Breaking news

Tampilkan postingan dengan label Pesawaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawaran. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2026

Agustus 27, 2026

Diperkuat ! Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton "Fondasi Pembangunan di Pesawaran"

Pesawaran | Prokontra.news | -  Satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. dan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai langkah pembangunan yang telah dijalankan, pada Kamis (27/8/2026)


Sejak dilantik pada 27 Agustus 2025, pasangan Nanda-Anton bersama jajaran Pemerintah  Kabupaten Pesawaran terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berbagai program tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan capaian pembangunan, tetapi juga membangun fondasi yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.


Mengusung visi menuju Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif,  Efektif dan Produktif (CAKEP), Bumi Andan Jejama terus berbenah dan bertransformasi menjadi daerah yang fokus pada berbagai perbaikan di berbagai sektor.


Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan arah positif. Perekonomian Kabupaten Pesawaran tumbuh sebesar 5,38 persen, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan berbagai sektor produktif daerah.


Pada saat yang sama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pesawaran meningkat menjadi 70,90. Kondisi tersebut berjalan beriringan dengan upaya pemerintah daerah menekan angka kemiskinan yang turun menjadi 10,93 persen serta mengurangi tingkat pengangguran.


Stabilitas ekonomi masyarakat juga terus dijaga. Inflasi Kabupaten Pesawaran berada pada angka 0,44 persen, yang mencerminkan terjaganya stabilitas harga dan daya beli masyarakat.


Capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan yang terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui kebijakan yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga penguatan potensi lokal.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan 10 Program Prioritas Terintegrasi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih konkret. Berbagai langkah kolaboratif pun terus digalakkan baik dari lintas lembaga hingga kementerian pusat sebagai upaya menjaring berbagai aspirasi dan program yang bisa diterapkan di daerah.


Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus melakukan perbaikan jalan melalui Satgas Tambal Sulam sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan ruas jalan kabupaten. Langkah tersebut turut mendorong peningkatan kemantapan jalan yang kini mencapai 55,27 persen.


Di sektor pendidikan, rencana pembangunan Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Gedong Tataan serta Balai Latihan Kerja (BLK) Pariwisata di Kecamatan Kedondong menjadi bagian dari investasi pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda agar memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.


Mengangkat Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru.

Pesawaran juga terus memperkuat pengembangan potensi lokal sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada keunggulan daerah.


Di sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengembangkan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) yang menghubungkan potensi pesisir hingga kepulauan. Pengembangan tersebut diarahkan untuk memadukan kekayaan alam, budaya, UMKM, serta kreativitas masyarakat sehingga pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi lokal.


Potensi daerah juga diperkuat melalui upaya penyelesaian persoalan lingkungan. Rencana pengembangan fasilitas pengolahan sampah berkelanjutan di TPA Taman Sari menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan pengelolaan sampah yang lebih modern sekaligus membuka peluang kerja sama dengan mitra dan investor.


Kelola Pemerintahan Terus Diperkuat.

Di tengah percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga menempatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab sebagai bagian penting dari proses pembangunan.


Komitmen tersebut salah satunya tercermin melalui keberhasilan Kabupaten Pesawaran mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.


Capaian tersebut menjadi penguat bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan pengelolaan pemerintahan yang baik, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.


Memasuki satu tahun kepemimpinannya, Bupati Nanda menyebut bahwa berbagai capaian yang telah diraih, merupakan modal untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.


“Apa yang telah kita capai selama satu tahun ini harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih baik. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan, masih banyak potensi yang harus kita kembangkan, dan masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus kita jawab. Karena itu, semangat kolaborasi harus terus kita jaga,” ujar Bupati.


Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menegaskan bahwa pembangunan daerah harus mampu menciptakan keterhubungan antara kebijakan pemerintah dengan potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat.


“Kita ingin pembangunan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi mampu membuka kesempatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, potensi yang ada di desa harus kita dorong menjadi kekuatan ekonomi daerah,” kata Wabup Antonius.


Satu tahun perjalanan Nanda-Anton menjadi bagian awal dari ikhtiar panjang Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mewujudkan pembangunan yang semakin inklusif dan berkelanjutan. Melalui sinergi semua pihak, Pesawaran terus bergerak membangun fondasi yang lebih kuat untuk menghadirkan kesejahteraan sekaligus meningkatkan daya saing daerah. (Red)

Kamis, 09 April 2026

April 09, 2026

DPRD Pesawaran Gelar Paripurna LKPJ 2025 " Perkuat Kinerja Pemerintah "

Pesawaran | Prokontra.news | - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (9/04/2026).Rapat paripurna dihadiri oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta para Camat. Dari unsur legislatif, turut hadir Ketua DPRD Achmad Rico Julian, Wakil Ketua I M. Nasir, Wakil Ketua II Aria Guna, serta jajaran anggota DPRD Kabupaten Pesawaran.Rapat dibuka oleh pimpinan sidang dan dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi LKPJ oleh perwakilan masing-masing komisi DPRD. Rekomendasi tersebut memuat sejumlah catatan strategis berupa saran, pendapat, dan koreksi terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah selama Tahun Anggaran 2025, sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja ke depan.


Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas rekomendasi yang telah disampaikan DPRD. Menurutnya, catatan tersebut merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.


“Rekomendasi yang disampaikan DPRD menjadi masukan strategis bagi kami dalam melakukan perbaikan penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan, serta tugas umum pemerintahan ke depan,” ujar Bupati Nanda.


Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2025 adalah Mempercepat Pemulihan Ekonomi Berkualitas dan Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Masyarakat Pesawaran Lebih Maju, Sejahtera dan Produktif. 


Tema tersebut diwujudkan melalui sejumlah prioritas pembangunan, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, penguatan iklim investasi, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta penguatan desa mandiri berbasis potensi lokal.


Bupati juga mengungkapkan bahwa sepanjang Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama DPRD telah berhasil melaksanakan berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan berbagai capaian dan penghargaan di sejumlah bidang, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu menjadi perhatian bersama.


“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang,” tambahnya.


Menghadapi tantangan pembangunan ke depan yang semakin kompleks, Bupati menekankan pentingnya penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang partisipatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.


Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, jajaran perangkat daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan pihak swasta yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.


“Kami berharap kemitraan yang telah terjalin baik antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan DPRD dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Red)

Jumat, 09 Januari 2026

Januari 09, 2026

Bupati dan Wabup Pesawaran Hadiri Panen Raya dan Zoom Meeting Bersama Presiden RI

Pesawaran | Prokontra.news | - Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H. menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disaksikan secara virtual melalui zoom meeting. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PDAM Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu (7/1/2026).Kegiatan nasional ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, serta rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang tengah melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Pesawaran.Rombongan Jawa Tengah dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta jajaran perangkat daerah terkait.


Pada kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras hanya dalam kurun waktu satu tahun, lebih cepat dari target awal yang telah ditetapkan pemerintah. Presiden menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan tonggak strategis dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia.


Menurut Presiden Prabowo, kedaulatan sebuah bangsa tidak akan pernah utuh apabila kebutuhan pangan rakyatnya masih bergantung pada negara lain. Oleh karena itu, swasembada pangan menjadi fondasi utama dalam menjaga kemerdekaan dan ketahanan nasional.


Presiden juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kerja keras seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para petani dan penyuluh pertanian di seluruh Indonesia, yang telah membuktikan bahwa bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan.


“Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangannya bergantung pada bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.


Sementara itu, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dalam paparannya menyampaikan sejumlah capaian strategis sektor pertanian nasional. 


Ia mengungkapkan bahwa produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai 34 juta ton. Selain itu, peran Perum Bulog dinilai sangat krusial dalam menyerap hasil panen petani sehingga mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan nasional.


Menteri Amran juga menyebutkan bahwa stok beras nasional saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni mencapai 3,2 juta ton dan bahkan sempat menyentuh angka 4 juta ton. Capaian tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan stok beras nasional pada saat Indonesia menerima penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).


“Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih yang berangkat dari gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia dan didukung oleh seluruh penyuluh serta petani Indonesia. Terima kasih,” ujar Menteri Amran menutup pemaparannya.


Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira menyambut baik dan memberikan apresiasi atas keberhasilan program swasembada pangan yang digagas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.


Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat tidak hanya berdampak pada kemandirian bangsa, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di daerah.


Bupati Nanda Indira optimistis Kabupaten Pesawaran siap mendukung dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan produktivitas lahan, serta sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan.


Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan optimismenya bahwa Provinsi Lampung akan menjadi salah satu daerah penyangga utama swasembada pangan nasional. Ia mengungkapkan bahwa produksi padi Lampung pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan.


“Tahun ini produksi padi Lampung naik hampir 15 persen, dari 2,7 juta ton menjadi sekitar 3 juta ton. Kami optimistis pada 2026 produksi dapat meningkat lagi sebesar 15 hingga 20 persen,” ujar Gubernur Mirza.


Ia menambahkan, peningkatan produksi tersebut akan semakin diperkuat melalui penerapan pupuk organik cair yang ditargetkan dapat diterapkan secara merata pada tahun 2026. Program tersebut diperkirakan mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga 10 persen.


Selain padi, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong peningkatan produksi jagung serta memperkuat kerja sama antardaerah, salah satunya melalui perjanjian kerja sama sektor pertanian antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah.


“ Kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” pungkas Gubernur Lampung. (Red)

Rabu, 17 April 2024

April 17, 2024

E-Sports Competition Kapolres Tulang Bawang Cup Session I Berlangsung Sukses, Berikut Daftar Pemenangnya

                                      

Tulang Bawang|Prokontra.News| - E-Sport competition yang digelar oleh Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berlangsung dengan sukses dan telah mendapatkan daftar nama-nama tim yang menjadi juara atau pemenangnya.

Pemberian hadiah kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, dengan didampingi Forkopimda dan Wakapolres Tulang Bawang, Kompol M Kasyfi Mahardika, SIK, SH, MM, di lapangan Mapolres setempat pada Rabu (03/04/2024) sore.

Kompetisi Kapolres Tulang Bawang Cup session I ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 2 s/d 3 April 2024 dengan mempertandingkan 3 jenis permainan yakni Free Fire (FF), PUBG, dan Mobile Legend, serta diikuti sebanyak 86 tim atau 308 peserta.


"E-Sport competition yang kami selenggarakan selama dua hari di lapangan tennis Mapolres Tulang Bawang berlangsung dengan sukses, yang mana ini merupakan pertama kali diadakan oleh Polda Lampung terutama di Polres jajaran," kata AKBP James.


Lanjutnya, e-sports competition yang kami gelar ini, diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet yang nantinya bisa bertanding hingga ke kancah nasional maupun internasional dan pastinya bisa membawa nama Kabupaten Tulang Bawang yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.


"Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dalam e-sports competition Kapolres Tulang Bawang Cup session I, jangan cepat merasa puas dengan apa yang telah diraih dan teruslah berlatih hingga memiliki skill yang benar-benar mumpuni," papar perwira peraih Adhi Makayasa Akpol 2004.

Kapolres menjelaskan, berikut daftar nama para pemenang e-sports competition Kapolres Tulang Bawang Cup session I yang terdiri 3 jenis permainan yakni Free Fire (FF), PUBG, dan Mobile Legend.

Untuk Free Fire (FF), juara I diraih tim Mers Lembek, juara II diraih Esi Tuba, dan juara III diraih oleh Nutrisari. Pada PUBG, juara I diraih tim Esi Tuba, juara II diraih Wolf Fire, dan juara III diraih oleh Evo Starboy Union. Sementara Mobile Legend, juara I diraih tim Esi Tuba, juara II diraih Menyala Squad, dan juara III diraih Voxa.

"Untuk juara I mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta, juara II mendapatkan mokap, sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 600 ribu, dan juara III mendapatkan mokap, sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 400 ribu," jelas perwira dengan melati dua dipundaknya.

AKBP James menambahkan, dengan telah suksesnya e-sports competition Kapolres Tulang Bawang Cup session I, akan ada session-session selanjutnya yang pasti akan lebih seru lagi dan animonya akan semakin lebih banyak lagi dari para generasi muda (gen-z). (Red)