - politik uang, di tengah masyarakat. Money politik, politik uang, begitu masif di tengah masyarakat, disebabkan lemahnya sistem pengawasan. Bawaslu yang menjadi garda terdepan politik hukum tertinggi, seringkali menjadi macan ompong yang tidak berdaya. Mengaum begitu keras terdengar namun tidak bertaring. 


Money politik, politik uang, telah mengotori hak suara kedaulatan politik rakyat paling fundamental. Tentu ini merupakan sebuah bentuk kemunduran demokrasi paling nyata. Pemimpin yang terpilih dari proses money politik, politik uang, tak ubahnya pemimpin yang secara moral tidak mungkin bisa dipertanggung jawabkan. Menghasilkan pemimpin gagal yang dampaknya adalah merugikan kepentingan rakyat. Mundurnya kehidupan kesejahteraan ekonomi rakyat. 


Kebijakannya politik ekonomi pembangunan dipastikan cenderung tidak berorientasi untuk kehidupan rakyat. Perilaku korupsi akan tumbuh subur dalam ruang kehidupan birokrasi pemerintahan. Semua ini dampak dari perilaku money politik, politik uang. Di satu sisi pun kita miris perilaku money politik, politik uang, dianggap sebuah hal yang biasa dan lumrah untuk dilakukan. Perspektif ini tentu tidak bisa terus menjadi satu pemikiran budaya sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, bahwa jika ingin menang dan berkuasa metode money politik, politik uang adalah ilmunya.


Pilkada tubaba yang sudah berlalu pada tanggal 27 November 2024 tidak luput perilaku money politik, politik uang. Terbukti dengan laporan relawan rakyat tubaba bersatu ( R2TB) kepada Bawaslu Tubaba tidak mendapatkan progres kemajuan yang berarti. Inilah yang setidaknya menjadi catatan miris betapa ironisnya wajah pilkada tubaba.


Betapa tidak tepatnya pada tanggal 26 November 2024, sehari sebelum pencoblosan, relawan R2TB telah melaporkan ke Bawaslu Tubaba, atas nama Triyanto terduga mantan kepala tiyuh kagungan ratu, bersama Darmawan ( pelapor dan terlapor ) dengan uang 2 jt ( 1 juta sudah dibagikan) melakukan money politik, politik uang. Alat bukti dan barang bukti sudah nyata bukan hoax. Setidaknya tidak ada alasan bagi Bawaslu Tubaba untuk bersikap pasif dengan berbagai alasan. Video pernyataan pelaku money politik,politik uang pun sudah menjadi pendukung kuat sebagai alat bukti petunjuk.


Dari kejadian ini apa yang terjadi pada sikap Bawaslu Tubaba, setidaknya mempertegas bahwa, money politik, politik uang, sesungguhnya benar terjadi dan masif dilakukan di seluruh tubaba. Hal ini disinyalir dilakukan disaat masa tenang menjelang pilkada dilaksanakan 27 November 2024. Pada saat itulah peran Bawaslu Tubaba melakukan monitoring pengawasan intensif, namun di lapangan hal itu tidak dilakukannya. Cenderung pembiaran tanpa pengawalan pengawasan.Tentu menimbulkan berbagai macam perspektif negatif ada apa dengan Bawaslu Tubaba sesungguhnya. Maka relawan rakyat tubaba bersatu menyatakan tiga sikap pernyataan :


Pertama, menolak hasil pilkada tubaba 27 November 2024 karena terindikasi masifnya melakukan money politik, politik uang, yang dilakukan oleh salah satu calon.


Kedua, menuntut kepada Bawaslu Tubaba untuk menuntaskan laporan dari relawan rakyat tubaba bersatu pada tanggal 26 November 2024 secepatnya tentang terjadinya money politik, politik uang. Dan menindaklanjuti hasil pertemuan relawan bersama Bawaslu - Gakkumdu pada tanggal 3 Desember 2024.


Ketiga, akan melaporkan semua anggota Bawaslu Tubaba kepada DKPP ( Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ) karena diduga melakukan politik hukum pembiaran terhadap perilaku money politik, politik uang. 


Sumber berita : 👇

Ahmad Basri

(Relawan Divisi Advokasi Dan Hukum)

Desember 03, 2024

R2TB Gelar Aksi Damai di Kantor Gakkumdu Tubaba


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) mengelar Aksi Damai di depan Kantor Sekretariat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk menyampaikan aspirasinya yang terletak di Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi  Lampung pada hari Selasa, (3/12/2024).

Saat di konfirmasi awak media ini, Ahmad Basri selaku Ketua Bidang Advokasi bersama Bli Made koordinator lapangan (Korlap) mengatakan,” intinya kami mengadakan Aksi Damai ini untuk menanyakan kembali laporan dari teman-teman Relawan pada tanggal 26 November sebelum hari pencoblosan pada tanggal 27 November 2024 kita menemukan dan menangkap pelaku sekaligus orang yang diminta seseorang yang bernama mantan Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu yaitu pak Tri Haryanto, kabarnya disitu ada money politik uang Rp 2 juta, sudah disebar Rp 1 juta dan tinggal Rp 1 Juta kita sudah buat laporan ke Bawaslu dan secara resmi kita mengadakan Aksi Damai mempertanyakan sejauh mana proses tindak lanjut dari yang kita laporkan ke Bawaslu,” ungkap Ahmad Basri.

Lanjutnya,” ternyata Bawaslu dengan berbagai alasan biasanya pelaku yang kita laporkan tidak ada di tempat sehingga tidak dapat diproses ini sesuatu yang aneh, menurut kami sesuatu yang sengaja dibuat seolah-olah tidak dapat diproses karena si pelaku tidak ada di tempat maka menimbulkan kecurigaan bagi kami kita semua mempertegas kembali bahwa Pilkada Tubaba sesungguhnya memang terjadinya money politik (Politik Uang) secara massif kita aja menemukan tidak diproses,” jelas Ahmad Basri Advokasi R2TB.

“ Langkah selanjutnya kita bersama Tim Relawan dan Ketua Korlap Tim Relawan, Bli Made kita akan menindaklanjuti dan tidak akan berhenti begitu saja karena persoalan ini harus dibawa ke ranah yang lebih luas kita akan mengambil langkah-langkah hukum karena tidak terwujudnya profesional, jujur dan terbuka.” imbuhnya. 


Pengirim berita :

( Robensyah)

Desember 03, 2024

KPU Lamtim Tetapkan Ela - Azwar Pemenang Pilkada Lamtim 2024

Lampung Timur|Prokontra.news|-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Timur Resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 1 yaitu Ela Siti Nuryamah dan Azwarhadi, sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Timur 2024. 


Keputusan ini disampaikan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar pada pukul 15:45 Wib, Selasa (3/12/2024).


Ketua KPU Lampung Timur, Dedi Maryanto, mengumumkan hasil akhir yang menunjukkan Paslon Ela -Azwarhadi unggul telak dengan perolehan 322.946 suara sah atau 64,27 persen. Sementara itu pasangan calon nomor urut 2, yaitu M. Dawam Raharjo dan Ketut Irawan, memperoleh 179.532 suara sah.


“Hasil ini bersifat final dan resmi berlaku sejak tanggal penetapan. Keputusan ini berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara yang tertuang dalam formulir model D Hasil KWK Bupati/Walikota,” jelas Dedi saat membacakan keputusan dalam rapat pleno.


Pasangan Ela - Azwar, yang mengusung tagline Sakai Sambayan untuk Lampung Timur, kini resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lamtim terpilih. Menyikapi hasil ini, Ela Siti Nuryamah mengungkapkan rasa syukur sekaligus mengajak masyarakat untuk bersatu membangun Lampung Timur.


“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Lampung Timur. Mulai hari ini, tidak ada lagi 01 dan 02. Saatnya kita bersatu dengan semangat sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia. Mari kita bersama-sama mewujudkan Sakai Sambayan untuk Lampung Timur yang lebih baik,” ujar Ela.


Dengan kemenangan ini, Ela - Azwar siap melanjutkan Visi dan Misi mereka demi kemajuan Lampung Timur. Rapat pleno tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat yang mendambakan perubahan.


Pengirim berita : (Eduardo/Iman)

Senin, 02 Desember 2024

Desember 02, 2024

R2TB : Siap Lakukan Aksi Damai, Aturan Harus Ditegakkan


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) bersama ribuan masyarakat  perwakilan wilayah setempat, akan melakukan aksi damai. Hal tersebut berkaitan dengan adanya dugaan kecurangan salah satunya Money Politik ( Politik Uang) pada pilkada Tubaba 27 November 2024 lalu. Senin, (02/12/2024) 


Adapun Kecurangan tersebut, dibuktikan adanya video viral terkait politik uang sehari sebelum pencoblosan.


Atas kesadaran perbuatan yang diduga pelaku berinisial DA, dalam videonya berdurasi sekitar 10 menit mengaku disuruh oleh salah satu oknum mantan Kepala Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tubaba berinisial TR, lalu dirinya mendatangi Posko Rakyat Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) Pemenangan Kotak Kosong dengan mengungkapkan fakta kejadian tersebut.


DA menceritakan, dirinya disuruh dengan menyebut nama, oknum mantan Kepala Tiyuh Kagungan Ratu, berinisial TR untuk membagikan uang kepada masyarakat di Tiyuh tersebut, dengan nominal sebesar Rp 2.000.000,- ( Dua Juta Rupiah ) dengan rincian setiap orang mendapatkan Rp 50.000, ( Lima Puluh Ribu) perorang dalam pengakuannya uang tersebut telah dibagikan kepada masyarakat sebesar Rp 1.000.000,- ( Satu Juta Rupiah )


Lanjut DA dan sisa uang Rp 1.000.000,- telah dibawanya ke posko Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB), untuk dijelaskan tentang kejadian yang telah diperbuatnya tersebut, dirinya mengatakan disuruh oleh Mantan Kepala Tiyuh TR yang juga diduga disuruh oleh Calon Kepala Daerah Nomor Urut 1 Pasangan Novriwan Jaya- Nadirsyah (Nona).


Kepada Awak media ini, dijelaskan oleh Koordinator Lapangan ( Korlap ) kemenangan rakyat R2TB, Bli Made Marta, dirinya mengatakan dengan adanya dugaan money politik ( Politik Uang) tersebut, maka pihaknya dan masyarkat Tubaba akan mengambil sikap. Bentuk pengambilan sikap tersebut pihaknya akan melakukan aksi damai di depan Kantor Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), serta Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten setempat pada hari Selasa, tanggal 03 Desember 2024 esok, hingga usai, ucapnya.


Dilanjutkan Bli Made Marta, terkait hal tersebut pihaknya telah melaporkan peristiwa itu sehari sebelum pemilihan, bahkan semua bukti dan terduga pelaku sekaligus korban telah diserahkan pihaknya, ke Gakumdu untuk dapat ditindak lanjuti,  namun faktanya hingga Pilkada usai sampai saat ini belum ada tindakan tegas yang dilakukan Gakumdu maupun Bawaslu setempat, terangnya.


"Kejadian ini sangat memilukan bagi kita semua warga Tubaba, kita semua sama - sama tau dimana - mana telah terpampang tentang politik damai, dengan terpasang Baliho, Benner, dan Slogan himbauan dari pihak Pemerintah, Polri/ TNI, dan bahwasanya dilarang keras  melakukan Politik Uang dan Politik Identitas".


Lebih dalam, Maka karna itulah penyebabnya kita mempertanyakan komitmen tersebut, tentu kita meminta kepada Bawaslu dan Gakumdu untuk dapat menindak dengan tegas terduga pelaku, sekaligus juga kepada siapapun yang menjadi aktor dibalik hal itu harus diusut sampai tuntas, agar pilkada Damai, Jujur, dan tidak ada kecurangan, tidak tercederai, serta  dapat benar-benar benar terwujud di Bumi Ragem Sai Mangei Wawai, Kabupaten Tubaba yang kita cintai bersama ini, tegas Bli Made Marta.


Pengirim berita : (Robensyah)

Minggu, 01 Desember 2024

Desember 01, 2024

Relawan Rakyat Tubaba Bersatu : Bawaslu Harus Proses Money Politik di Pilkada Tubaba 2024


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news
|-Kepada para seluruh Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) yang masih setia, setia dengan kata LAWAN…!!!., untuk menegakan demokrasi dan melawan kezaliman politik. Pilkada 27 november 2024 sudah berlangsung dan berlalu. Suara siapa yang menang walaupun sifatnya sementara ada diposisi calon tunggal pasangan Nona. Tapi kita bangga dibarisan kotak kosong mencapai 39 - 40 persen suara. Inilah kemenangan moral tertinggi yang kita miliki sebagai relawan kotak kosong.


Dalam perspektif moralitas politik hukum pilkada 27 november 2024 masih menyisakan pekerjaan yang harus kita tuntaskan bersama - sama. Pekerjaan ini ada ditangan para relawan. Apa itu ? Tidak lain adanya dugaan “ MONEY POLITIK “ dalam pilkada tubaba 27 november 2024. Money politik ini yang setidaknya telah mengotori kesucian Pilkada di tubaba. Jika tidak ada money politik diprediksi kuat kotak kosong adalah pemenang pilkada sesungguhnya.


Data dan fakta menunjukan satu hari sebelum pencoblosan, tepatnya pada tanggal 26 november 2024, para relawan melaporkan adanya dugaan kuat terjadinya money politik. Laporan tersebut telah dilaporkan secara resmi oleh team advokasi dan hukum ke Bawaslu Tubaba. Pelaku dan uang 1 Juta ( total 2 Juta ) sebagai barang bukti sudah tercatat di laporan Bawaslu.


Akan tetapi sejak laporan money politik yang dilaporkan secara resmi ke Bawaslu Tubaba oleh team advokasi dan hukum sepertinya sampai hari ini ( minggu, 1 Desember 2024 ) belum ada progres kemajuan apapun di Bawaslu Tubaba. Dua alat bukti pelaku terlapor dan uang 1 juta setidaknya sudah menjadi dasar hukum ( formil - materiil ) money politik dibawa pada tingkat yang lebih luas yakni Gakkumdu Tubaba.


Team analis advokasi dan hukum menilai penyelesaian money politik agar diproses secepatnya oleh Bawaslu Tubaba  tidak menjadi benda mati maka harus ada pendekatan politik. Pendekatan politik ini adalah melalui gerakan politik massa. Kunci gerakan politik massa ada ditangan relawan itu sendiri yang berada di kotak kosong. Harus ada penekanan politik kekuatan massa besar - besaran ke kantor Bawaslu untuk segara diselesaikan laporan money politik.


Tanpa gerakan politik massa sangat sulit money politik itu akan diproses apalagi diselesaikan oleh Bawaslu Tubaba. Inilah yang membuat kekhawatiran kita semua money politik yang dilaporkan ke Bawaslu Tubaba menjadi redup dan menghilang.


Sulit hanya mengandalkan pada team advokasi dan hukum semata. Oleh sebab itu kepada seluruh relawan kotak kosong khususnya kepada KETUA DAN SEKRETARIS rapat segera, untuk mengadakan aksi massa besar besaran ke kantor Bawaslu. Jika tidak ada aksi maka permasalahan money politik dipastikan akan menghilang begitu saja. 


Sekali Bola kelanjutan ada di tangan KETUA DAN SEKRETARIS, untuk bagaimana aksi massa ke Bawaslu Tubaba, di Agendakan secepatnya. Jika terlambat akan kehilangan momentum bahwa pilkada sudah selesai tidak ada lagi yang dipermasalahkan. Tentukan waktu segera untuk aksi. Siapkan Ketua Aksinya, siapkan nama nama orasi dikantor Bawaslu, siapkan nama nama yang berdialog dengan Bawaslu.


Pengirim berita : (Robensyah)

Jumat, 29 November 2024

November 29, 2024

Catatan Kritis Buat Gakkumdu Tubaba : Money Politik

 

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Sehari sebelum hari pencoblosan, pilkada tubaba 27 November, tepatnya selasa 26 November 2024, relawan rakyat tubaba bersatu, melaporkan seorang oknum mantan kepala tiyuh Kagungan Ratu, melakukan money politik. Kasus ini sudah dilaporkan secara resmi dengan bukti uang 1 jt (total 2 jt) ke Gakkumdu - Bawaslu Tubaba. Tujuannya untuk mengajak masyarakat memilih pasangan calon tunggal - Nona.


Money politik yang terungkap menjelang satu hari pencoblosan disaat masa tenang sedang berjalan. Pelaku yang bernama “ Darmawan “ dengan penuh kesadarannya, mendatangi ke posko relawan, menyampaikan bahwa dirinya dipaksa dan diperintah oleh mantan kepala tiyuh Kagungan Ratu untuk membagi 2 jt. 1 jt telah dibagikan sedangkan 1 jt masih belum dibagikan. 1 jt telah diserahkan ke Gakkumdu Tubaba sebagai barang bukti.


Kasus money politik yang terungkap ini menjadi sangat menarik beda dengan kasus money politik lainnya. Biasanya kasus money politik terungkap disebabkan oleh adanya penangkapan pelaku “ OTT “ oleh anggota masyarakat. Dalam kasus ini pelaku yang menyerahkan diri langsung dengan penuh kesadaran ke pos relawan menyampaikan semua yang dialaminya dan dilakukannya.


Tentu ini sebuah langkah maju terungkapnya kasus money politik atas kesadaran diri pelaku sendiri. Apa yang dilakukan pelaku merupakan contoh yang langka di tengah perilaku money politik bergerak dengan cara yang sembunyi - sembunyi dan sulit terungkap apalagi tertangkap.


Setidaknya bagi kita semua yang menginginkan pilkada jujur, bersih, tanpa money politik. Apa yang dilakukan oleh pelaku harus mendapatkan apresiasi positif terlepas pada hakekatnya apa yang dilakukannya adalah awalnya salah. Dengan terungkap kasus money politik setidaknya mempertegas bahwa money politik di pilkada tubaba memang real ada dan bergerak secara masif bukan hoax.


Laporan kasus money politik sudah resmi dilaporkan ada di meja Gakkumdu - Tubaba. Gakkumdu atau dikenal dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu merupakan tiga unsur, Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu. Semua laporan pelanggaran menyangkut pilkada ada di Gakkumdu. Itulah mengapa ketika menemukan adanya dugaan atau indikasi money politik diiringi bukti - bukti, laporannya baik lisan maupun tertulis ke Gakkumdu.


Laporan sudah disampaikan ke Gakkumdu dan pilkada sudah berlangsung 27 November 2024. Tentu sesuai aturan Gakkumdu memiliki fungsi utama yakni melakukan gelar perkara atas laporan yang telah masuk apakah memiliki unsur tindak pidana atau tidak. Ini penting untuk menjaga marwah moralitas hukum Gakkumdu sendiri. Kepastian hukum atas laporan yang telah dilaporkan harus segera disampaikan secepat mungkin agar masyarakat tidak bertanya - tanya.


Untuk menelisik money politik dalam kontek pilkada tubaba, Gakkumdu tidak hanya berhenti pada kasus pelaporan yang melibatkan dua pelaku ( Baca : Mantan Kepala Tiyuh Kagungan Ratu Dan Darmawan ). Namun menelisik sejauh mana “ aktor “ dibalik money politik itu yang sesungguhnya harus diungkapkan. Hemat penulis bahwa mantan Kepala Tiyuh Kagungan Ratu dan Darmawan sesungguhnya hanya operator kecil di lapangan.


Inilah tantangan terbesar dan reputasi Gakkumdu harus mampu membuktikan semua desain money politik yang ada di pilkada. Jika hanya berhenti di mantan kepala tiyuh dan Darmawan bisa dikatakan Gakkumdu gagal menjalankan amanah undang undang. Bola ada ditangan Gakkumdu Tubaba mau dihormati masyarakat atau tidak tergantung mampu atau tidak membongkar money politik menyelesaikan secara tuntas. 


Menjadi satu catatan tersendiri siapapun yang melakukan money politik telah merugikan kita semua. Merugikan dan merusak tatanan moralitas kepemimpinan yang terpilih di mata rakyat. Kepemimpinan mungkin hanya menang secara politik tapi tidak secara moral . Kepemimpinan hanya menjadi gunjingan dan ejekan. Kepemimpinan menjadi pincang karena hilangnya etika moralitas. legitimasi politik pada akhirnya menjadi rendah di mata rakyat.


Sumber berita :👇

Ahmad Basri

(Ketua K3PP Tubaba)

Senin, 25 November 2024

November 25, 2024

KPU Ogan Ilir Distribusikan Logistik Pilkada Serentak 2024


Ogan Ilir|Prokontra.news| - Dua hari sebelum hari pencoblosan yang akan diselenggarakan pada Rabu 27 Nopember 2024, KPU Ogan Ilir Distribusikan Logistik ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK ) Rantau Panjang,  Bertempat di Sekretariat PPK Kantor Camat Rantau Panjang, pada Senin, (25/11/2024).

Ketua PPK Rustam melalui Sukma Dewi Bidang Divisi Teknis Penyelenggaraan PPK Rantau Panjang. Sesuai dengan jadwal distribusi Logistik dari KPU Ogan Ilir yang langsung diantarkan pihak KPU dengan dikawal oleh pihak TNI Polri dan dari pihak Panwascam Rantau Panjang, BPBD dan ada juga dari pihak kantor Camat Rantau Panjang, jelasnya.


" Logistik yang diantarkan ada sebanyak 28 TPS,sesuai dengan dua jumlah pemilihan, pemilihan Gubernur dan Bupati ".


Dikatakan Dewi untuk hari ini Logistik sudah sampai di kesekretariat PPK Rantau Panjang, dan besok pagi Pihak PPK Rantau Panjang akan mendistribusikan Logistik ke TPS Masing-masing sebanyak 12 desa.


"Memasuki masa tenang ini semua alat peraga Sosialisasi dari KPU akan segera dilepas dan dibersihkan mengingat masa akan segera habis, " jelasnya. 


Sebagai penyelenggara pemilu PPK Rantau Panjang berharap, semoga menuju hari pemilihan serentak ini berjalan dengan aman lancar tanpa ada kondisi yang tidak kita inginkan jauh dari pro dan Kontra 


"Insyaallah kami dari PPK Rantau Panjang dan seluruh penyelenggara siap menjalankan pesta Demokrasi ini, bersama dengan Masyarakat, kami berharap kepada masyarakat jangan lupa hari Rabu 27 Nopember 2024, untuk datang ke TPS , pada hari pencoblosan karena sebelumnya sudah di sosialisasi kepada semua elemen masyarakat ".


Pengirim berita : (Aprianto) 

Minggu, 24 November 2024

November 24, 2024

Relawan Kotak Kosong Coblos Kotak Kosong : Dalam Politik Pembangunan Demokrasi di Tubaba

Tulang Bawang Barat|Prokontra. news|-Setidaknya jika tidak ada relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, di arena pilkada tubaba, yang hanya menghitung hari tepatnya pada 27 November. Pilkada tubaba seperti orkestra musik  “ benda mati “ yang tidak nilai seninya bagi pencerdasan dan pembangunan kehidupan politik rakyat. Pilkada menjadi ruang hampa yang tidak memiliki roh kekuatan moral menghasilkan pemimpin yang legitimate.


Lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, telah memberikan banyak makna khususnya bagi pendidikan politik rakyat. Inilah sumbangan pemikiran terbesar yang tidak banyak orang paham tentang keberadaan relawan kotak kosong,coblos kotak kosong yang sesungguhnya. Nilai - nilai politik kesadaran moral telah ditanamkan, dan diajarkan oleh relawan kotak kotak kosong, coblos kotak kosong.


Keberadaan relawan kotak kosong, coblos kotak, telah menghentakkan kesadaran politik publik bahwa masyarakat tubaba harus bangkit dan melawan bukan diam. Termasuk mereka yang ikut mendesain lahirnya calon tunggal, sepertinya tidak pernah memprediksi atau membayangkan adanya perlawanan dari lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong.


Fenomena relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, menjadi magnet politik yang bergetar serta bergema dimana - mana. Tidak hanya bergetar mengguncang ruang media sosial di dalam realitas sosial empiris pun menjadi satu diskursus yang selalu diperbincangkan. Diskursus tentang fenomena relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, tidak hanya dalam batasan masyarakat tubaba, namun sampai pada tingkat nasional. Suara itu akan menjadi referensi politik sebagai catatan lahirnya perlawanan rakyat melawan hegemoni partai politik.


Lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, sesungguhnya merupakan refleksi dialektika kritis atas lahirnya calon tunggal. Semangat inilah yang menjadi inti kekuatan besar relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, mendobrak kebuntuan politik ditengah masyarakat tubaba. Lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, telah membuka cakrawala baru, wawasan baru, bahwasannya demokrasi harus direbut dan diperjuangkan. Semangat itu yang tertanam oleh relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, dengan simbol perlawanan kata : Lawan..!!! Kata lawan memberi pesan kedaulatan politik rakyat harus direbut dan diperjuangkan.


Ternyata sambutan publik, masyarakat tubaba, begitu positif penuh gairah antusiasme yang luar biasa. Berbagai macam bentuk kegiatan yang dilakukan oleh relawan kotak kosong, coblos kotak, selalu mendapatkan tempat dihati masyarakat. Tidak pernah sedikitpun terdengar apa yang dilakukan relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, mendapatkan tantangan atau perlawanan dari masyarakat. Sebaliknya yang ada lahirnya sambutan simpatik dimana - mana.


Semua kegiatan aktivitas relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, dalam berbagai macam bentuk di tengah masyarakat, bukanlah lahir karena politik rekayasa, apalagi diberi janji bonus materi. Sehingga sangat sulit menemukan satu indikasi bahwa politik kesadaran masyarakat hasil sebuah politik rekayasa. Pertemuan - pertemuan “ sosialisasi “ merupakan bentuk kerinduan yang datang dari masyarakat sendiri. Mereka ingin mendapatkan penjelasan argumen otentik apa yang sesungguhnya makna kotak kosong, coblos kotak kosong dalam pilkada. 


Semangat antusiasme masyarakat tubaba, bersama barisan relawan kotak kosong, coblos, setidaknya dapat dimaknai sebagai otokritik pedas bagi partai politik yang melahirkan calon tunggal. Ada kesalahan fundamental yang dilakukan oleh partai politik yang melahirkan calon tunggal. Kesalahan terbesar partai politik tidak mampu mendiagnosa suara aspirasi politik masyarakat yang sesungguhnya. Inilah catatan lembaran politik hitam bagi partai politik. Politik transaksional setidaknya mempertegas bahwa, partai politik telah mengorbankan suara kedaulatan rakyat, dan gagal mengkapitalisasi apa yang diinginkan oleh masyarakat.


Andaikan takdir politik pilkada 27 november 2024 dimenangkan oleh barisan kotak kosong, coblos kotak kosong, maka sesungguhnya itu adalah kemenangan suara suci kedaulatan politik rakyat. Kemenangan rakyat tubaba yang sesungguhnya. Tentunya pilkada ulang akan diadakan 2025 untuk memilih pemimpin yang sesungguhnya di hati masyarakat. Di balik itu semua relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, telah mewariskan semangat  nilai - nilai kejujuran, semangat perlawanan, atas hilangnya kedaulatan politik rakyat. Itulah warisan investasi terbesar yang diwariskan oleh relawan kotak kosong, coblos kotak kosong.


Intinya dalam catatan risalah yang kecil ini semua yang dilakukan dan diperjuangkan oleh relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, dalam pilkada tubaba 2024, akan menjadi sejarah catatan emas - tinta emas, bahwa perlawanan atas kezaliman politik, merampas hak politik rakyat, akan selalu mendapatkan perlawanan rakyat. Warisan itu setidaknya akan menjadi mutiara bagi generasi tubaba selanjutnya yang rindu akan nilai - nilai demokrasi.


Sumber berita : 👇

 ~Ahmad Basri~

(Relawan Kotak Kosong)

November 24, 2024

Bawaslu Lamtim Gelar Apel Siaga

Lampung Timur|Prokontra.news|- Menjelang Pemilihan Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten lampung timur, menggelar apel siaga patroli pengawasan Pemilihan Serentak 2024.


Apel siaga patroli pengawasan Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Lampung Timur ini, dipusatkan di lapangan Merdeka kecamatan sekampung kabupaten Lampung Timur, Minggu, (24/11/2024).

Apel siaga patroli Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 ini, diikuti oleh Pengawas Kecamatan (Panwascam). Pengawas kelurahan desa (PKD) dan Pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) Sekabupaten Lampung Timur.


Bawaslu Kabupaten Lampung Timur mengatakan, apel siaga patroli Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 ini digelar menjelang masa tenang. Karena besok kan sudah memasuki masa tenang, yang artinya kita akan melakukan penertiban kampanye," terangnya. 


Dalam kesempatan tersebut, ketua bawaslu lampung Timur beserta jajaran nya menegaskan kepada seluruh Panwascam dan PKD, untuk bekerja 24 jam. Yang artinya siang, malam, pagi, dan sore.. 


"Di masa tenang ini hendaknya tidak ada lagi unsur-unsur kampanye, kami minta Panwascam dan PKD harus patroli ke lapangan," tegasnya. 


Bahwa masa tenang ini patroli yang dilakukan merupakan bentuk pengawasan dari Bawaslu terhadap penyelenggaraan Pemilihan pilkada Serentak ini. 


dan jika ada yang masih kampanye di masa tengang ini silahkan segera laporkan kepada kami, dan kami bawaslu juga berfokus juga kepada masyarakat agar bisa, masyarakat juga sama sama mengawasi karena jumlah pengawasan kami juga minim. Jika masih ada yang kampanye di masa tenang seperti di rumah warga dan lain lain , maka ini merupakan pelanggaran. Dan Kawan-kawan Panwascam PKD harus memperhatikan," ujarnya. 


" Demikian pula terhadap adanya kemungkinan politik uang, kami meminta kepada Panwascam dan PKD harus berpatroli ke lapangan".


Pengirim berita :  (Eduardo/Iman)