Breaking news

Minggu, 02 Februari 2025

Februari 02, 2025

Ponpes Al - Hasbiyah Lamtim Harapkan Perhatian dan Bantuan Pemerintah


Lampung Timur|Prokontra.news|- Pondok pesantren Al - Hasbiyah Sunan Kali jogo yang beralamat di Desa Taman Fajar, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, berharap mendapatkan perhatian dari pemerintah pada Minggu (02/02/2025).


Pondok pesantren ini selain mengajarkan para santri tentang ajaran agama Islam dan juga mengobati para pasien Orang Dalam Gangguan jiwa (ODGJ)



Dalam sela - sela kegiatan, Gus Anam selaku pendiri dan pengasuh pondok pesantren Al - Hasbiyah Sunan Kali Jogo mengatakan Bahwa dari tahun 2017 hingga tahun 2025 kurang lebih 50 orang ODGJ yang telah disembuhkan, namun mirisnya belum sama sekali mendapatkan perhatian dari pemerintah baik pusat maupun daerah.


"Kami selaku pengasuh pondok pesantren berharap pemerintah membuka mata tentang sosial karena pada dasarnya pengobat dan perlindungan ODGJ adalah kewajiban pemerintah kami disini bergerak hanya berdasarkan hati nurani, " harap Gus Anam


Perlu diketahui, uniknya pondok pesantren ini selain mengobati ODGJ, para pasien juga diajarkan tentang kerajinan tangan seperti membuat lemari dan kursi.


Pengirim berita : (Eduardo/ Iman)

Sabtu, 01 Februari 2025

Februari 01, 2025

Walkot Bandar Lampung Resmi Buka Muskercab l PCNU 2025

Bandar Lampung| Prokontra.news|-Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membuka secara resmi Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung,di lokasi Aula Man 2, pada Sabtu, (01/02/2025).


Ikut Hadir dalam acara Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung mendampingi Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana yaitu Forkopimda Kota Bandar Lampung, Ketua PWNU Provinsi Lampung Puji Raharjo berserta jajaran, perwakilan Dandim 0410/kbl, wakil Polresta Bandar lampung Ketua PCNU Kota Bandar Lampung Kiyai  Ichwan Adji Wibowo beserta pengurus lainnya, Asisten I pemerintahan Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya, Kepala OPD Pemkot Bandar Lampung, serta Camat TBS dan Bumi waras.


Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung dilaksanakan dengan tema, "Membangun Kemandirian Jami'iyah di Tengah Peradaban Urban" serta  dihadiri oleh para pengurus ranting PCNU Sekota Bandar Lampung.


Ketua PWNU Provinsi Lampung Puji Raharjo menyampaikan dalam sambutan di acara Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung agar Muskercab I ini di jadikan ajang untuk menyatukan visi dan misi para pengurus ranting sampai tingkat kecamatan se-kota Bandar Lampung agar bisa mendukung program-program Pemkot Bandar Lampung dan bersinergi serta senantiasa menjaga silaturahmi dan kekompakan sesama pengurus agar selalu terjaga untuk kemaslahatan umat wabilkhusus warga Nahdiyin.


Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan agar dalam momentum MUSKERCAB  I PCNU kota Bandar Lampung senantiasa terjalinnya silaturahmi sesama kader NU dan selalu menjaga kekompakan sesama pengurus NU Sekota Bandar Lampung. Dan Pemerintah Kota Bandar Lampung selalu support dengan program-program dari pemerintah kota Bandar Lampung agar NU baik provinsi dan Kota Bandar Lampung selalu dibantu dengan kegiatan-kegiatan NU lainnya dan pemerintah akan meningkatkan program nya demi mendukung kemaslahatan umat khusus nya warga Nahdiyin.


"Alhamdulillah pada Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung sangat rame sekali yang hadir semoga berjalan dengan baik dan lancar dan berkah semoga program-program di pemerintah kota Bandar Lampung disalurkan buat khususnya warga Nahdiyin dan semoga NU atau Nahdatul Ulama selalu bersinergi dengan pemerintah Kota Bandar Lampung." tutup Eva Dwiana. (Red)

Senin, 27 Januari 2025

Januari 27, 2025

Rugikan Warga..! Bau tidak sedap Akibat Air Limbah Karet di Tiyuh Kagungan Ratu Tubaba


Tulang Bawang Barat | Prokontra.news| - Warga Rk 06 Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung sangat mengeluh, diduga akibat bau limbah karet yang dialirkan ke siring / parit depan pemukiman rumah warga setempat, Senin (27/01/2025).


Selain itu, dipicu gorong gorong tertutup akibat pembuatan jalan lapen membuat air limbah karet ikut meluap ke halaman rumah warga, pada saat air hujan turun, dan juga air limbah karet dialirkan ke arah sungai 



Sehingga menyebabkan warga sekitar merasa tidak nyaman dan dirugikan oleh bau busuk limbah air karet yang lama tergenang bahkan dialirkan ke sungai. Lapak karet tersebut sudah berdiri kurang lebih 7 sampai 8 tahun, warga setempat juga khawatir sumur mereka mengalami pencemaran akibat limbah karet tersebut.


Warga berinisial ( IM ) kepada wartawan media ini mengatakan, terkait pengolahan limbah cair di lapak karet tersebut tidak ada, limbahnya langsung masuk ke siring / parit warga dan mengendap tentu menimbulkan bau tidak tidak sedap, dan siring / parit nya juga terlihat buntu, serta tidak memiliki izin dari warga setempat sebab warga tidak pernah dimintai tanda tangan oleh pengusaha / lapak karet tersebut, ucapnya.


Ditambahkan, Dirinya berharap kepada pemilik pengusaha / lapak karet tersebut, untuk air limbah karetnya itu tolong segera diurus agar bau busuk nya tidak merusak dan menggangu kenyamanan tetangga sekitar, tutupnya.


Hal senada diungkapkan oleh warga sekitar berinisial ( SW ), ” harapan saya, itu kan tempat usaha tolong dibenerin, dibagusin saat selang bocor, apa lagi gara - gara ada jalan sabes jadi tertutup aliran siring / parit  karena tidak ada gorong-gorong, air karet akhirnya mengendap lama dan pada saat hujan turun, akhirnya airnya pun membludak kesini semua, apalagi pas waktu hujan sehari semalam, air nya ke halaman rumah kami selama 2 hari, jelasnya.


Warga berinisial ( MWL ) wilayah setempat, dirinya juga mengatakan ," tentu kami terganggu dan tidak nyaman dengan bau busuk limbah karet tersebut, bahkan kami sekeluarga sekarang jarang duduk santai di depan teras rumah, sebab air limbah karet yang dari atas itu, di alirkan ke sungai, paparnya.


Pemilik lapak karet bernama El saat dikonfirmasi wartawan media ini, dirinya  berdalih, menurutnya warga tidak ada yang komplain dengan air karet tersebut, sebab usahanya tersebut sudah ada izin dari warga dan Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu, kilahnya.


Ditambahkan, saya membuka usaha ini sudah lama betul, limbahnya ini langsung ke sungai, dan disini ada kolam penampungan terus kesitu lalu dialirkan melalui siring / parit kemudian menuju ke sungai, Jadi keluhan warga masyarakat itu tidak ada, " dan aku ada surat dari Tiyuh sudah tiga tahun ini, selain itu juga ada tanda tangan warga di lingkungan sini, usaha saya ini juga sudah lama tidak pernah off / berhenti, "elaknya.


Warga masyarakat sekitar berharap kepada pihak - pihak dan instansi terkait yang membidangi, dapat menindak lanjuti bau busuk  yang ditimbulkan oleh air limbah karet hingga merugikan warga tersebut.


Pengirim berita : (Robensyah)

Januari 27, 2025

Walkot Eva Dwiana Pantau Aliran Sungai Penyebab Banjir di Bandar Lampung


Bandar Lampung|Prokontra.news| - Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memantau sejumlah aliran sungai yang meluap saat bencana banjir 17 Januari 2025 lalu. 

Dalam kunjungan Walikota Bandar Lampung bersama rombongan memantau aliran sungai di Kecamatan Teluk Betung Timur dan Kecamatan Sukabumi, Pada Senin ( 27/01/2025).


Hj. Eva Dwiana dalam kunjungan mengatakan, akan memperbaiki bronjong dan melakukan normalisasi Sungai.


"Ada puluhan bronjong yang akan dibuat oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Pemasangan bronjong dilakukan secara bertahap tahun ini, " jelas Eva Dwiana. 


Lebih lanjut, kita sudah menyusuri alir sungai, penyebab bajir tersebut diakibatkan tertutupnya aliran sungai oleh berbagai perusahaan. Kita akan segera meminta untuk melakukan pembongkaran panel beton yang menutup saluran air tersebut.


"Kita juga berupaya akan membuat embung dan juga harus kordinasi dengan kabupaten pesawaran, dan lampung selatan, serta juga gubernur. Kalau seperti ini terus maka tidak akan selesai. Mudah-mudahan ke dapan ada respon, manfaat embung ini bagus kita bisa memelihara ikan dan ini kita kelola bersama-sama, " terangnya.


Eva menambahkan, kalau tempat-tempat rawan banjir semua sudah tau lah ada sedikit-sedikit, kalau yang ini luar dugaan kita memang harus ada kerja sama dari semuanya dari pesawaran, dan lampung selatan, serta perusahaan yang ada di sekitar kalau ini terselesaikan.


"Kita perlu kerjasama dengan pak gubernur, untuk rencana pembangunan embung di pesawaran dan lampung selatan, " tutupnya.(Red)

Januari 27, 2025

Pemagaran Pagar Laut dan Perselingkuhan Politik Ekonomi Kekuasaan


Penulis :

Ahmad Basri 

Ketua : K3PP Tubaba


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Jika tidak ada suara kritis masyarakat tentang pemagaran pagar laut yang berlokasi di Tangerang tentu saja niat busuk mereka akan berjalan mulus.Terbongkarnya pemagaran pagar laut yang dipatok sepanjang kurang lebih 30 KM persegi dari unsur bambu setidaknya menyadarkan kita semua bahwa negeri kita ini memang sudah sangat ruwet salah urus salah pengelolaan. 


Ironisnya di satu sisi masyarakat selalu dibangun dengan dogma - dogma ideologis politik Kebangsaan Nasionalisme tentang semangat nilai - nilai  cinta tanah air.Namun realitas yang ada semua dogma - dogma ideologis politik tersebut dalam prakteknya semua hanyalah “dongeng” yang membodohi daya nalar kita sebagai sebuah bangsa.Pembodohan terhadap anak bangsa.


Pemagaran Pagar laut telah dibongkar oleh pemerintah khususnya oleh aparat TNI - AL itupun setelah mengalami proses pergolakan dealitik kritis yang sangat tajam di tengah publik.Sekali lagi “No Viral No Justice” setidaknya merupakan peluru ampuh yang bisa menyadarkan pemerintah untuk kembali kejalan yang benar dalam mengelola seluruh potensi kekayaan sumber daya alam ( Baca Laut). No Viral No Justice menjadi bangunan kesadaran kita semua untuk kembali kepada jalan yang benar.


Elit pemimpin negeri ini sesungguhnya memang telah sangat “keblinger” dan cenderung menghalalkan segala cara dalam mengelola sumber daya alam demi satu tujuan kotor untuk melanggengkan syahwat politik ekonomi kekuasaan.Sulit dibayangkan bahwa pemagaran pagar laut sepanjang 30 KM merupakan bentuk nalar kesadaran penuh masyarakat disekitar lokasi pantai (nelayan) atau hanya dilakukan oleh pengembang kelompok usaha “aguan” semata.Seolah - olah pemagaran pagar laut bentuk inisiatif para nelayan disekitar pantai.


Pemagaran pagar laut sesungguhnya bentuk nyata persengkongkolan “perselingkuhan” atau satu bentuk onani masturbasi bersama antara elit penguasa dan pengusaha.Tidak mungkin pemagaran pagar laut itu terjadi tanpa back up kekuasaan. Pemagaran pagar laut jelas - jelas bentuk pengkhianatan atas kedaulatan negara.Pengkhianatan atas simbol negara ini setidaknya harus disematkan kepada para pelaku pemagaran pagar laut.


Harus diingat bahwa para “Taipan Mata Sipit” adalah yang menikmati semua kenikmatan fasilitas negara dalam mengembang usaha bisnis adalah bentuk nyata yang tidak terbantahkan.Fenomena persengkongkolan “perselingkuhan” atau onani - masturbasi bersama antara elit kekuasaan dan penguasa sesungguhnya sudah lama terjadi dan khususnya dalam penguasaan sumber daya alam namun menjadi kasat mata terbuka sejak reformasi 98.


Siapa sesungguhnya pelaku inisiator yang melakukan tindakan pemagaran pagar laut tersebut sehingga memiliki “ kehebatan” keberanian. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengungkapkan bahwa ada dua perusahaan yang terlibat yakni PT. Intan Agung Makmur dan PT.Cahaya Inti Sentosa. Kedua perusahaan inilah yang bertanggung jawab.Terlepas mereka menyangkal bahwa pemagaran pagar laut adalah legal karena berdasarkan pada sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan) dan SHM (Sertifikat Hak Milik).


Jika ditelisik kedua perusahaan anak perusahaan yang bermuara dengan satu kepemilikan dari PT. Agung Sedayu Group.Kita tahu semua pemilik perusahaan tersebut adalah “anak emas” sang penguasa yang telah lengser beberapa waktu lalu dari singgasana kekuasaan.Artinya, pemagaran pagar laut di sinyalir di era kekuasaan “mulyono” bukan di era Presiden Prabowo.


Sangat sulit dibayangkan kawasan laut yang merupakan struktur simbiosis tentang simbol kedaulatan negara bisa di kapling - kapling dengan seenaknya tanpa merasa bersalah sedikitpun.Apalagi kalau bukan mewakili sifat watak keserakahan. Fir’aun saja yang disimbolkan sebagai manusia “biadab” tidak memiliki jejak sejarah laut dikuasainya demi kepentingan pribadi namun sebaliknya ditenggelamkan oleh lautan atas kesombongannya.


Pembongkaran pagar laut yang kini hampir selesai setidaknya mempertegas pemerintahan Presiden Prabowo ingin menunjukan bahwa kekuasaan jabatannya sebagai presiden tidak memiliki afiliasi politik ekonomi dengan para oligarki.Pesan itu yang setidaknya ingin disampaikan pihak istana atas pembongkaran pagar laut.Inilah saatnya momentum yang paling tepat menata kembali nilai - nilai kedaulatan rakyat kedaulatan negara yang telah tergadaikan oleh kekuasaan yang terdahulu.Masih banyak jika dibongkar lebih dalam lagi pemagaran pagar laut tidak hanya terjadi di Wilayah Tangerang bisa jadi telah  merata di seluruh Indonesia. (*)



Januari 27, 2025

Walkot Eva Dwiana Kembali Tinjau Titik Banjir di Bandar Lampung


Bandar Lampung|Prokontra.new
s|- Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana beserta sejumlah Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali meninjau dan memantau sejumlah titik lokasi banjir yang melanda di Kota Bandar Lampung, Minggu (26/1/2025).



Kegiatan ini dilakukan di wilayah Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Bumi Waras dan pemukiman penduduk sekitaran Pura Way Lunik, mencari sumber yang menjadi sumbatan dan yang menjadikan salah satu penyebab luapan air menjadi banjir.


"Alhamdulilah kita sudah melihat sejumlah titik sumbatan dan penyempitan jembatan gorong-gorong. Kita juga akan koordinasi dengan berbagai perusahaan, dan beberapa talud juga yang rusak akan segera diperbaiki, " ujar Walikota Bandar Lampung.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengajak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) mesuji sekampung dan PT. KAI bersama melakukan Normalisasi Sungai di Kota Bandar Lampung.


"Kita melihat sungai sudah mengalami pendangkalan, ini tanggung jawab balai makanya kita mau kolaborasi. Tadi ada juga sungai dibawah jalur kreta dan perlu di lakukan pengerukan," ungkap Eva Dwiana.


Lanjutnya, kepada sejumlah perusahaan dan balai untuk kerjasamanya, karena warga juga akan terdampak akibat dari penyempitan gorong-gorong yang dilakukan sehingga debit air sungai meningkat. Langkah awal Pemerintah Kota akan melakukan pengerukan dan pelebaran disejumlah titik sumbatan dan sungai agar dapat menampung debit air menjadi lebih baik.


Selain itu Eva menambahkan, banyak terdapat juga pelaku usaha yang sengaja membangun tempat di bibir sungai sehingga membuat air tak lancar.


"Ditemukan ada bangunan yang menyumbat air, nanti itu akan diketahui koordinasikan dan bongkar, ada 12 titik aliran sungai termasuk Panjang dan Teluk Betung, kita akan bergerak cepat untuk merapikannya," tutupnya. (Red)

Sabtu, 25 Januari 2025

Januari 25, 2025

Walkot Bandar Lampung Peduli dan Tinjau Warga Terdampak Banjir

Bandar Lampung|Prokontra.news|- Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana sapaan akrabnya (Bunda Eva), meninjau langsung pasca banjir yang melanda Kota Bandar Lampung dengan keadaan hujan lebat tidak menjadi suatu titik lelah, Pemimpin Kota Bandar Lampung untuk terus perduli terhadap warganya.


Tidak luput dari pantau awak media dilokasi Bunda Eva (Walikota Bandar Lampung-red) bersama jajaran Sekertaris Daerah, Asisten, Kepala OPD, Camat dan Kepala Puskesmas, meninjau di tiga titik pasca terjadinya banjir yaitu, Pasar Ambon, Jembatan Beton Kecamatan Teluk Betung Selatan, dan Way Lunik Kecamatan Panjang, pasca terjadinya banjir pada beberapa hari lalu. Sabtu (25/01/2025).


Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan beberapa kecamatan kita pantau, mudah-mudahan akan segera membentuk tim, Sekda, OPD-OPD Kecamatan, kordinator dan harapan kita kordinasi dengan pemerintah dan masyarakat nantinya tetap fokus untuk membangun bagi rumah-rumah warga yang rawan banjir.



"Penyebab rawan banjir di sebabkan bangunan warga salah satu kamar menghalang aliran di atas sungai, itukan salah, nanti kita bicarakan lagi dengan yang punya rumah, kalau dia mau kita mundurkan rumahnya dan akan kita bangun," ujarnya.


Lanjutnya, dan nanti akan kita perbaiki sungainya dan rumah juga kita perbaiki, tapi mereka harus mundur supaya tidak terulang kembali banjir, gimana aliran sungai mau mengalir kalau seperti ini.


"Meminta kepada Baznas karena di Way Lunik ini ada gorong-gorong yang luar biasa kecil yang tidak bisa menampung debit sungai, maka kita harus bekerja sama bukan kabupaten kota saja melainkan kita semua, kita harus bergerak, saya minta sekda dan beberapa kordinator yang sudah di tunjuk dan besok mulai pendataan kerugian masyarakat," tutupnya. (Red)

Jumat, 24 Januari 2025

Januari 24, 2025

Bukti Nyata..! LMC Peduli Salurkan Bantuan Korban Banjir


Bandar Lampung| Prokontra.news|- Peduli korban banjir Management Lampung Media Company ( LMC ) salurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Jum'at (24/01/2025).


Untuk diketahui bantuan tersebut, hasil pengalangan dana yang dilakukan oleh LMC selama 2 hari, yaitu di Jalan Lintas Timur, lampu merah terminal Menggala dan pengguna jalan serta masyarakat Kota Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.


Adapun bantuan yang disalurkan oleh LMC ke masyarakat korban banjir di Kota Bandar Lampung berupa paket sembako dan beras.


Pada kesempatan tersebut, Ade Setiawan  selaku Founder LMC  mengatakan, bantuan ini adalah hasil Pengalangan dana yang dilakukan 20 Owner media yang tergabung di LMC selama 2 Hari, " Alhamdulilah pada hari Jum'at penuh berkah ini bantuan telah disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Bandar Lampung, ucapnya. 


Lebih lanjut, semoga bantuan yang disalurkan oleh LMC ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban penderitaan warga yang terdampak banjir, jelasnya.


Diungkapkan oleh, Ibu Muharlinda Yanti, Ibu Nurmala, Ibu Siti Khodijah , selaku warga Jalan Ikan Sebelah, RT O33 / Lingkungan 03, Gg Buntu, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, " kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada Lampung Media Company ( LMC ) yang telah peduli dan membantu meringankan beban penderitaan kami warga yang terdampak banjir, semoga LMC sukses dan jaya selalu, ucapnya.


Dilanjutkan, bantuan yang diberikan oleh LMC ini  sangat berarti bagi kami  warga Kota Bandar Lampung yang terdampak banjir, tutupnya.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Founder LMC Ade Setiawan, CO Founder LMC Sonni Duan Septayadi, Ketua LMC Marwansyah, Bandahara LMC Nurwan, jajaran Pengurus LMC dan Para Warga Masyarakat Kota Bandar Lampung yang terdampak banjir. (Red

Selasa, 21 Januari 2025

Januari 21, 2025

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir


Bandar Lampung|Prokontra.news| - Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Bandar Lampung mulai surut. Dalam musibah ini banyak rumah warga yang tergenang bahkan mengalami kerusakan. Upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui jajaran Instansi terkait terus dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pasca musibah tersebut.


Melalui Instruksi Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, sapaan akrabnya (Bunda Eva-red), Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan berupa beras, pelayanan kesehatan puskesmas keliling, guna penunjang keperluan masyarakat Kota Bandar Lampung dalam pasca musibah banjir yang terjadi pada jum'at lalu.


Diketahui bantuan yang diberikan oleh Bunda Eva untuk masyarakat yang terdampak pasca banjir tersebut, dibagikan di empat Kecamatan yang berada di Kota Bandar Lampung.


Dalam hal ini Sekertaris Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan mengatakan, selain paket makanan pihak pemerintah kota bandar lampung menyerahkan kasur dan selimut.


"Bantuan hari ini diserahkan kepada empat camat masing-masing, sesuai instruksi pimpinan Bunda Eva (Walikota Bandar Lampung-red), " ungkapnya kepada awak media, Selasa (21/01/2025)


Lebih lanjut, pemerintah kota bandar lampung juga menyediakan posko darurat disetiap titik yang mengalami bencana banjir, dan juga dari dinas kesehatan telah mendirikan pos kesehatan, berserta tenaga medis, baik itu obat-obatan yang ada di pos kesehatan itu lengkap, tenaga medis juga akan keliling kerumah-rumah warga guna memastikan kesehatan warga setempat, yang berada di empat kecamatan tersebut.


"Jumat sore ibu walikota memerintahkan kami, kelapangan mengevakuasi warga dan memberikan bantuan, hari kedua tim bergerak kembali menyalurkan bantuan makanan dan membersihkan sisa lumpur. Sampai sekarang tim masih ada di lapangan membantu warga," pungkas Iwan Gunawan. (Red)

Januari 21, 2025

Pemkot Bandar Lampung Benahi dan Bersihkan Pasca Banjir

Bandar Lampung|Prokontra.news|- Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan pembenahan dan pembersihan pascabanjir yang merendam beberapa wilayah di Kota Bandar Lampung


Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Bandar Lampung mulai berangsur-angsur surut. Dalam musibah ini banyak rumah warga yang tergenang bahkan mengalami kerusakan. Upaya Pemerintah Kota Bandarlampung melalui jajaran Instansi terkait guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pasca musibah tersebut.


Terpantau dilokasi, Pemerintah Kota Bandar Lampung yang terdiri dari Polisi Pamong Praja (Pol PP,), Pemadaman Kebakaran (Damkar), Pekerjaan Umum (PU), dan juga Dinas Lingkungan Hidup serta BPBD Kota Bandar Lampung melakukan Pembersihan di beberapa titik yaitu, Jl. RE. Martadinata / Jembatan Beton, Jembatan Besi Kel. Pesawahan, Teluk Betung Selatan, serta Jl. Yos Sudarso Kel. Way Lunik, Kuala Ketapang, Panjang.


Kegiatan tersebut juga dilakukan bersama unsur TNI - Polri, Satlinmas dan warga sekitar.


Salah satu masyarakat setempat yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, kami warga berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari pemerintah kota bandar lampung dalam upaya untuk membantu membersihkan sisa air dan lumpur yang ada di lingkungan rumah mereka.


"Kami segenap warga sekitar merasa terbantu dan berterima kasih juga untuk para anggota baik dari Pemkot dan juga TNI dan polisi yang membantu membersihkan lingkungan rumah kami, " ujarnya saat di wawancara. (Red).