Breaking news

Senin, 25 November 2024

November 25, 2024

KPU Ogan Ilir Distribusikan Logistik Pilkada Serentak 2024


Ogan Ilir|Prokontra.news| - Dua hari sebelum hari pencoblosan yang akan diselenggarakan pada Rabu 27 Nopember 2024, KPU Ogan Ilir Distribusikan Logistik ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK ) Rantau Panjang,  Bertempat di Sekretariat PPK Kantor Camat Rantau Panjang, pada Senin, (25/11/2024).

Ketua PPK Rustam melalui Sukma Dewi Bidang Divisi Teknis Penyelenggaraan PPK Rantau Panjang. Sesuai dengan jadwal distribusi Logistik dari KPU Ogan Ilir yang langsung diantarkan pihak KPU dengan dikawal oleh pihak TNI Polri dan dari pihak Panwascam Rantau Panjang, BPBD dan ada juga dari pihak kantor Camat Rantau Panjang, jelasnya.


" Logistik yang diantarkan ada sebanyak 28 TPS,sesuai dengan dua jumlah pemilihan, pemilihan Gubernur dan Bupati ".


Dikatakan Dewi untuk hari ini Logistik sudah sampai di kesekretariat PPK Rantau Panjang, dan besok pagi Pihak PPK Rantau Panjang akan mendistribusikan Logistik ke TPS Masing-masing sebanyak 12 desa.


"Memasuki masa tenang ini semua alat peraga Sosialisasi dari KPU akan segera dilepas dan dibersihkan mengingat masa akan segera habis, " jelasnya. 


Sebagai penyelenggara pemilu PPK Rantau Panjang berharap, semoga menuju hari pemilihan serentak ini berjalan dengan aman lancar tanpa ada kondisi yang tidak kita inginkan jauh dari pro dan Kontra 


"Insyaallah kami dari PPK Rantau Panjang dan seluruh penyelenggara siap menjalankan pesta Demokrasi ini, bersama dengan Masyarakat, kami berharap kepada masyarakat jangan lupa hari Rabu 27 Nopember 2024, untuk datang ke TPS , pada hari pencoblosan karena sebelumnya sudah di sosialisasi kepada semua elemen masyarakat ".


Pengirim berita : (Aprianto) 

Minggu, 24 November 2024

November 24, 2024

Relawan Kotak Kosong Coblos Kotak Kosong : Dalam Politik Pembangunan Demokrasi di Tubaba

Tulang Bawang Barat|Prokontra. news|-Setidaknya jika tidak ada relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, di arena pilkada tubaba, yang hanya menghitung hari tepatnya pada 27 November. Pilkada tubaba seperti orkestra musik  “ benda mati “ yang tidak nilai seninya bagi pencerdasan dan pembangunan kehidupan politik rakyat. Pilkada menjadi ruang hampa yang tidak memiliki roh kekuatan moral menghasilkan pemimpin yang legitimate.


Lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, telah memberikan banyak makna khususnya bagi pendidikan politik rakyat. Inilah sumbangan pemikiran terbesar yang tidak banyak orang paham tentang keberadaan relawan kotak kosong,coblos kotak kosong yang sesungguhnya. Nilai - nilai politik kesadaran moral telah ditanamkan, dan diajarkan oleh relawan kotak kotak kosong, coblos kotak kosong.


Keberadaan relawan kotak kosong, coblos kotak, telah menghentakkan kesadaran politik publik bahwa masyarakat tubaba harus bangkit dan melawan bukan diam. Termasuk mereka yang ikut mendesain lahirnya calon tunggal, sepertinya tidak pernah memprediksi atau membayangkan adanya perlawanan dari lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong.


Fenomena relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, menjadi magnet politik yang bergetar serta bergema dimana - mana. Tidak hanya bergetar mengguncang ruang media sosial di dalam realitas sosial empiris pun menjadi satu diskursus yang selalu diperbincangkan. Diskursus tentang fenomena relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, tidak hanya dalam batasan masyarakat tubaba, namun sampai pada tingkat nasional. Suara itu akan menjadi referensi politik sebagai catatan lahirnya perlawanan rakyat melawan hegemoni partai politik.


Lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, sesungguhnya merupakan refleksi dialektika kritis atas lahirnya calon tunggal. Semangat inilah yang menjadi inti kekuatan besar relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, mendobrak kebuntuan politik ditengah masyarakat tubaba. Lahirnya relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, telah membuka cakrawala baru, wawasan baru, bahwasannya demokrasi harus direbut dan diperjuangkan. Semangat itu yang tertanam oleh relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, dengan simbol perlawanan kata : Lawan..!!! Kata lawan memberi pesan kedaulatan politik rakyat harus direbut dan diperjuangkan.


Ternyata sambutan publik, masyarakat tubaba, begitu positif penuh gairah antusiasme yang luar biasa. Berbagai macam bentuk kegiatan yang dilakukan oleh relawan kotak kosong, coblos kotak, selalu mendapatkan tempat dihati masyarakat. Tidak pernah sedikitpun terdengar apa yang dilakukan relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, mendapatkan tantangan atau perlawanan dari masyarakat. Sebaliknya yang ada lahirnya sambutan simpatik dimana - mana.


Semua kegiatan aktivitas relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, dalam berbagai macam bentuk di tengah masyarakat, bukanlah lahir karena politik rekayasa, apalagi diberi janji bonus materi. Sehingga sangat sulit menemukan satu indikasi bahwa politik kesadaran masyarakat hasil sebuah politik rekayasa. Pertemuan - pertemuan “ sosialisasi “ merupakan bentuk kerinduan yang datang dari masyarakat sendiri. Mereka ingin mendapatkan penjelasan argumen otentik apa yang sesungguhnya makna kotak kosong, coblos kotak kosong dalam pilkada. 


Semangat antusiasme masyarakat tubaba, bersama barisan relawan kotak kosong, coblos, setidaknya dapat dimaknai sebagai otokritik pedas bagi partai politik yang melahirkan calon tunggal. Ada kesalahan fundamental yang dilakukan oleh partai politik yang melahirkan calon tunggal. Kesalahan terbesar partai politik tidak mampu mendiagnosa suara aspirasi politik masyarakat yang sesungguhnya. Inilah catatan lembaran politik hitam bagi partai politik. Politik transaksional setidaknya mempertegas bahwa, partai politik telah mengorbankan suara kedaulatan rakyat, dan gagal mengkapitalisasi apa yang diinginkan oleh masyarakat.


Andaikan takdir politik pilkada 27 november 2024 dimenangkan oleh barisan kotak kosong, coblos kotak kosong, maka sesungguhnya itu adalah kemenangan suara suci kedaulatan politik rakyat. Kemenangan rakyat tubaba yang sesungguhnya. Tentunya pilkada ulang akan diadakan 2025 untuk memilih pemimpin yang sesungguhnya di hati masyarakat. Di balik itu semua relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, telah mewariskan semangat  nilai - nilai kejujuran, semangat perlawanan, atas hilangnya kedaulatan politik rakyat. Itulah warisan investasi terbesar yang diwariskan oleh relawan kotak kosong, coblos kotak kosong.


Intinya dalam catatan risalah yang kecil ini semua yang dilakukan dan diperjuangkan oleh relawan kotak kosong, coblos kotak kosong, dalam pilkada tubaba 2024, akan menjadi sejarah catatan emas - tinta emas, bahwa perlawanan atas kezaliman politik, merampas hak politik rakyat, akan selalu mendapatkan perlawanan rakyat. Warisan itu setidaknya akan menjadi mutiara bagi generasi tubaba selanjutnya yang rindu akan nilai - nilai demokrasi.


Sumber berita : 👇

 ~Ahmad Basri~

(Relawan Kotak Kosong)

November 24, 2024

Bawaslu Lamtim Gelar Apel Siaga

Lampung Timur|Prokontra.news|- Menjelang Pemilihan Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten lampung timur, menggelar apel siaga patroli pengawasan Pemilihan Serentak 2024.


Apel siaga patroli pengawasan Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Lampung Timur ini, dipusatkan di lapangan Merdeka kecamatan sekampung kabupaten Lampung Timur, Minggu, (24/11/2024).

Apel siaga patroli Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 ini, diikuti oleh Pengawas Kecamatan (Panwascam). Pengawas kelurahan desa (PKD) dan Pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) Sekabupaten Lampung Timur.


Bawaslu Kabupaten Lampung Timur mengatakan, apel siaga patroli Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 ini digelar menjelang masa tenang. Karena besok kan sudah memasuki masa tenang, yang artinya kita akan melakukan penertiban kampanye," terangnya. 


Dalam kesempatan tersebut, ketua bawaslu lampung Timur beserta jajaran nya menegaskan kepada seluruh Panwascam dan PKD, untuk bekerja 24 jam. Yang artinya siang, malam, pagi, dan sore.. 


"Di masa tenang ini hendaknya tidak ada lagi unsur-unsur kampanye, kami minta Panwascam dan PKD harus patroli ke lapangan," tegasnya. 


Bahwa masa tenang ini patroli yang dilakukan merupakan bentuk pengawasan dari Bawaslu terhadap penyelenggaraan Pemilihan pilkada Serentak ini. 


dan jika ada yang masih kampanye di masa tengang ini silahkan segera laporkan kepada kami, dan kami bawaslu juga berfokus juga kepada masyarakat agar bisa, masyarakat juga sama sama mengawasi karena jumlah pengawasan kami juga minim. Jika masih ada yang kampanye di masa tenang seperti di rumah warga dan lain lain , maka ini merupakan pelanggaran. Dan Kawan-kawan Panwascam PKD harus memperhatikan," ujarnya. 


" Demikian pula terhadap adanya kemungkinan politik uang, kami meminta kepada Panwascam dan PKD harus berpatroli ke lapangan".


Pengirim berita :  (Eduardo/Iman)

November 24, 2024

PERAN PARTISIPASI AKTIF MASYARAKAT DAN JURNALIS DALAM MENJAGA DEMOKRASI : MELAWAN MONEY POLITIK - POLITIK UANG DALAM PILKADA 27 NOVEMBER 2024


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|Hari ini serempak, minggu 24 november 2024, telah memasuki masa tenang, menuju hari pencoblosan 27 november. Semua kegiatan aktivitas politik Pilkada dalam berbagai bentuknya tidak boleh lagi ada di ruang publik. Aturan peraturan tentu harus dipatuhi jika melanggar ada ranah hukum yang dimiliki oleh Bawaslu untuk menindaknya.Masa tenang adalah masa yang paling krusial dimana money politik - politik uang bergerak dengan cara “ diam - diam “.


Bisa dilakukan oleh siapapun termasuk oleh perangkat aparatur pemerintahan. Perangkat aparatur pemerintahan yang paling mudah melakukan mungkin karena “ psikologis takut ketakutan “ adalah kepala desa hingga Rk, Rt, Rw. Inilah perangkat aparatur desa yang setidaknya menjadi tugas berat untuk diawasi secara melekat ketat oleh Bawaslu. Pada umumnya setiap pilkada paling rawan di masa tenang adalah keterlibatan berjamaah ( oknum ) aparatur desa. Apalagi yang ikut peserta pilkada merupakan atasannya - petahana.Maka sangat mudah untuk digerakan melalui jalur birokrasi.


Termasuk dalam pilkada tubaba pengawasan harus benar - benar berjalan bukan hanya sebatas menjual jargon politik pemilu, pilkada, jujur dan adil, tanpa money politik - politik uang. Jargon tersebut harus real serta direalisasikan dalam bentuk pengawasan yang melekat bukan jargon yang hidup di ruang hampa. Inilah tantang besar khususnya pada peran strategis Bawaslu untuk menciptakan demokrasi yang bersih sesuai amanah undang - undang.


Akan tetapi tidaklah adil jika peran pengawasan dalam ranah mengawasi money politik politik hanya uang semata - mata tanggung jawab Bawaslu. Pemahaman ini masih begitu melekat di mata masyarakat urusan pengawasan hanya tanggung jawab Bawaslu. Setidaknya perspektif ini harus dirubah tidak lagi menjadi sebuah dogma yang terus berkembang ditengah masyarakat.


Peran partisipasi aktif masyarakat harus ikut menjadi bagian penting pengawasan atas tindakan adanya money politik politik. Tanpa peran partisipasi aktif masyarakat tentu akan berjalan tidak efektif hanya mengandalkan Bawaslu. Karena sesungguhnya peran partisipasi aktif masyarakat semua informasi mengenai adanya money politik politik uang dapat termonitor dengan cepat.


Di zaman era informasi teknologi seperti saat ini tentu tidaklah sulit untuk mendeteksi informasi adanya kegiatan money politik - politik uang di tengah masyarakat. Dalam hitungan menit semuanya bisa terkoneksi ke Bawaslu sebagai bahan data informasi. Persoalannya sejauh mana tingkat responsif dari Bawaslu untuk cepat segera menangkap informasi yang datang dari masyarakat tentang adanya indikasi money politik - politik uang.


Tentunya dukungan peran awak media jurnalis tidak bisa begitu saja diabaikan. Peran awak media jurnalis sangat besar untuk menciptakan pilkada yang bersih, jujur dan adil tanpa money politik - politik uang. Itulah mengapa awak media jurnalis “ pers “ memiliki keistimewaan dalam perspektif demokrasi. Pers dimasukan dalam ranah sebagai kekuatan keempat sebagai pilar demokrasi setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif.


Artinya bahwa awak media jurnalis atau pers sebagai “ watchdog “ penjaga nilai - nilai demokrasi - kekuatan keempat sebagai pilar demokrasi tidak boleh diam atau mendiamkan adanya money politik - politik uang. Sebagai watchdog, awak media jurnalis harus terus bersuara “ menggonggong “ sehingga siapapun yang akan berbuat money politik - politik uang berpikir ulang untuk melakukannya.


Walaupun dalam realitas empiric dilapangan masih ada (oknum ) awak media jurnalis yang tidak paham fungsi “ watchdog” sebagai kekuatan keempat dari pilar demokrasi. Mungkin bisa jadi disebabkan pendidikan tentang dunia pers jurnalis masih sangat minim didapat. Apalagi mudahnya orang menjadi insan pers hari ini tanpa persyaratan yang kualifikatif. Semakin menambah buramnya dunia jurnalis itu sendiri diera informasi dan teknologi.


Penulis berkeyakinan bahwa peran partisipasi aktif masyarakat dan awak media jurnalis “ watchdog “ melawan money politik - politik uang dalam pilkada, menjadi kata kunci kesuksesan pilkada itu sendiri selain peran politik hukum Bawaslu dalam ranah pengawasan dan penindakan. Andaikan tiga komponen ini mandul tentu jangan berharap melahirkan pilkada yang demokratis hanyalah mimpi disiang bolong. Pilkada hanya akan melahirkan orang - orang “ pembohong “ yang kelak menjadi pemimpin.


Penulis/Pengirim berita : 👇 

Ahmad Basri 

(Ketua K3PP Tubaba)

Kamis, 21 November 2024

November 21, 2024

Money Politik - Politik Uang : Bukan Jalan Terhormat Meraih Kemenangan Dalam Pilkada

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Masa tenang pilkada serempak 2024 sesuai aturan KPU, akan jatuh pada 24 November, dan setelah itu 27 November pesta rakyat akan berjalan berproses untuk memilih mencoblos sesuai hati nurani. Masa tenang memberi makna semua aktivitas kegiatan politik “ kampanye “ dalam berbagai macam bentuk harus berhenti. Siapa yang melaksanakan diluar pada masa tenang dilarang dan dianggap sebuah bentuk pelanggaran pemilu.


Masa tenang menjadi tanggung jawab penuh pengawas pemilu dalam hal ini tentunya adalah Bawaslu. Bagaimana seluruh organ perangkat pengawasan hingga sampai pada tingkat yang paling rendah harus bisa bekerja dan berjalan efektif. Masa tenang menjadi kata kunci bagaimana aturan peraturan pilkada atau pemilu berjalan atau tidak. Inilah tantangan besar yang akan menguji profesionalisme moralitas “ anggota “ lembaga pengawas di lapangan.


Dalam pilkada idealisme moralitas politik semua calon menempatkan diri ingin menang dan itu target tujuan utama. Tidak ada yang ingin kalah, semangat untuk menang dan meraih kesuksesan sesuatu yang harus diraih. Semangat itu yang memberi kekuatan motivasi para calon mengikuti semua tahapan pemilu sampai di hari pencoblosan. Pemilu atau pilkada adalah hal yang biasa dalam negara demokrasi dimana pemimpin yang dipilih harus mencerminkan “ kesucian “ kedaulatan suara rakyat.


Kesucian suara kedaulatan rakyat dalam pemilu - pilkada tentunya harus dijaga tanpa boleh dikotori sedikitpun dengan catatan lembaran hitam. Pemimpin yang lahir dari catatan lembaran hitam akan mereduksi legitimasi moral kepemimpinan itu sendiri. Rakyat akan mencibirnya sebagai pemimpin yang kotor menghalalkan segala. Kelak ketika memimpin birokrasi pemerintahan yang lahir adalah watak koruptif bukan motivasi mensejahterakan rakyat. Betapa banyak pemimpin yang lahir dari proses politik kotor berakhir dipenjara.


Itulah mengapa Bawaslu sebagai “ penyelenggara pemilu pilkada  “ yang diberi otoritas kewenangan dalam pengawasan serta penindakan, tidak henti - hentinya untuk mengajak kita semua menghindari politik kotor “ money politik - politik uang “. Tujuannya sangat jelas kesucian pemilu pilkada akan menghasilkan siapa yang terpilih akan memiliki moralitas kepemimpinan. Moralitas kepemimpinan akan menjadi soko guru suri ketauladanan di tengah masyarakat. Pemimpin kotor pasti pada akhirnya hanya sibuk memproduksi kepentingan kapital pribadi dengan mengorbankan hak politik ekonomi rakyat.


Hampir setiap saat kita, publik tentunya, selalu disajikan oleh “ drama “ berbagai macam penangkapan kepala daerah oleh penegak hukum baik oleh KPK maupun kejaksaan. Tidak lain pada perilaku perbuatan kotor koruptif. Budaya koruptif seolah - olah menjadi sesuatu yang biasa tidak ada rasa sedikitpun malu apalagi merasa berdosa. Birokrasi pemerintahan koruptif telah menempatkan pada posisi indonesia pada urutan negara - negara paling  “ kotor “ dimuka bumi. Ini tentu bukanlah sebuah prestasi mulia.


Harus diakui bahwa setiap hajatan demokrasi ( Baca : Pilkada ) selalu isu besarnya adalah money politik - politik uang. Realitas empiric menjadi peluru “ amunisi “ yang setiap saat akan diluncurkan. Money politik - politik uang telah meruntuhkan sendi - sendi demokrasi paling fundamental di tengah masyarakat. Pemilu paling bersih tanpa money politik - politik uang adalah pemilu pertama 1955. Pemilu masa orde baru adalah pemilu mobilisasi dimana suara pemilih sudah dikondisikan sejak awal siapa pemenangnya.


Pasca reformasi 98 ditandai oleh lahirnya multipartai - banyak partai menjadi bibit awal lahirnya money politik - politik uang hingga saat ini 2024. Politik transaksional ( money politik ) benar - benar “ hantu “ yang bergentayangan mencari mangsa. Faktor kehidupan rakyat ( ekonomi ) yang ditandai segmen sosial wajah kemiskinan rakyat setidaknya menambah semerbak perkembangan money politik - politik uang.


Selain itu “ mandulnya “ peran Bawaslu - KPU sebagai penyelenggara pemilu - pilkada, mempertajam atmosfer “ tuduhan - asumsi “ dua penyelenggara ini sering kali dianggap tidak netral berpihak pada kepentingan calon tertentu. Perselingkuhan ( oknum ) penyelenggara pemilu - pilkada bukanlah cerita sebatas “ omon - omon “ di pinggir jalan tapi menjadi realitas empuric seringkali kita temukan. Betapa banyak ( oknum ) penyelenggara pemilu - pilkada harus berhadapan dalam sidang kode etik oleh DKPP ( Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ). 


Sudah tidak terhitung jumlahnya ( oknum ) penyelenggara pemilu - pilkada, akhirnya diberhentikan dengan tidak hormat oleh DKPP, karena terbukti berselingkuh dengan salah satu calon. Perselingkuhan (oknum) setidaknya memberi deskriptif bahwa money politik - politik harus menjadi musuh kita bersama. Semangat itu yang harus kita bangun agar proses pemilu - pilkada tetap dalam koridor azas demokrasi jujur dan adil.


Dalam kontek pemilu atau pilkada tubaba, yang menjadi bagian dari pilkada serempak 27 November 2024, semangat membangun nilai - nilai kejujuran / keadilan no money politik - politik uang, harus menjadi perikatan moral yang mengikat kita semua. Itulah mengapa lahirnya kotak kosong yang ditandai oleh lahirnya relawan kotak kosong, selalu mengajak kepada masyarakat, untuk mencoblos kotak kosong dengan semangat keikhlasan tanpa meminta imbalan.


Ikhlas dengan penuh kerelaan mau mencoblos kotak kosong adalah cara untuk membangun kesadaran politik rakyat bahwa money politik - politik bukanlah cara untuk meraih kemenangan. Semangat itu yang selalu dibangun oleh relawan kotak kosong. Dengan hadirnya ribuan masyarakat di acara “ jalan sehat “ di lapangan daya murni terbukti politik kesadaran rakyat telah bangkit. Inilah investasi moral politik untuk menjaga nilai - nilai demokrasi. Relawan kotak kosong ingin menang terhormat.


Pengirim berita : 👇

Ahmad Basri 

( Relawan Kotak Kosong )

Rabu, 20 November 2024

November 20, 2024

Yantoni : Saya Yakin Pelaku Akan Ditetapkan Tersangka Oleh Polres Tubaba


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Yantoni sangat mengapresiasi sikap tegas pihak kepolisian polres kabupaten Tulang Bawang Barat dalam mengani laporan dari korban pemerasan yang dialami pelajar asal waykanan Saat berwisata di islamic center kabupaten tubaba belum lama ini.


Bpk Yantoni fraksi partai Gerindra itu mengatakan,.Terkait Kasus Pemerasan uang serta Pungutan liar (Pungli) yang diduga dilakukan Oleh Oknum keamanan Scurity Islamic Center kabupaten tubaba belakangan ini diharapkannya tidak akan terulang kedua kalinya. 


"Beri efek jera pelakunya harus diproses hukum objek wisata itu bukan hanya pemerasan saja mengapa itu terjadi apakah Tata kelola sudah benar dilakukan kemudian siapa yang bertanggung jawab karena kita sama-sama melihat di Islamic Center itu ada Pol PP, ada Satpam maupun Scurity di situ," kata dia usai menghadiri Rapat paripurna pada Rabu (20/11/2024).


Lanjut Yantoni mengatakan masalah pemerasan itu juga korban melapor di polres kabupaten tubaba sudah dampingi langsung oleh Dinas terkait Dispora yang membidangi soal objek wisata diharapkannya pelaku segera di tangkap  


"Sudah jelas polda lampung punya program yang sudah berjalan memerintahkan di setiap Bpk Kapolres untuk memberantas Premanisme yang meresahkan masyarakat artinya artinya tidak mungkin Polres Tubaba akan mengabaikan, soal pemerasan Kami yakin dalam waktu dekat pelakunya akan ditetapkan sebagai tersangka," tukasnya. 


Pengirim berita : (Robensyah)

Senin, 18 November 2024

November 18, 2024

Surya Jaya Rades Lokomotif Perubahan : Harapan Masyarakat Tubaba Sesungguhnya



Tulang Bawang Barat|Prokontra.news| -Apa sih isi kotak kosong mengapa harus dipilih dan di coblos pada tanggal 27 November 2024. Pertanyaan ini setidaknya sering kali menjadi pertanyaan menarik yang dilontarkan masyarakat pada umumnya. Ada banyak jawaban apa isi kotak kosong dan apa maknanya. Pada umumnya penjelasannya dilapangan masih sangat normatif konstitusional bahwa kotak kosong menang pilkada akan diulang setahun kemudian yakni pada tahun 2025.


Bicara kotak kosong lahirnya kotak kosong tidak terlepas dari sosok Surya Jaya Rades. Inilah yang meletakan dasar perjuangan lahirnya relawan rakyat tubaba bersatu coblos kotak kosong. Surya Jaya Rades ( SJR ) telah menjadi “ icon “ perjuangan yang tentunya tidak mungkin dipisahkan dengan kotak kosong. SJR telah menjadi “fenomena” tersendiri yang membuat atmosfer cuaca politik di tubaba berubah.


Coblos kotak dan menang maka dilanjutkan proses pengulangan pilkada 2025. Harapan impian yang ada di dalam kotak kosong tentu tidak lain munculnya SJR. Semangat itu yang mendorong relawan kotak kosong terus bergerak, siang - malam melakukan kegiatan sosialisasi. Berbagai macam sosialisasi, dengan media kegiatan, seperti jaranan, jumat berkah, jalan sehat, atau bertemu warga, mampu memberikan dampak positif pemahaman tentang makna dan arti kotak kosong.


Fenomena SJR menjadi satu perikatan yang kuat dan mengikat mampu menyatukan simpul - simpul dalam elemen masyarakat tubaba untuk menyatu dalam satu nafas perjuangan semangat coblos kotak kosong. Puncak dari penyatuan ini begitu terlihat nyata dalam arena kegiatan jalan sehat minggu 17 November 2024 di lapangan daya murni tumijajar. SJR menjadi “ magnet “ politik yang begitu besar.


Betapa tidak fenomena dengan ribuan warga masyarakat tubaba berkumpul bersatu mendengar bahwa SJR akan hadir di lapangan daya murni. Ini sebuah makna politik budaya yang mungkin sangat sulit untuk ditandingi oleh calon lainnya dalam pilkada tubaba 2024. Kita lihat betapa terseok seoknya pihak “ sebrang“ untuk mampu memposisikan diri seperti SJR.


Semua kegiatan acara sebelum dan sesudah lahirnya kotak kosong - relawan kotak kosong, SJR telah menjadi fenomena tersendiri ditengah masyarakat, dimana kehadirannya selalu menjadi obat kerinduan. Berfoto bersama kadang berebut menjadi satu hiasan ketika SJR hadir ditengah acara kegiatan. Kenyataan ini setidaknya mempertegas bahwa SJR merupakan suara aspiratif masyarakat untuk memimpin tubaba. 


Jika kita ingin menarik sedikit kebelakang sebelum lahirnya kotak kosong tentang SJR.Slogan “ Anak muda itu kamu..” telah menjadi aroma politik yang melekat disematkan oleh anak - anak muda milenial tubaba, sebagai tanda bahwa tubaba butuh perubahan kepemimpinan. Perubahan kepemimpinan nyata - real yang memiliki kekuatan visioner dan itu ada dalam diri SJR. Anak anak muda milenial butuh sosok yang mampu mewakili aspirasi dan semangat itu tidak ada di calon lain hanya ada di SJR.


Ada banyak model kepemimpinan seorang pemimpin ditengah masyarakat. Salah satunya kepemimpinan karismatik. Pemimpin karismatik ditandai oleh banyak pengikut “ penggemar “ disukai oleh lapisan elemen masyarakat. Mencuplik dalam karya buku the power leadership ( Lituhayu Claire - 2021 ) pemimpin karismatik dapat terlihat dengan dari cara berjalan, berbicara atau berkomunikasi dan bertindak.


Sedangkan Dr. Deti Rostini sedikit mendefinisikan bahwa pemimpinan karismatik merupakan atribut yang mencerminkan kualitas kepribadian individu. Sikapnya yang berwibawa dan bijaksana mampu membuat orang betah dekat dengannya atau lebih dikenal dengan istilah magnetik. Argumen ini diperkuat dengan pendapat Prof.Dr. H Syaiful Sagala bahwa pemimpin karismatik adalah tipe orang jujur dan terbuka pada orang lain. Dalam istilah era milenial disebut pemimpin humble, murah senyum dan rendah hati.


Tidaklah beralasan atau berlebihan jika SJR bisa ditempatkan dalam posisi “ pemimpin karismatik - humble“ yang mampu menghentakkan dinamika politik tubaba untuk perubahan. Hari ini SJR telah menjadi lokomotif politik perubahan yang sangat berarti untuk masyarakat tubaba. Inilah kekuatan besar yang mempertegas bahwa prediksi kotak kosong - coblos kotak kosong, akan menjadi pilihan utama masyarakat dalam pilkada 2024. Kita berharap pilkada ini berjalan dengan jujur tanpa money politik - politik uang. Semua patuh pada hukum.


Sumber berita :👇

 Ahmad Basri

( Relawan Kotak Kosong )

November 18, 2024

Kotak Kosong Jadi Pilihan Warga Mulya Kencana di Pilkada Tubaba 2024


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Dengan penuh semangat dan antusias Ribuan Massa pendukung Kotak Kosong hadir menyaksikan pertunjukan hiburan kesenian Tradisional Jaranan - Kuda Lumping yang digelar Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) dalam tahapan kampanye memenangkan kotak kosong No urut 2 pada Pilkada Tubaba 27 November mendatang.

Kegiatan tersebut diadakan oleh R2TB, berlangsung di Tiyuh Mulya kencana , Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung pada Senin (18/11/2024).

Panglima R2TB Suhendra Jaya Rades merupakan Putra Bangsa Raden Karta dalam Orasi menyampaikan, dirinya mengajak seluruh warga masyarakat Tubaba khususnya di Tiyuh Mulya kencana dapat mendukung dengan memilih, mencoblos kotak kosong No urut 2, agar dapat meraih kemenangan Mutlak pada Pilkada 27 November di Kabupaten Tubaba, 


Selanjut, Surya Jaya Rades, juga menegaskan, mari kita semua kompak untuk dapat bersatu memperbaiki Demokrasi di Kabupaten Tubaba yang saat ini sedang terpuruk, jika Penomena ini dibiarkan, maka dipastikan kedepan akan muncul kembali calon tunggal, terangnya.


Lebih lanjut dikatakan Surya Jaya Rades, maka oleh sebab itu, Ayo kita semua dapat melawan, tentunya dengan mengajak keluarga tetangga, untuk dapat beramai -ramai pada tanggal 27 November 2024 nanti datang ke TPS, jangan Golput, dengan menjadikan Kotak Kosong No urut 2 sebagai Pilihan kita untuk di Coblos tanpa ragu -ragu, sebagai pilihan rakyat demi tegaknya Demokrasi, tegasnya.


Hal senada, disampaikan Ketua R2TB Junaidi Farhan, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat pendukung kotak kosong dapat terus kompak, solid, dengan penuh semangat untuk memperjuangkan kemenangan Demokrasi Rakyat Tubaba pada Pilkada 27 November mendatang, terangnya.


"Ayo kita semua satu suara kompak untuk menangkan kotak kosong No Urut 2, di Pilkada Kabupaten Tulang Bawang Barat ".


Ditambahkan Junaidi Farhan, pada Pilkada Tubaba 27 November nanti, Kotak Kosong No urut 2, harus Menang Mutlak dan menjadi pemecah Rekor Muri, dan ini akan dicatat menjadi salah satu sejarah perjuangan Masyarakat Tubaba, karena Pilkada sebelumnya Tahun 2017 dan Pilkada Tahun 2024 ini, kita dihadapkan kembali dengan calon tunggal, tentu sudah saatnya, Rakyat Tubaba bersatu melawan dengan menentukan sikap demi tegaknya Demokrasi, jadikan Kotak Kosong sebagai Pilihan Rakyat, jelasnya.


Junaidi Farhan, dirinya menegaskan, mari kita semua berjuang memenangkan Kotak Kosong No urut 2, Kotak Kosong menang, maka akan digelar kembali Pilkada ulang pada tahun 2025, tentu ini akan menjadi harapan baru dan kebanggaan bagi masyarakat Tubaba dengan hadirnya banyak Calon pemimpin, sebagai pilihan rakyat yang siap berkompetisi, sebagai pemimpin terbaik pilihan rakyat, urainya.


Selain itu Junaidi Farhan juga mengajak, kita semuanya jangan takut dengan adanya intimidasi, rekam dan videokan, dan pastinya akan kita laporkan, karna ini adalah murni perjuangan rakyat, murni suara rakyat, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, maka dari mari kita lawan ketidakbenaran ini, demi tegaknya Demokrasi di Kabupaten Tubaba, tentunya kita bersama - sama harus mampu mewujudkan kotak kosong menang di pilkada nanti, terangnya.


Lebih dalam, Junaidi Farhan, mengatakan, sementara di kabupaten lain mampu memunculkan calon - calon pemimpin lebih dari satu, bahkan hingga ada yang 4 calon, itu menandakan Demokrasi di kabupaten tersebut berjalan, maka dari itu kita semua jangan mau di bodoh - bodohi dengan janji -janji, soal pilkada ulang anggaran sudah pasti ada kucuran Dana Pusat melalui APBN, tutupnya.


Hadir dalam kegiatan tahapan kampanye tersebut, Junaidi Farhan Ketua Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB), Wawan Sekretaris R2TB, Suhendra Jaya Rades panglima (R2TB), Bli Made Komandan Relawan R2TB dan Ratusan Warga Masyarakat setempat pendukung kotak kosong No urut dua (2).


Pengirim berita : (Robensyah)

Minggu, 17 November 2024

November 17, 2024

Surya Jaya Rades : Kotak Kosong Menuju Satu Kemenangan Untuk Rakyat Tubaba


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Hari minggu, 17 November 2024, tepatnya di lapangan Daya murni, Tumijajar, Tubaba, bergetar dan bergelora itulah yang tertanam pikiran kita yang ikut menyaksikan. Sebuah acara yang dibilang berjalan sangat sukses, dengan mengusung tema “ jalan sehat, plus undian berbagai macam hadiah, serta diisi dengan alunan musik “ DJ “ semakin menambah aroma kemeriahan acara.


Acara tersebut merupakan kegiatan yang memang digagas oleh aktivis relawan kotak kosong - coblos kotak kosong. Tidak ada kata lain kecuali mempertegas komitmen kesadaran politik bersama bahwa pada tanggal 27 November 2024 adalah momentum sejarah untuk menangkan kotak kosong.


Pesan itu yang sesungguhnya menjadi kekuatan ribuan warga masyarakat untuk hadir di lapangan daya murni sejak pagi hingga acara selesai menjelang sore. Apalagi didukung dengan suasana aroma cuaca alam yang begitu sejuk dan setidaknya ini merupakan tanda bahwa “ alam “ ikut menyambut gembira acara kotak kosong.


Acara jalan sehat ribuan warga masyarakat tubaba bersama “ kotak kosong “ dapat memberi pesan yang sangat mendalam bahwa simbol “ perlawanan “ itu telah lahir menuju satu perubahan yang nyata.Simbol perlawanan itu nyata bukan utopis, imajinasi atau khayalan yang selama ini dipersangkakan banyak kalangan yang selalu “ nyinyir “ bahwa lahirnya gerakan kotak kosong.


Kotak kosong ( Baca Relawan Kotak Kosong) yang dianggap hanyalah kekuatan pinggiran, marginal, di tengah gelombang hegemoni kekuatan calon tunggal, dengan limpahan amunisi logistik serta dukungan sebelas partai politik, telah menghentakkan jagat politik, tidak hanya dalam ruang politik lokal namun mencapai atmosfer geliat hingga terdengar tingkat pada nasional. Ini realitas empiric yang tidak mungkin terbantahkan oleh siapapun.


Gema “ geger “ suara kotak kosong yang begitu masif dimana - mana telah menggugurkan hipotesis atau pandangan bahwa lahirnya calon tunggal bentuk keinginan rakyat suara rakyat. Hipotesis itu menjadi tidak berlaku dan menjadi catatan kritis, bisa jadi sebuah bentuk manipulatif suara rakyat yang sesungguhnya. Artinya bahwa telah terjadi kebohongan publik sehingga telah “ memperdayai “ kehidupan partai politik itu sendiri. 


Setidaknya data informasi ke pusat ( Baca : DPP Partai Politik ) pemberi mandat rekomendasi sebelas partai politik tidaklah bergaris lurus dengan realitas yang sesungguhnya di lapangan siapa yang yang dikehendaki rakyat. Artinya bahwa pada tingkat lokal - wilayah tidak memberikan informasi akurat dinamika politik masyarakat tubaba ke pusat dengan baik. Jika sedikit ingin membaca dan melihat aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh relawan kotak kosong sejak dibentuk beberapa bulan lalu hingga saat ini antusiasme masyarakat begitu luar biasa. 


Puncak antusiasme masyarakat bersama kotak kosong tidak mungkin melepaskan diri dengan satu nama “ Surya Jaya Rades “ atau yang lebih dikenal dengan panggilan “ SJR “. Nama SJR menjadi magnet yang begitu diharapkan diinginkan dan itulah yang setidaknya terlihat dari gegap gempita ribuan masyarakat tubaba tumpah ruah di lapangan dayamurni. Bagaimana tidak ribuan masyarakat antusias hanya menunggu ingin mendengar “ pidato petuah “ SJR. Ini yang tidak terlihat dari calon lainnya.


Pilkada 27 November 2024 hanya hitungan hari tentu ini bukan merupakan kegiatan ritual demokrasi prosedural semata yang selama ini terlihat. Bagi masyarakat tubaba perhelatan demokrasi “ Pilkada “ memiliki makna yang sangat dalam. Ada kebangkitan kesadaran politik massa yang begitu besar akan pentingnya perubahan. Semangat itu yang tertanam didalam pilkada 2024. Ada ruang kerinduan bahwa masyarakat tubaba ingin perubahan dan itu terwakilkan oleh Surya Jaya Rades - SJR. Lambat atau cepat SJR akan menepuk kepemimpinan untuk Tubaba masa depan.


Pilkada 27 November 2024 harus menghasilkan politik legitimasi yang kuat, ditandai oleh penegakan politik hukum melawan berbagai macam politik kecurangan yang akan mencederai semangat demokrasi rakyat. Melawan dan menindak pelaku money politik politik uang adalah salah satu bentuk politik hukum itu berjalan atau tidak. Pemilu jujur, berintegritas dan bermoral, merupakan harapan kita semua. Disinilah kata kunci bagaimana Bawaslu - KPU mampu menegakan politik hukum dengan sesungguh - sungguh tidak menjadi bagian dari kegelisahan rakyat kecurigaan rakyat.


Sumber berita : 👇

 Ahmad Basri 

( Jubir Kotak Kosong )

November 17, 2024

KPU Lamtim Gelar Debat Publik 3 Paslon Tahun 2024

Lampung Timur|Prokontra.news|-Menjelang pilkada serentak 2024 KPU Kabupaten Lampung Timur Adakan Debat Publik untuk ke tiga Calon Bupati Dan Wakil Bupati di Kabupaten setempat 


Dalam debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur yang diselenggarakan di Kampus IAIN tepatnya di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Menentukan siapa yang lebih bagus dalam menggagas progres kedepan untuk mensejahterakan masyarakat. Sabtu (16/11/2024).


Paslon nomor urut 01 Ela - Azwar menegaskan, Lampung Timur butuh Inovasi untuk mengaitkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sementara kabupaten Lampung Timur banyak memiliki potensi untuk meningkatkan PAD.


"Lampung Timur daerah yang memiliki sumber daya alam lengkap, jika pemimpin nya memiliki inovasi dan bekerja keras bersama masyarakat PAD Lamtim akan maksimal, tapi perlu manajemen yang fear soal pembelanjaannya"tegas Ela dalam debat kandidat tersebut.


Ela menggambarkan, berbagai sumberdaya alam seperti objek wisata, baik wisata nasional dan wisata lokal, contoh wisata nasional ada di Way Kambas tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu.


Benar, kata Ela. Way Kambas milik pemerintah pusat sebatas pendapatan Lampung Timur tidak cawe cawe, tapi kalau pemimpinnya punya inovasi tentu bisa mensejahterakan masyarakat khususnya warga penyangga Way Kambas.


Bagaimana caranya. Hidupkan wisata desa penyangga, hidupkan UMKM masyarakat dan eksplor kepada pengunjung, hasil karia masyarakat baik soal kuliner atau sovenir yang ada ciri khasnya dengan Way Kambas.


"Kalau pemimpinnya tidak punya inovasi, tidak punya gagasan yang berpihak kepada masyarakat bagaiman masyarakat akan sejahtera. Jangan hanya mengandalkan bagi hasil, " terang El.


Persoalan pertanian, inovasi perlu di gerakan tidak hanya bicara soal target produksi panen. Tapi insfratruktur menuju pertanian harus di utamakan, seperti jalan menuju persawahan, pelaksanaan dan irigasi kecil yang menghubungkan letakan sawah.


" Itu perlu sinergi dengan pemerintah pusat, agar Lampung Timur bisa membangun lebih luas, tidak hanya mengandalkan PAD yang ada , " jelasnya.


Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lampung Timur merupakan pengirim PMI terbesar se-Provinsi Lampung, artinya di Kabupaten Lampung Timur masih sempit dengan lapangan pekerjaan. Kata Ela menjadi nasib di luar negeri tidak mudah.


" Kasihan masyarakat Lampung Timur sulit mencari pekerjaan di Lampung Timur dan PMI menjadi solusi. Ia kalau berhasil Alhamdulillah tapi tidak sedikit masyarakat Lamtim yang nasibnya kurang baik saat menjadi PMI, " terang Ela . 


Pengirim berita : ( Eduardo )

November 17, 2024

Geger..! R2TB Gelar Jalan dan Senam Sehat di Lapangan Daya Murni, Masyarakat Tubaba Siap Menangkan Kotak Kosong

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Geger Masyarakat Tubaba pilih Kotak Kosong, mereka semua bersama-sama mengajak sanak saudara, sahabat, tetangga, sepakat  dengan menentukan sikap, demi Tegaknya Demokrasi pada tanggal 27 November 2024 nanti, siap coblos dan menangkan Kotak Kosong No urut 02.


Hal itu disampaikan Surya Jaya Rades (SJR) saat orasinya dipanggung Pesta Rakyat, senam Ceria kotak kosong, yang disaksikan oleh ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba, Provinsi Lampung pada Minggu, (17/11/2024).

“Saya atas nama pribadi mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tubaba yang sudah berkumpul dan menikmati hiburan yang telah kami sediakan,” Kata Surya Jaya Rades.

Lanjut SJR, dengan tegas bahwa Kabupaten Tubaba hanya ada dua pilihan yakni yang pertama kalau kita tidak coblos kotak kosong, maka demokrasi di Kabupaten Tubaba mundur. Yang kedua kalau mau melihat Tubaba maju pilih Kotak Kosong atau Coblos 02 pada tanggal 27 November 2024 mendatang jangan ada yang golput, karena satu suara sangat berarti.

“Hidup Kota kosong, hidup 02, hidup rakyat Tubaba, kotak kosong harga mati, kotak kosong bersama rakyat,” tegas SJR di depan ribuan pendukung kotak kosong.


Dengan orasi berapi-api SJR menegaskan bahwa, Kotak kosong ada isinya yaitu masyarakat Tubaba bukan “Otak Kosong” Yang otak kosong itu takut kalah, pengecut. Kalau berani coba juga buat acara seperti ini.


“Yang terakhir saya mendoakan mudah - mudahan kita semua yang berada disini diberikan kesehatan sehingga saat tiba pencoblosan kita semua bisa beramai-ramai ajak sanak saudara untuk memenangkan kota kosong,” tutupnya.


Sementara itu, Dewan Pengarah Relawan Rakyat Tubaba Bersama, Paisol, S.H menyampaikan di depan ribuan masyarakat bahwa tujuan kita berada di lapangan ini adalah untuk memenangkan kotak kosong. Kita harus bersama sama tanggal 27 November nanti aja sanak saudara untuk mensukseskan Pilkada dan memenangkan kotak kosong.


“Kami sangat menghargai perbedaan, namun kita jangan saling mencaci maki, karena kotak kosong itu isinya kita semua. Untuk itu saya berharap kalau ada intimidasi, kalau ada Kepala Tiyuh (Desa) mengajak memilih yang sebelah tolong di videokan, di photo akan kita laporkan kepada Bawaslu, serta penegak hukum karena saya dengar sudah ada di beberapa titik ada Pegawai Negeri mengintimidasi turun kelapangan mereka mengajak memiliki yang disebelah,” himbau Paisol.


Ditempat yang sama, Panglima Relawan Rakyat Tubaba Bersatu, Suhendra Rades, menegaskan mari kita lawan, kita ambil lagi hak kita pada tanggal 27 November 2024, kita menangkan dan coblos kotak kosong.


“Kalau bukan rakyat siapa lagi yang akan memenangkan kota kosong sudah waktunya dari rakyat untuk rakyat, kalau ada yang memberi uang, sembako, ambil saja, jangan takut ".


Pengirim berita :  (Robensyah)

Jumat, 15 November 2024

November 15, 2024

Polres Tubaba Lidik dan Segera Ungkap Dugaan Pungli di Islamic Center


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Belum tuntas dugaan kasus pemerasan terhadap salah satu anak sekolah pengunjung asal Kabupaten Way Kanan yang menjadi korban, yang kini sedang dalam proses pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Selain masifnya dan viral pemberitaan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum scurity Islamic tersebut, kini muncul persoalan baru yang menjadi menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat, soal adanya penarikan uang kebersihan - keamanan dan uang pembayaran lampu listrik, yang dikeluhkan para pedagang di kawasan Destinasi Objek Wisata Islamic Center kabupaten setempat.


Perihal itu diungkapkan, Kapolres Tubaba, AKBP Sendi Antoni S.IK, M.IK. saat dikonfirmasi Wartawan melalui sambungan selulernya.


"Kita Lidik dulu ya, laporan sudah diterima, kita ikuti prosesnya, ucap Kapolres Tubaba, dengan lambang dua bunga melati emas dipundaknya tersebut. Jum'at (15/11/2024).


Diberitakan sebelumnya, berdasarkan investigasi Wartawan, indikasi Pungli itu dilakukan oknum Security Islamic Center Tubaba terhadap para pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan dalih sebagai uang setoran keamanan.


Lantas, seperti apa pertangungjawaban pihak-pihak yang  terlibat?...dan Bagaimana menyikapi serta membongkar dugaan Pungli tersebut sampai tuntas?...


Untuk mengetahui hal itu?.. nantikan berita kami selanjutnya.


Pengirim berita : (Robensyah)

November 15, 2024

Pesan Bawaslu : Stop Politik Uang, Pilkada Jujur, Rakyat Makmur


Penulis : 👇

Ahmad Basri 

Ketua : K3PP Tubaba

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|-Tema tulisan diatas sangat menarik dan sengaja penulis “ ambil “ dari narasi yang dibangun oleh Bawaslu Lampung, khususnya dalam menyikapi pilkada serempak yang akan jatuh pada tanggal 27 November 2024 ini. Slogan itu dapat terlihat di sepanjang jalan protokol di seluruh wilayah lampung tidak terkecuali di tubaba. Mengkampanyekan stop politik uang, pilkada jujur, rakyat makmur. Tentu Bawaslu memiliki alasan tersendiri mengapa memberi narasi tersebut dan setidaknya memiliki kandungan makna yang sangat dalam. Ada pesan moral politik hukum di dalamnya sebab berkaitan dengan proses rekrutmen politik kepemimpinan.


Sebagai penyelenggara pemilu - pilkada selain KPU tentu Bawaslu memiliki kewenangan yang melekat khusus dalam Pasal (1) (3 ) undang - undang no.7 Tahun 2017. Di dalam pasal tersebut memberikan penjelasan bahwa Bawaslu memiliki tugas “ mengawasi “ seluruh aktivitas kegiatan penyelenggaraan pemilu di seluruh indonesia.Sedangkan di dalam pasal (93) Bawaslu memiliki tugas pencegahan dalam praktik politik uang serta mengawasi netralitas aparatur sipil negara ( asn ),  TNI dan Polri.


Politik uang sesungguhnya merupakan perilaku kotor yang mudah sekali kita temukan di dalam setiap hajat politik dalam berbagai dimensi kehidupan sosial. Politik uang menjadikan wajah demokrasi ( Baca Pilkada ) menjadi tidak memiliki makna moral bagi mereka yang terpilih sebagai pemimpin. Inilah buruknya politik uang mencederai nilai - nilai demokrasi dan memiliki daya pengrusak yang sangat luar biasa di tengah masyarakat. 


Masyarakat dididik menjadi “ mental pengemis “ bagi mereka yang haus akan kekuasaan dan jabatan. Politik uang dalam pilkada merupakan tindakan ilegal non konstitusional yang harus menjadi perlawanan kita bersama. Membiarkan, mendiamkan atau memberi ruang lahirnya politik uang dalam pilkada, maka sesungguhnya sama saja ikut andil menjadikan moral bangsa hancur berkeping - keping. Inilah tantangan terbesar untuk menyelamatkan nilai - nilai demokrasi yang semakin hari terkikis oleh pragmatisme politik uang.


Praktik politik uang bisa dimaknai bahwa ada yang tidak siap kalah dalam pilkada. Bisa jadi hal ini dikarenakan perasaan moral spiritual kebatinan politik merasa kalah sebelum bertanding. Kegalauan perasaan ini yang menjadi stimulus lahirnya politik uang. Modal logistik financial melimpah namun minum dukungan politik publik. Dibalik itu kondisi masyarakat yang sedang “ sakit “ secara moral ekonomi menjadikan politik uang menjadi peluang mencapai kemenangan dengan cara amoral.


Metode praktik politik uang dalam pilkada tidak lagi dilakukan dengan cara sembunyi - sembunyi, namun dilakukan dengan transparan terang benderang tanpa ada rasa takut sama sekali, bahwa itu sebuah tindakan yang masuk ranah perbuatan melawan hukum. Misalkan, pendataan  warga masyarakat dengan cara mengumpulkan KTP dan nomor HP, dengan iming - iming uang adalah salah satu metode yang jamak dilakukan dan mudah ditemukan.


Tradisi politik uang akan bergerak masif di tengah warga masyarakat saat dimana masa kampanye dalam kondisi masa tenang. Biasanya 2 - 3 hari menjelang pilkada dilaksanakan. Artinya bahwa jika tanggal 27 November dilaksanakan setidaknya pada kurun waktu tanggal 24, 25 dan 26, pergerakan politik uang akan menjalankan aksinya.Dalam situasi ini sesungguhnya peran Bawaslu sesuai amanah undang - undang sebagai mesin penindakan penegakan hukum pemilu - pilkada, setidaknya harus mampu mendeteksi pergerakan politik uang itu akan muncul.


Harus kita akui bahwa peran Bawaslu dalam penindakan politik uang dalam pilkada merupakan salah satu pertanyaan kita semua. Ada kesan politik uang tidak menjadi prioritas kerja - kerja Bawaslu dilakukan dengan penuh keseriusan profesionalisme. Ada kesan yang mendalam ditengah masyarakat bahwa, Bawaslu dengan segenap lapisan struktur hingga lapisan terbawah telah melakukan politik pembiaran. Politik pembiaran ini menjadikan citra negatif yang kini melekat sehingga dinilai sebagai bentuk ketidaknetralan dalam pilkada.


Pemimpin yang lahir karena politik uang akan sangat berdampak dalam roda pemerintahan birokrasi. Salah satu dampak adalah lahirnya kebijakan politik ekonomi pembangunan yang tidak pro rakyat. Kebijakan yang akan dijalankan jelas tidak akan berorientasi pada kepentingan masyarakat namun akan menciptakan kantong - kantong kemiskinan di tengah masyarakat. Tidak ada kemakmuran, tidak ada kesejahteraan, namun yang ada adalah kesengsaraan. Itu pasti terjadi sebab orientasi kekuasaan pada akhirnya bagaimana modal yang dikeluarkan itu dapat kembali lagi. Tentu yang dirampok tidak ada lagi kecuali mengakali keuangan APBD dengan segala cara. Proyek - proyek asal jadi atau fiktif akan menjadi modus.


Data pada tahun 2021 -  2023 menurut laporan IWC ( Indonesia Watch Corruption ) ada 61 kepala daerah yang menjadi tersangka kasus korupsi. Angka tersebut tentu sangat memilukan dan besar apa yang dilakukan oleh kepala daerah. Modus operandi yang mereka ( kepala daerah ) menurut ICW adalah suap menyuap masalah proyek APBD, mengakali anggaran belanja daerah untuk kepentingan pribadi, atau jual beli jabatan. Suap menyuap APBD, mengakali anggaran belanja daerah dan jual beli jabatan menurut ICW adalah modus klasik yang dilakukan kepala daerah. Semua ini tentu merupakan dampak politik - politik uang dalam pilkada, yang akhirnya menjerumuskan kepala daerah untuk berperilaku korup, sehingga yang dirugikan adalah keuangan negara dan hilangnya kemakmuran kesejahteraan kehidupan rakyat. Dalam pilkada 2024 ini setidaknya masyarakat haruslah cerdas pintar memilih pemimpin tidak asal memilih. (Red)



Kamis, 14 November 2024

November 14, 2024

R2TB Aktif Giat Sosial, KOKO Makin Di Coblos Warga Tubaba

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Mendekati / Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati, di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) pada 27 November 2024 mendatang, terus giat melaksanakan berbagai macam kegiatan sosial penuh peduli bagi warga dan lingkungan. Jum'at, (15/11/ 2024).


Hal yang dilakukan oleh Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB), Team pemenangan Kotak Kosong (KoKo). hal ini berbeda dengan yang lainnya, ini semua dilakukan oleh R2TB dengan semangat perjuangan dan kebersamaan, kali ini melakukan kerja bakti bersama - sama, di Area Lapangan Alun - Alun Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten setempat.


Giat tersebut dimaksud, guna dalam persiapan Team KoKo, rencananya akan menggelar senam Massal bersama Ribuan Masyarakat Tubaba, khususnya warga di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, pada Hari Sabtu tanggal 23 September mendatang. 


Dikatakan Rodi Yanto, selaku Team Pemenang KoKo mengatakan. Kerja bakti oleh team Koko hari ini merupakan bentuk kebersamaan relawan bersama masyarakat demi tegaknya keadilan demokrasi yang berdaulat, ucap Rodi saat dijumpai dilokasi, pada hari Jum'at, (15/11/ 2024).


“ Pada hari Sabtu, 23 November 2024 mendatang, kita akan menggelar senam massal bersama masyarakat, dengan maksud selain memupuk tali silaturahmi antar sesama, senam sehat dan kebugaran juga penting untuk kesehatan, karna badan/tubuh yang sehat, akan menghasilkan pikiran - pikiran yang sehat untuk menentukan masa depan bersama yang terbaik ".


Lanjut rodi, giat senam massal ini, pihaknya akan menyediakan sejumlah 1000 kupon dengan berbagai Doorprize diantaranya, Mesin Cuci, Sepeda, Kipas angin, hingga ratusan lainnya yang telah disiapkan oleh panitia,  jelasnya. 


“ Untuk sumber dana kegiatan itu berasal dari sumbangan sukarelawan dan masyarakat yang mendukung perjuangan demi tegaknya demokrasi di Tubaba, yang selama ini hendak dikuasai oleh kelompok - kelompok tertentu dengan mengesampingkan rasa keadilan ".


Pengirim berita : (Robensyah)

November 14, 2024

Respon Cepat Dinas P2PA dan LPM Tubaba, Ini Beritanya..!


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, untuk meminta bantuan hukum terhadap anak sekolah yang telah menjadi korban pemerasan oleh Oknum Security Destinasi Wisata Islamic Center beberapa waktu lalu, hari Kamis (14/11/2024).


Kedatangan LPM Tubaba tersebut, pasca kejadian pemerasan terhadap korban anak sekolah hingga menimbulkan traumatik yang membuat yang bersangkutan merasa tidak aman dan nyaman.


Pantauan awak media hal itu, terlihat jelas saat bertemu dan melihat langsung keadaan korban. atas dasar keprihatinan tersebut maka LPM Tubaba mengajukan permohonan perlindungan hukum untuk korban pemerasan di Islamic Center Tubaba.


Terkait peristiwa yang dialami anak sekolah tersebut, yang bersangkutan yang sudah melaporkan hal yang menimpa dirinya, lalu awak media mengkonfirmasi Ibu Munyati selaku Kapala Dinas P2PA , dirinya menjelaskan.


" Benar saya sudah terima surat untuk meminta Bantuan Hukum dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Surat akan Saya serahkan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang ada di Kabupaten Tubaba, karena kita ada MOU dengan LBH, dan tentunya tindakan yang tidak baik ini harus diberantas habis ".


Lanjutnya, jangan sampai ada lagi anak sekolah menjadi korban, kasus ini harus kita tindak habis, kita akan upayakan cara terbaik, untuk supaya Islamic Centre, bisa aman untuk kedepannya jangan sampai ada korban lagi dan korban lagi, tegas Kadis Munyati.


Ditempat yang sama Ahmad Jihad selaku Ketua Harian Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ), Kabupaten Tubaba, dirinya mengatakan, kami dari DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tubaba meminta bantuan secara hukum terhadap dua orang, atas kejadian pemerasan di Islamic center yang berkaitan dengan anak Sekolah, tempat kejadiannya itu di Islamic Center dan itu adalah Icon Kabupaten Tubaba, terangnya kepada awak media, Kamis (14/11/2024).


Dilanjutkan Ahmad Jihad, khusus untuk urusan tempat kejadian di Destinasi Wisata Tubaba, ini harus ada pembenahan yang sebenarnya, agar kedepannya tidak ada permasalahan seperti ini terjadi, yang mengakibatkan telah mencoreng nama baik Icon Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Tubaba, maka diharapkan harus tegas untuk mengambil tindakan, demi menjaga nama baik Kabupaten yang dikenal sebutan Bumi Ragem Sai Mangei Wawai yang kita cintai bersama ini, tegas, Ahmad Jihad. 


Pengirim berita : (Robensyah)

Rabu, 13 November 2024

November 13, 2024

R2TB Semarak Kotak Kosong, Hadirkan DJ Meme BMP, Bertabur Door Prize

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|– Menyambut Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang, Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) Kabupaten Tulang Bawang Barat akan mengadakan kegiatan Jalan Sehat dan Senam Demokrasi sebagai bagian dari Pesta Rakyat. 


Dikatakan, Ketua R2TB Junaidi Farhan bahwa Acara ini dirancang untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan antusiasme masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi yang akan datang, ucapnya kepada awak media ini pada, Rabu (13/11/2024).


Kegiatan Jalan Sehat dan Senam Demokrasi ini akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat(Tubaba), Provinsi Lampung,  pada hari Minggu 17 November 2024.


Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memupuk semangat demokrasi serta mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pemilihan kepala daerah.


Selain kegiatan olahraga, acara ini juga akan di meriahkan oleh sederet artis ibu kota yakni DJ Meme BMP, Embi Pus Pus, Keke dan Okta serta pembagian door prize hadiah jutaan rupiah.


kegiatan itu akan diisi dengan edukasi tentang pentingnya Pilkada yang bersih dan transparan. Semua warga Kabupaten Tulang Bawang Barat diundang untuk turut serta memeriahkan kegiatan ini.


Dengan penuh semangat perjuangan, kebersamaan dan persatuan, R2TB (Relawan Kotak Kosong) mengajak seluruh lapisan masyarakat Tubaba untuk hadir, berpartisipasi, dan menyuarakan semangat demokrasi dalam Pesta Rakyat ini. " Mari kita sukseskan Pilkada Serentak 2024 ".


Pengirim berita : (Robensyah)

November 13, 2024

Kegiatan R2TB Disambut dan Dicintai Warga Tubaba, Siap Menangkan Kotak Kosong


Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) lawan, coblos dan Menangkan Kotak Kosong No urut 2, menggelar mancing bareng bersama masyarakat di Lingkungan 5 Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, pada Rabu (16/11/2024/

Seluruh masyarakat yang hadir nampak antusias dengan kegiatan yang diinisiasi oleh R2TB. Satu per satu warga yang hadir menyuarakan kotak kosong No urut 2 menang di pemilihan Bupati Tubaba 27 November 2024 mendatang.


Bpk Ersan salah satu di antara masyarakat yang hadir, menyebut dirinya sangat mengapresiasi agenda mancing bareng R2TB, ucapnya.


Menurutnya kegiatan ini sangat positif karena bisa menjadi hiburan, khususnya bagi masyarakat kecil.


"Kegiatan yang diinisiasi para R2TB sangat luar biasa ya. Semua masyarakat yang datang sangat bahagia. Kita jadi lupa masalah-masalah yang sedang kami miliki,” ujar Ersan, Rabu (16/11/2024).


Diakui oleh Ersan, dirinya sangat takjub dan takjub terhadap relawan kotak kosong yang ikut berbaur dan melebur bersama masyarakat untuk memperjuangkan nasib demokrasi di Kabupaten Tubaba, terangnya.


"Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) kompak, turun langsung untuk memberikan arahan dengan masyarakat kecil di lingkungan 5 Kelurahan Daya Murni," tutur Ersan.


Hal tersebut membuat Ersan semakin yakin bakal mendukung penuh untuk kemenangan Kotak Kosong No urut 2, di Pilkada Tubaba 2024.


"Insya Allah kami semua siap  mendukung penuh Kotak Kosong sampai menang," pungkasnya.


Pengirim berita : (Robensyah)

Selasa, 12 November 2024

November 12, 2024

Orang Tua Korban Tidak Terima Anaknya Diperas, Pak Polisi Pelaku Harus Diproses Hukum

Tulang Bawang Barat|Prokontra.news|- Terkait menindak lanjuti viral nya berita, diduga Oknum Security melakukan pemerasan terhadap Wisatawan dari luar daerah yang terhadap Korban  berinisial (M) tersebut, ternyata statusnya seorang pelajar dan usianya dibawah umur, para awak media  mendatangi Rumah Ngadiman Orang Tua Korban Pemerasan yang bertempat tinggal di Kampung Purwanegara, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, pada Kamis (13/11/2024).


Bpk Ngadiman Orang Tua Kandung (M), Korban pemerasan di Islamic Senter Tubaba tersebut, saat Konfirmasi awak media di rumahnya, mengatakan, saya selaku orang tua Kandung Korban, tidak terima atas peristiwa yang menimpa Anak Kandung saya, hingga menjadi Korban Pemerasan oleh Oknum Security itu, saya mengharapkan dan Memohon kepada Aparat Penegak Hukum menindak lanjuti secara tegas, Khususnya Kepolisian Kabupaten Tulang Bawang Barat, oknum Scurity tersebut dapat segara ditindak lanjuti sampai pelaku itu mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang telah mereka perbuat kepada anak saya, karena anak saya itu masih sekolah dan masih anak- anak, pinta Ngadiman.


" Tentu sebagai orang Tua Ayah Kandung (M), saya tidak terima Atas perbuatan yang dilakukan Oknum Scurity Islamic itu, yang telah memeras anak yang masih sekolah, dan saya mohon Kepada pak Polisi dapat menindak lanjutinya secara tegas, agar para pelaku tersebut diproses sesuai aturan hukum yang berlaku ".


Selanjutnya, Bpk Husin selaku Paman korban (M) yang mendampingi Ngadiman kakaknya, dirinya  menyatakan bahwa keponakannya itu masih sekolah kelas tiga SMA usia masih dibawah umur, kami sebagai keluarga menginginkan para pelaku tersebut dibuat jera atas perbuatan telah memeras ponakan kami, tegasnya.


Ditambah Husin, pelaku pemerasan itu harus diproses hukum untuk dapat  mempertanggung jawabkan perbuatannya, meraka itu telah memeras anak ponakan saya, yang jelas kami keluarga ini, tidak terima anak ponakan kami ini diperas pak, jujur saja uang yang diperas dari tangan ponakan kami itu, uang untuk biaya sekolahnya, kami ini orang susah pak, cari uang itu kakak saya pak Ngadiman ini, sampai jual Kambing untuk biaya sekolah anak anak ponakan saya itu, atas kejadian ini kami selaku keluarga korban, jelas terpukul dan tidak terima, kami meminta pelaku itu harus diproses hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku pak, harapnya 


Pengirim berita : (Robensyah)

November 12, 2024

Pemdes Penyandingan Ogan Ilir Salurkan BLT-DD Untuk Warga


Ogan Ilir|Prokontra.news|-Pemerintah Desa (Pemdes) Penyandingan, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2024, tahap empat (4) kepada dua puluh tujuh (27) keluarga penerima manfaat (KPM) di kantor desa setempat, pada Senin (11-11-2024)

Kepala Desa (Kades) Penyandingan Yusman, saat dijumpai awak media ini, mengatakan, adapun batuan langsung tunai yang disalurkan kemarin kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar sembilan ratus ribu (900.000) untuk tiga bulan terhitung dari Bulan Oktober, November dan Desember tahun 2024, jelasnya. 

Dilanjutkan, menurut dirinya dengan telah disalurkannya BLT-DD tahap empat (4) tadi maka sudah selesai direalisasikan semua, mulai dari Bulan Januari hingga Desember tahun 2024, ucap Kades Yusman.


Lebih lanjut, kita sangat bersukur kerena BLT tahun 2024 sudah disalurkan semua kepada (KPM). dan  kita sampaikan juga kepada masyarakat untuk kedepan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 belum tahu masih ada atau tidak, untuk BLT-DD tersebut, karena belum ada aturan, imbuh Kades Yusman.


Dan Jika nanti masih ada untuk BLT-DD ini, di tahun depan, bagi  yang saat ini sudah mendapat BLT-DD belum tentu tahun 2025 mendapat lagi, bagi KPM jangan terlalu menjadi harapan, karena tidak pasti, dan nanti juga mungkin masih ada yang lebih pantas lagi untuk mendapatkan BLT-DD tersebut, urai Kades Yusman.


Ikut hadir dalam acara penyaluran BLT-DD tersebut, Pihak dari Kecamatan, Perangkat Desa dan BPD Bhabinkamtibmas dan Para Tamu Undangan.


Pengirim berita : (Aprianto)