Breaking news

Senin, 02 Februari 2026

Februari 02, 2026

Bupati dan Wabup Tubaba Hadiri Rakornas di SICC Bogor Tahun 2026

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026)Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam taklimatnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program prioritas nasional dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.Salah satu penekanan utama Presiden adalah persoalan penanganan sampah, yang dinilai serius dan berpengaruh langsung terhadap sektor pariwisata nasional.“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” tegas Presiden Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah.Presiden menyampaikan bahwa pariwisata tidak akan berkembang jika kota dan desa masih kotor. Padahal, sektor pariwisata merupakan salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dan relatif murah dalam pengembangannya. Ia mencontohkan kondisi sejumlah destinasi wisata, termasuk Bali, yang mendapat sorotan akibat persoalan sampah.Presiden pun mendorong kepala daerah untuk menggerakkan seluruh elemen, mulai dari pelajar, aparatur sipil negara (ASN), hingga TNI dan Polri, dalam membangun budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan.Selain isu kebersihan, Presiden Prabowo juga menyampaikan visi besar peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia.“Kita tidak bermimpi jadi negara kaya seperti Norwegia. Kita ingin kualitas hidup rakyat baik. Makan cukup, sehat, sekolah baik, penghasilan cukup,” ujar Presiden.Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menyiapkan fondasi melalui swasembada pangan dan energi sebagai syarat utama kemandirian bangsa. Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapainya, termasuk melalui optimalisasi komoditas strategis seperti kelapa sawit.Presiden juga menyoroti upaya pemerataan ekonomi melalui berbagai program prioritas, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan cadangan beras pemerintah, peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil, serta pembangunan infrastruktur ekonomi di wilayah pesisir dan perdesaan.


Melalui keikutsertaan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan komitmen untuk mendukung penuh program prioritas nasional, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan Indonesia Emas 2045. (Red)

Sabtu, 31 Januari 2026

Januari 31, 2026

Wabup Nadirsyah Hadiri Peringatan Hari Lahir 1 Abad NU-MWC di Gunung Terang Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, menghadiri kegiatan Peringatan Hari Lahir 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Gunung Terang, yang dilaksanakan di lokasi calon Kantor MWC NU Tiyuh Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang, pada Sabtu (31/01/2026).Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah berperan aktif menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan 1 Abad NU, termasuk kegiatan sunatan massal dan pengobatan gratis.Ia menekankan pentingnya peran tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, khususnya Nahdlatul Ulama, dalam membimbing umat tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam mendukung dan menyinergikan program-program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat.Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, di antaranya program pengobatan gratis, penguatan sektor pertanian dan peternakan, serta pemanfaatan pekarangan rumah melalui penanaman komoditas produktif seperti kakao. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.Selain itu, Nadirsyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi sampah plastik. Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.“Pemerintah dan masyarakat harus berjalan seiring, satu tujuan dan satu semangat. Kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika seluruh elemen bersatu dan berperan aktif,” ujarnya.Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih atas sambutan dan partisipasi seluruh jamaah NU, serta berharap peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama menjadi momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Red)

Jumat, 30 Januari 2026

Januari 30, 2026

Wabup Nadirsyah Resmi Buka Turnamen Sepakbola PDI-P dan ARPOL di Mulya Asri Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola PDI Perjuangan dan ARPOL Championship Cup Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka, Kelurahan Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, pada Sabtu (31/01/2026).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat Ponco Nugroho,S.T, pengurus dan anggota DPC PDI Perjuangan Tubaba, pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Tubaba, unsur Muspika Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Lurah Mulya Asri, Ketua KONI, Ketua PSSI Tubaba, panitia pelaksana, sponsor, serta para pecinta sepak bola.Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia, penggiat olahraga, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan turnamen sepak bola tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat saat ini telah membuka program kelas khusus olahraga di 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Tubaba, salah satunya di SMP Negeri 6 Kelurahan Mulya Asri. Program ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi anak-anak yang memiliki bakat dan minat di bidang olahraga agar dapat berkembang secara optimal.Lebih lanjut, Nadirsyah menegaskan bahwa turnamen sepak bola ini tidak semata-mata bertujuan untuk mencari kemenangan, melainkan sebagai sarana silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan lawan di lapangan sebagai kawan dalam membangun prestasi olahraga yang sehat dan berkarakter.

Selain sebagai hiburan positif bagi masyarakat, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Tulang Bawang Barat, sejalan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah.


Turnamen Sepak Bola PDI Perjuangan dan ARPOL Championship Cup tahun 2026 ini digagas dan diselenggarakan oleh DPC-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. (Red)

Januari 30, 2026

Bunda PAUD Tubaba Hadiri Sertijab Ketua HIMPAUDI

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | -  Bunda PAUD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ny. Novianti Novriwan, didampingi Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ny. Ana Nadirsyah, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Uluan Nughik, pada Jum'at (30/1/2026).Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Tulang Bawang Barat, jajaran Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung, seluruh anggota HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), serta para tamu undangan terkait.Dalam sambutannya, Bunda PAUD menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilandasi oleh rasa cinta terhadap dunia pendidikan anak usia dini, cinta kepada anak-anak, serta kepedulian terhadap masa depan generasi penerus daerah. Ia mengucapkan selamat kepada Ibu Zelda Nora Afriza, S.K.M yang resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang baru beserta jajaran pengurus. Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan karya dan pengabdian nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi masa depan daerah.Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan program-program yang telah dijalankan dengan baik. Program tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan lebih maju.Bunda PAUD menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat(Tubaba), bersama Bunda PAUD akan memberikan dukungan maksimal, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi pendidik PAUD. Menurutnya, peningkatan kompetensi merupakan prioritas utama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada HIMPAUDI yang dinilai mampu menyelenggarakan pelatihan secara mandiri meski dengan berbagai keterbatasan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan berupaya lebih hadir dalam mendampingi para pendidik PAUD yang selama ini telah bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab besar dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.Selain itu, ia mendorong penguatan nilai-nilai pendidikan melalui penerapan lima pilar utama, di antaranya cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, disiplin, pembiasaan hidup bersih, tertib, serta tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat ditanamkan secara konsisten melalui keteladanan pendidik dan pembiasaan dalam kegiatan belajar sambil bermain. Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran yang aktif, menyenangkan, sesuai tahap perkembangan anak, serta kemampuan guru dalam melakukan deteksi dini terhadap permasalahan perkembangan anak.Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung, Dr. Istiahana, M.Pd., menyampaikan bahwa pergantian antar waktu merupakan bagian dari mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Organisasi, menurutnya, harus terus berjalan meskipun kepemimpinan dapat berganti.


Ia menegaskan bahwa visi utama HIMPAUDI adalah meningkatkan kualifikasi dan kompetensi pendidik serta tenaga kependidikan anak usia dini guna meningkatkan mutu layanan pendidikan. HIMPAUDI membina berbagai layanan, seperti Kelompok Bermain, Tempat Penitipan Anak, Satuan PAUD Sejenis, serta bentuk layanan lainnya, baik formal maupun non formal. Meski pendidikan anak usia dini formal telah berkembang lebih lama, hal tersebut justru menjadi motivasi bagi HIMPAUDI untuk terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kualitas layanan.


Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan Keputusan Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Lampung tentang Penggantian, Pengangkatan, dan Pengesahan Ketua serta Pengurus Daerah Antar Waktu HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat sisa masa bakti 2023–2027, yang menetapkan Ibu Zelda Nora Afriza, S.K.M sebagai Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Pergantian Antar Waktu.


Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui kolaborasi, profesionalisme, serta pengabdian demi masa depan generasi penerus. (Red)

Kamis, 29 Januari 2026

Januari 29, 2026

Asisten 1 Untung Budiono : Musrenbang Bagian Penting Dalam Rencana Pembangunan Daerah di Tubaba


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tulang Bawang Udik tahun 2026, kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Tulang Bawang Udik, wilayah setempat, pada Rabu (28/01/2026). Untuk diketahui, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, S.Sos., M.H.Dalam sambutannya, Asisten I, Untung Budiono, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, sebagai wadah sinkronisasi usulan prioritas hasil Musrenbang tingkat tiyuh (desa) dengan kebijakan pembangunan daerah.


Untung Budiono menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2026 adalah “Pengembangan Ekonomi Produktif”, yang menjadi pedoman dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan. Tema tersebut difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat di seluruh sektor, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.


Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan Musrenbang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan pendekatan perencanaan teknokratis oleh OPD, partisipatif dari masyarakat, serta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.


Terkait kondisi fiskal, Asisten I mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), tahun 2026 sebesar Rp.840 miliar, sehingga diperlukan perencanaan yang efektif dan efisien. Pemerintah daerah tetap memprioritaskan anggaran pada sektor pendidikan, kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penguatan perekonomian daerah, sejalan dengan visi pembangunan daerah tahun 2025–2029, yakni Sejahtera, Merata, Kreatif, Inovatif, dan Maju.


Pada kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah program prioritas tahun 2026, di antaranya Program Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang dilaksanakan pada 16 SMP negeri di seluruh kecamatan, serta Program TUBABA CERDAS yang berfokus pada penguatan pendidikan karakter lokal dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui peran pemuda sebagai fasilitator dan penggerak.


Melalui Musrenbang Kecamatan ini, diharapkan dapat menghasilkan usulan pembangunan yang terarah, tepat sasaran, dan selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan untuk di tahun 2026, ujarnya.


Pengirim berita : (Robensyah)

Januari 29, 2026

Diduga ! Santap Makanan Bergizi Gratis, Puluhan Siswa di Lamtim Keracunan

Lampung Timur | Prokontra.news |- Kembali terulang untuk kesekian kalinya, di Kabupaten Lampung Timur, Peovinsi Lampung, Puluhan pelajar harus dilarikan ke klinik setelah mengalami mual, sakit perut serta muntah muntah, diduga usai menyantap MBG (Makan Bergizi Gratis), Desa Surya Mataram, di Kecamatan Marga Tiga, kabupaten setempat, pada Kamis (29/1/2026). 
Untuk diketahui, beberapa dari mereka juga telah mendapatkan perawatan intensif di klinik di wilayah setempat, sebelum dirawat, mereka merasakan keluhan seperti mual dan sakit perut yang diduga imbas akibat menyantap makanan yang diberikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Surya Mataram.


" Iya Mas, ada 26 orang santri Ponpes perempuan yang sedang dirawat di klinik sejak kemaren malam dan rata-rata mereka mengalami mual dan sakit perut, " kata salah satu warga Desa Surya Mataram.


Selanjutnya, dari informasi yang diterima, keluhan tersebut juga dirasakan juga oleh beberapa siswa sekolah di tingkat SD dan SMP yang menerima program MBG yang bersangkutan.


" Ratusan siswa di Sekolah kami tak berangkat karena keluhan sakit perut. Bahkan para guru dan saya sendiri juga merasakannya" ungkap salah satu Guru SMP di Sekolahan penerima MBG, (identitasnya dirahasiakan).


Lanjutnya, para guru dan siswa SMP tersebut mengaku bahwa saat menerima MBG pada hari Rabu siang, salah satu menu lauk ayam goreng yang di suir dirasakan sudah basi, "Ada satu siswa kami yang saat ini masih di rawat intensif karena keluhannya itu" tambah Guru tersebut.


Sementara Camat Marga Tiga Sarminsyah dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian para Siswa dan santri Ponpes yang mengeluhkan mual dan sakit perut hingga di rawat di sebuah klinik, "Memang ada puluhan Santri dan siswa yang dirawat lantaran mual dan sakit perut, namun belum di ketahui pasti apakah penyebabnya dari makanan MBG. Kita bersama pihak Dinas Kesehatan sedang melakukan mitigasi dan pemeriksaan terlebih dahulu" jelasnya.


Terpisah, sampai berita ini diterbitkan, Rizqi Nanda selaku Kepala SPPG Desa Surya Mataram, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, wartawan media ini telah berusaha menghubungi melalui sambungan WhatsApp untuk di konfirmasi guna keberimbangan pemberitaan terkait hal tersebut, namun belum juga dapat memberikan respon, begitu dengan Mulyono yang diduga pemilik Yayasan ketika dihubungi pun tidak ada respon.


Pengirim berita : (Iman)

Rabu, 28 Januari 2026

Januari 28, 2026

Bupati Novriwan Jaya Buka Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Tubaba


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news |- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, terus memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas nasional melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., di Aula Lantai III Pemkab Tubaba, pada Rabu (28/01/2026).Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian rakyat.“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus bagian dari upaya mendukung program-program prioritas Presiden Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor,” ujar Bupati.Ia menambahkan, meskipun progres pelaksanaan program menunjukkan capaian yang cukup baik, keberhasilan program tetap membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pihak.“Program pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.Bupati juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mendorong penguatan ekonomi lokal, optimalisasi potensi daerah, serta pelestarian nilai dan budaya bangsa sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tubaba, Achmad Nazarudin, S.IP., M.IP., menyampaikan laporan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tentang percepatan pembangunan koperasi desa.


Program tersebut bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan unit usaha, antara lain perdagangan sembako, simpan pinjam, layanan kesehatan dasar seperti apotek dan klinik desa, serta usaha sektor agro dan turunannya.


Berdasarkan data perkembangan pembangunan per 25 Desember 2025 hingga 26 Januari 2026, masih terdapat sejumlah kendala, di antaranya 14 desa belum memiliki lahan, 4 desa telah memiliki lahan namun belum memasuki tahap pembangunan, 9 desa/kelurahan memiliki lahan yang belum sesuai standar ukuran, serta 6 desa memiliki lokasi yang dinilai kurang strategis.


Selain itu, dari 70 gerai koperasi yang telah terbangun, terdapat 17 gerai yang memerlukan pemetaan ulang terkait kelengkapan perizinan, seperti izin bangunan dan persyaratan administratif lainnya.


Dalam rangka percepatan pembangunan, Pemerintah Daerah telah membentuk Tim Verifikasi dan Validasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2020 serta arahan Menteri Dalam Negeri. Tim ini bertugas memastikan legalitas dan kesesuaian lokasi pembangunan gerai koperasi. Untuk desa yang belum memiliki lahan, pemanfaatan aset milik pemerintah daerah menjadi salah satu alternatif solusi yang akan dibahas bersama pemerintah provinsi dan pihak terkait.


Achmad Nazarudin menegaskan bahwa percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, kepalo tiyuh, serta tamu undangan lainnya. (Red)

Januari 28, 2026

Bupati Novriwan Jaya Hadiri Pelantikan DPD dan DPC Partai NasDem Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news |-  Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Kabupaten Tulang Bawang Barat Periode 2025–2029. Kegiatan tersebut digelar di GOR Z.A. Pagar Alam, Kagungan Ratu, pada Rabu (28/01/2026).Kehadiran Bupati Tubaba merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terhadap proses demokrasi serta penguatan kelembagaan partai politik di daerah. Pemerintah daerah berharap kepengurusan DPD dan DPC Partai NasDem yang baru dapat berperan aktif dalam menyalurkan aspirasi masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.Dalam sambutannya, Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus DPD dan DPC Partai NasDem Kabupaten Tulang Bawang Barat yang baru saja dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati. Bupati juga berharap Partai NasDem dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.“Perbedaan pandangan dalam politik adalah hal yang wajar. Namun, persatuan dan kebersamaan untuk membangun daerah harus tetap menjadi prioritas utama demi kesejahteraan masyarakat Tubaba,” tambahnya.Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, staf ahli, kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.


Melalui momentum ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan seluruh elemen politik dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang harmonis, demokratis, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Red)

Januari 28, 2026

Kadis M.Chery Sopian : Disdik Tubaba Tidak Potong TPG ke 14

Photo : Kadisdikbud Tubaba


Tulang Bawang Barat |Prokontra.news | -  Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menanggapi terkait pemberitaan dugaan pemotongan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 14, yang di terbitkan oleh media online prokontra.news.  


Kepala Disdikbud Tubaba M. Chery Sopian, S.H., M.H. didampingi M. Badri dan Kodri, kepada wartawan media ini, diruang kerjanya mengatakan, bahwa tidak ada kebijakan pemotongan TPG oleh pihaknya, karna penyesuaian besaran tunjangan yang diterima guru terjadi akibat kebijakan penganggaran dari Pemerintah Pusat serta ketentuan perundang-undangan yang mengikat pengelolaan keuangan daerah, ucapnya, pada,Rabu  (28/1/2026).


Dilanjutkan, tidak ada pemotongan TPG, yang terjadi itu adalah penyesuaian realisasi anggaran karena dana yang ditransfer pusat tidak sepenuhnya sesuai dengan nilai pengajuan daerah, jelasnya.


Lebih lanjut, adapun total kebutuhan TPG ke-13 dan ke-14 yang diusulkan Pemkab Tubaba sudah termasuk Tambahan Penghasilan (Tamsil) serta TPG guru agama mencapai sekitar Rp12,7 miliar. Namun, realisasi dana yang diterima Daerah hanya sebesar Rp11,95 miliar, urainya.


Ditambahkan, Dana TPG tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang pengelolaannya tunduk pada Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa. Dalam regulasi tersebut, Pemerintah Kabupaten diwajibkan menyisihkan minimal 10 persen DAU untuk Alokasi Dana Desa, imbuhnya.


Lebih dalam, terkait Penyisihan ini, adalah amanat Undang-undang dan wajib dilaksanakan. Kondisi ini tentu berdampak pada ruang fiskal Daerah dalam merealisasikan tunjangan secara penuh, tuturnya.


Selain itu, setelah penyisihan DAU dilakukan, pengaturan alokasi anggaran ditetapkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mempertimbangkan prinsip proporsionalitas dan kemampuan keuangan Daerah. Besaran TPG yang diterima guru juga menyesuaikan gaji pokok serta kewajiban Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sesuai golongan, dan untuk golongan IV dikenakan PPh 21 sebesar 15 persen dan golongan III sebesar 5 persen. Ini bukan kebijakan Daerah, melainkan ketentuan perpajakan Nasional, ungkapnya.


Dirinya juga menekankan bahwa Disdikbud hanya berperan dalam pengusulan dan verifikasi data administrasi penerima TPG. Pengelolaan dan penyaluran dana sepenuhnya dilakukan melalui mekanisme keuangan daerah, terangnya.


Perlu diketahui, Dana TPG ditransfer ke kas Daerah, lalu disalurkan langsung ke rekening masing-masing guru melalui sistem pembayaran pemerintah daerah. Tidak dikelola secara teknis oleh Disdikbud, dan secara rinci, pengajuan anggaran TPG baik 13 dan 14 guru umum mencapai Rp10,9 miliar, Tamsil Rp69,5 juta, dan TPG guru agama Rp1,69 miliar, dengan total Rp12,7 miliar. Realisasi anggaran yang diterima daerah sebesar Rp11,95 miliar dan kalau bicara soal pengajuan TPG 14 usulan kita mencapai 6,4 milyar akan tetapi realisasinya hanya 5,9 milyar, lalu disisihkan lagi 10 persen, tutupnya. (Marwan)